Pendaftaran Kader PDI Perjuangan

Pecahkan Rekor Muri, PDI Perjuangan Bali Meriahkan Gelaran Senam Sicita

  • 22 Mei 2022
  • Oleh: PDI Perjuangan Bali
  • Dibaca: 243 Pengunjung

Denpasar - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menggelar senam Sicita (Senam Indonesia Cinta Tanah Air) secara serentak dalam menyambut Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2022 di seluruh kabupaten, kota dan provinsi di Indonesia.

Senam yang melibatkan ratusan ribu kader dan simpatisan serta warga masyarakat ini tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai senam terbanyak yang dilaksanakan secara serentak dengan metode hybrid di tanah air.

Koordinator Umum HUT ke-49 PDI Perjuangan Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack menyebutkan puncak kegiatan peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan pemecahan Rekor MURI diadakan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat dipimpin Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto bersama sejumlah fungsionaris partai, yakni Ketua DPP Eriko Sotarduga, Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP  Wirjanti Sukamdani, Wakil Sekjen Sadarestuwati  dan Wakil Bendahara Umum Rudianto Tjen.

Pemecahan rekor MURI ditandai dengan kegiatan senam Sicita secara serentak di seluruh kabupaten, kota dan provinsi pada pukul 07.00 WIB, 08.00 WIB dan 09.00 WIB dan disiarkan melalui aplikasi Zoom dan YouTube serta aplikasi media sosial lainnya. "Untuk di Provinsi Bali, DPD PDIP Bali menggelarnya di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar. Kami melibatkan 600 peserta," ujar Dewa Jack.

Lebih lanjut Dewa Jack menjelaskan bahwa Senam Sicita yang diinisiasi oleh DPP PDI Perjuangan ini adalah penjabaran dari tema HUT ke-49 PDI Perjuangan yaitu ‘Bangunlah Jiwa dan Badannya untuk Indonesia Raya’. “Untuk membangun jiwa dan bangsa, diperlukan badan yang sehat dan kuat. Maka dari itu kami dari PDI Perjuangan menggagas senam Sicita ini sebagai sarana masyarakat untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Sehingga kami harap dengan terwujudnya kesehatan jasmani masyarakat dapat memperkuat kerohanian atau jiwa masyarakat itu”, imbuh Dewa Jack.

Ketika ditanya kenapa kemudian harus menciptakan senam yang baru, Dewa Jack menjelaskan bahwa saat ini kelompok-kelompok masyarakat sudah tidak lagi melaksanakan kegiatan senam bersama. Senam bersama ini biasanya dilaksanakan pada hari Krida atau hari Jumat, dimana pegawai-pegawai instansi pemerintahan dan sekolah biasanya melakukan kegiatan bersih-bersih dan berolah raga. Dulu juga masih ada senam poco-poco atau SKJ (Senam Kebugaran Jasmani) yang popular sekitar tahun 2000-an, namun saat ini kegiatan senam bersama tersebut sudah jarang dilaksanakan.

Berkaca dari hal itu PDI Perjuangan ingin menghidupkan kembali kegiatan senam bersama untuk mewujudkan kebugaran jasmani masyarakat sehingga badan dan jiwa masyarakatpun akan menjadi sehat.

“Senam Sicita ini kita hadirkan ditengah-tengah masyarakat untuk menghidupkan kembali kegiatan senam bersama di masyarakat. Sukur-sukur bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” pungkas Dewa Jack.

Sicita adalah sebuah gerak senam dan musik yang diciptakan oleh Panitia HUT ke-49 PDIP berkolaborasi dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) awal Januari 2022 dan telah dicanangkan sebagai senam wajib oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut Dewa Jack, senam yang musiknya terdiri dari lagu-lagu daerah dan lagu kebangsaan ini juga telah divalidasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI sebagai sebuah senam dan telah mendapatkan hak cipta dari Kemenkumham RI.

"Menurut Kemenpora, senam Sicita telah memenuhi standar persyaratan senam, memberikan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan, sudah dilakukan seluruh masyarakat, tua, muda dan anak-anak serta memiliki musik yang dinamis, nasionalis dan unsur daerah," tandas politisi asal Desa/Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng ini.

Selain upaya pemecahan Rekor Indonesia ini, Panitia HUT PDIP juga menggelar kompetisi Gebyar Sicita yang mencakup tiga katagori, yakni katagori kader, katagori umum dan katagori pelajar/mahasiswa. Dalam babak kualifikasi, ratusan tim yang berasal dari 30 provinsi dan lebih dari 200 kabupaten/kota mengirimkan timnya untuk berkompetisi.

Setiap tim yang ikut dalam kompetisi ini mengirimkan video senam Sicita dengan ragam formasi kreatif dan penuh kearifan lokal. Tim juri yang terdiri dari para pesenam profesional dan akademisi telah selesai menilai seluruh tim dan memilih para finalisnya. Saat ini para finalis telah mengirimkan video yang akan dipertandingkan di babak final.

Rencananya para juara kompetisi Gebyar Sicita 2022 ini akan diumumkan dalam Rakernas PDI Perjuangan yang diselenggarakan awal Juni 2022. Selain itu, DPP PDIP telah menyiapkan sejumlah mobil senam yang sudah dimodifikasi dengan sound system dan panggung untuk memudahkan kader mengajak masyarakat untuk menggelar senam Sicita.


  • 22 Mei 2022
  • Oleh: PDI Perjuangan Bali
  • Dibaca: 243 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya