Terpercaya, Cepat & Independen & Kesehatan https://www.pdiperjuanganbali.id/kesehatanrss/category/kesehatan Terpercaya, Cepat & Independen & Title: Kesehatan id-ID Copyright 2026 Media Perjuangan & All Rights Reserved. Waspada Toxic Positivity di Tengah Bencana, Psikiater Ingatkan Ini https://www.pdiperjuanganbali.id/waspada-toxic-positivity-tengah-bencana https://www.pdiperjuanganbali.id/waspada-toxic-positivity-tengah-bencana Perbincangan mengenai narasi mindfulness yang disuarakan di tengah situasi bencana menuai sorotan. Psikiater RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor, Lahargo Kembaren, mengingatkan agar seruan untuk selalu berpikir positif di ruang publik tidak bergeser menjadi toxic positivity yang justru melukai perasaan orang lain.

dr Lahargo menjelaskan bahwa toxic positivity terjadi ketika dorongan untuk selalu bersikap positif membuat emosi negatif, penderitaan, maupun realitas sulit yang dialami para korban diabaikan atau disangkal.

"Toxic positivity terjadi ketika dorongan untuk selalu berpikir positif justru membuat emosi negatif, penderitaan, atau realitas sulit menjadi diabaikan, diremehkan, bahkan disangkal. Contohnya: 'Jangan sedih, harus bersyukur', 'Jangan terlalu dipikirkan, positive thinking saja', atau 'Semua pasti ada hikmahnya'. Kalimat-kalimat tersebut tidak selalu salah, tetapi timing dan konteks sangat menentukan," ujar dr Lahargo saat dihubungi detikcom, Senin (14/9/2026).

]]>
Foto: Getty Images/irina_girich Mon, 14 Sep 2026 13:17:45 +0000 Aletheia Keandra Putri toxic positivity, mindfulness, psikiater, kesehatan mental, bencana, lahargo kembaren
BPOM Temukan 31 Produk Obat dan Suplemen Ilegal di Mei&Juni 2026 https://www.pdiperjuanganbali.id/bpom-temukan-produk-obat-ilegal https://www.pdiperjuanganbali.id/bpom-temukan-produk-obat-ilegal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 31 produk obat bahan alam (OBA) dan suplemen kesehatan (SK) ilegal dalam pengawasan pada Mei-Juni 2026, yang beredar di pasar tanpa jaminan keamanan dan mutu, dilansir dari Detik Health.

Dari 31 produk tersebut, 30 mengandung bahan kimia obat (BKO) yang tersebar pada 28 produk OBA dan 2 produk SK. Satu produk SK lainnya tidak memiliki izin edar dan tidak memenuhi persyaratan mutu mikrobiologi.

BPOM mencatat 15 produk menggunakan nomor izin edar (NIE) fiktif dan 16 produk lainnya tidak terdaftar resmi. Produk tanpa izin edar ini tidak melalui evaluasi keamanan dan manfaat dari BPOM.

]]>
Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth Mon, 14 Sep 2026 12:28:42 +0000 Donna Hettinger bpom, obat bahan alam ilegal, suplemen kesehatan ilegal, bahan kimia obat, risiko kesehatan
Tim Dokter Hunan Temukan Jarum Jahit di Jantung Pasien https://www.pdiperjuanganbali.id/tim-dokter-hunan-temukan-jarum-jahit-jantung-pasien https://www.pdiperjuanganbali.id/tim-dokter-hunan-temukan-jarum-jahit-jantung-pasien Tim dokter menemukan sebatang jarum jahit sepanjang 3,6 sentimeter yang menembus kantong pelindung dan menancap di rongga bilik kiri jantung seorang pria berusia 35 tahun di Hunan Provincial People's Hospital, China, sebagaimana dilansir dari Detik Health pada Senin (7/9/2026).

Pria yang memiliki disabilitas intelektual tersebut awalnya mendatangi rumah sakit akibat mengeluhkan nyeri dan pendarahan saat buang air kecil. Meskipun tanda-tanda vital dan fungsi kardiovaskular pasien terpantau normal, hasil pemindaian radiologi serta CT scan mendeteksi keberadaan sejumlah benda asing berbahan logam yang tersebar di beberapa titik tubuhnya.

Selain bersarang di bilik kiri jantung, logam berupa jarum tersebut ditemukan di dinding perut, panggul, tulang dan otot pinggul, area penis, hingga dinding kandung kemih. Jarum pada dinding kandung kemih bahkan telah diselimuti kerak menyerupai batu ginjal, sementara bilik kiri jantung pasien mulai membesar dan menunjukkan tanda-tanda kelainan awal.

]]>
ilustrasi hasil ct scan dada (Foto: Unsplash) Mon, 14 Sep 2026 11:14:22 +0000 Aletheia Keandra Putri jarum jahit di jantung, medis china, hunan provincial peoples hospital, self embedding behavior, operasi jantung
Menteri Kesehatan Ungkap Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi di Indonesia https://www.pdiperjuanganbali.id/menkes-angka-kematian-ibu-bayi https://www.pdiperjuanganbali.id/menkes-angka-kematian-ibu-bayi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN, dengan sekitar 30 ribu kasus kematian bayi dan 4.000 kasus kematian ibu per tahun, dilansir dari Detik Health.

Jawa Barat menjadi salah satu wilayah dengan angka kematian ibu dan bayi tertinggi yang terjadi di rumah sakit paripurna. Menurut Menkes, infeksi menjadi salah satu persoalan utama yang ditemukan di rumah sakit tersebut.

"Kita di ASEAN itu termasuk yang jelek posisinya," ujar Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (14/9/2026).

]]>
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (Foto: Menkes Budi Gunadi Sadikin saat rapat di DPR, 20 April 2026 (Dwi/detikcom) Mon, 14 Sep 2026 09:17:40 +0000 Rayyan Alfarezi angka kematian ibu, angka kematian bayi, jawa barat, kementerian kesehatan, infeksi rumah sakit
Menteri Kesehatan Rawat Siswi Keracunan MBG di RSCM https://www.pdiperjuanganbali.id/menkes-rawat-siswi-keracunan-rscm https://www.pdiperjuanganbali.id/menkes-rawat-siswi-keracunan-rscm Seorang siswi berusia 16 tahun di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diduga mengalami hilang ingatan akibat keracunan MBG dan kini mendapatkan perawatan dari dokter spesialis terbaik di Rumah Sakit Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin (14/9/2026).

Siswi bernama Febiona Purba tersebut sebelumnya dirawat setelah mengalami keracunan usai mengonsumsi MBG. Orang tua menyebutkan bahwa selama perawatan, Febiona sempat mengalami gangguan ingatan, dilansir dari Detik Health.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mengetahui kejadian ini melakukan kunjungan ke Sumatera Utara dan meminta Kementerian Kesehatan untuk memindahkan Febiona ke RSCM demi penanganan yang lebih optimal.

]]>
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/hut547) Mon, 14 Sep 2026 08:14:35 +0000 Clarissa Amara keracunan, siswi, mbg, rscm, dokter spesialis
Studi Ungkap Kesulitan Keuangan Berkelanjutan Memicu Penuaan Otak Lebih Cepat https://www.pdiperjuanganbali.id/kesulitan-keuangan-berkelanjutan-memicu-penuaan-otak https://www.pdiperjuanganbali.id/kesulitan-keuangan-berkelanjutan-memicu-penuaan-otak Kondisi finansial yang buruk dalam jangka panjang terbukti memberikan dampak buruk pada kesehatan organ vital manusia. Sebuah penelitian mengungkap bahwa tekanan ekonomi yang berlangsung bertahun-tahun dapat mempercepat proses penuaan otak. Riset tersebut dipublikasikan dalam jurnal Innovation in Aging pada Juli 2026, sebagaimana dikutip dari Detik Health.

Penelitian ini menganalisis data 2.759 orang di Inggris melalui Medical Research Council National Survey of Health and Development (MRC NSHD) atau studi kohort tahun 1946. Hasil analisis menunjukkan bahwa individu yang menghadapi kesulitan ekonomi terus-menerus sejak usia dewasa awal hingga pertengahan mencatatkan penurunan performa tes kognitif pada umur 53 tahun.

Dampak negatif tersebut berlanjut hingga usia lanjut. Berdasarkan pemindaian otak pada kelompok subjek berusia 69 hingga 71 tahun, tingkat pendapatan yang rendah secara konsisten berkorelasi dengan penyusutan volume otak yang lebih signifikan.

]]>
Foto: Ilustrasi kesulitan finansial (Getty Images/PIKSEL) Mon, 14 Sep 2026 07:12:23 +0000 Kenzo Abimanyu penuaan otak, kesehatan kognitif, stres keuangan, kemiskinan berkepanjangan, studi otak
Influencer Mukbang China Yingying Meninggal Dunia Usai Henti Jantung https://www.pdiperjuanganbali.id/influencer-mukbang-china-yingying-meninggal-dunia-usai-henti-jantung https://www.pdiperjuanganbali.id/influencer-mukbang-china-yingying-meninggal-dunia-usai-henti-jantung Influencer mukbang asal China, Yingying (24), meninggal dunia pada 17 Agustus 2026 akibat henti jantung mendadak yang dipicu oleh kondisi hipokalemia berulang. Kabar duka mengenai kreator konten dengan lebih dari satu juta pengikut tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui media sosial, sebagaimana dilansir dari Detik Health. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Yingying sempat membagikan unggahan video terakhir pada 14 Agustus 2026.

Ia mengonfirmasi bahwa kadar kalium dalam darahnya sempat merosot tajam hingga menyentuh angka 2,3 mEq/L, jauh di bawah batas normal yakni 3,5 hingga 5,0 mEq/L. Kondisi kritis tersebut memaksa Yingying dilarikan ke UGD. Penurunan kadar kalium secara drastis itu dipicu oleh kebiasaan makan berlebihan (binge eating) demi tuntutan siaran langsung, yang kemudian dimuntahkan kembali secara paksa.

"Meskipun mencari uang itu penting, kesehatan harus tetap jadi yang utama," ujar Yingying.

]]>
Foto: Site News Mon, 14 Sep 2026 06:12:12 +0000 Maeva Zalina yingying mukbang, kematian influencer china, hipokalemia, henti jantung mendadak, bahaya muntah buatan
Mengenal 13 Kebiasaan Refleks Saat Seseorang Mengalami Kecemasan Tersembunyi https://www.pdiperjuanganbali.id/kebiasaan-refleks-saat-mengalami-kecemasan-tersembunyi https://www.pdiperjuanganbali.id/kebiasaan-refleks-saat-mengalami-kecemasan-tersembunyi Tekanan mental sering kali memicu respons tubuh berupa gerakan refleks atau perilaku otomatis yang tidak disadari. Kebiasaan ini umumnya terbentuk sejak masa anak-anak atau remaja sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri untuk meraih rasa aman. Kecemasan tidak hanya mewujud dalam bentuk serangan panik yang kuat.

Gejalanya dapat hadir lewat perilaku halus seperti kegelisahan, gangguan konsentrasi, kemudahan merasa tersinggung, hingga perubahan pola tidur. Dilansir dari Wolipop, pakar kesehatan mental Dr. Julie Smith membagikan sejumlah kebiasaan yang dapat menjadi petunjuk adanya kecemasan tersembunyi.

Kendati demikian, berbagai indikasi ini tidak bisa dipakai sebagai acuan tunggal dalam menegakkan diagnosis gangguan kecemasan.

]]>
Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski Mon, 14 Sep 2026 04:46:17 +0000 Nadine Elvaretta kebiasaan orang cemas, kecemasan tersembunyi, tanda kecemasan, dr julie smith, respons stres tubuh
Studi Ungkap Efek Samping Meditasi Mindfulness bagi Mental https://www.pdiperjuanganbali.id/efek-samping-meditasi-mindfulness-kesehatan-mental https://www.pdiperjuanganbali.id/efek-samping-meditasi-mindfulness-kesehatan-mental Praktik meditasi dan mindfulness yang populer sebagai pereda stres rupanya menyimpan risiko gangguan kesehatan mental. Riset ilmiah terbaru mulai memetakan dampak negatif yang kerap diabaikan publik tersebut. Dilansir dari Detik Health, temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Psychological Science menunjukkan meditasi bisa memicu respons mengganggu.

Gejala yang muncul meliputi kecemasan hebat, bangkitnya trauma masa lalu, hingga keluhan tidur. Penelitian di Brown University, AS, yang dipimpin oleh neurosaintis Dr Willoughby Britton mencatat 6% peserta meditasi mengalami dampak negatif jangka panjang. Efek buruk tersebut bertahan hingga lebih dari satu bulan.

Pengujian terhadap 96 peserta program terapi kognitif berbasis mindfulness (MBPs) selama 8 minggu menghasilkan temuan yang mengejutkan. Sebanyak 58% responden melaporkan minimal satu efek samping negatif akibat meditasi.

]]>
Foto: Ilustrasi meditasi (Getty Images/whitebalance.space) Mon, 14 Sep 2026 04:19:14 +0000 Mikayla Shaqueena Azkadina efek samping mindfulness, risiko meditasi, kesehatan mental, studi meditasi, dr willoughby britton
Dokter Spesialis Mata Ungkap Penyebab Kedutan Bukan Akibat Diomongkan https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-mata-ungkap-penyebab-kedutan https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-mata-ungkap-penyebab-kedutan Kedutan pada mata disebabkan oleh gangguan saraf otot terkontrol yang dipicu kelelahan hingga dehidrasi, bukan karena sedang diperbincangkan orang lain. Penjelasan medis ini disampaikan oleh dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Center (MEC), dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), pada Rabu (9/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Istilah medis untuk gerakan yang tidak terkontrol tersebut dikenal sebagai tic. Gaya hidup dengan aktivitas tinggi serta durasi tidur yang kurang menjadi salah satu faktor utama yang memicu munculnya kedutan pada area mata.

"Kedutan itu bisa muncul karena, satu orangnya kelelahan. Kurang tidur, atau activity yang tinggi," terang dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Center (MEC).

]]>
Kedutan tandanya diomongin orang? Foto: Getty Images/gawrav Mon, 14 Sep 2026 02:09:12 +0000 Calista Revalina Syahira kedutan mata, medis, kesehatan mata, dr rini sulastiwaty situmorang, mayapada eye center
Kenali 6 Tanda Wajib Ganti Sikat Gigi untuk Jaga Kesehatan Mulut https://www.pdiperjuanganbali.id/kenali-6-tanda-ganti-sikat-gigi https://www.pdiperjuanganbali.id/kenali-6-tanda-ganti-sikat-gigi Lupa kapan terakhir mengganti sikat gigi sering terjadi, terutama pada anak kos yang cenderung jarang mengganti sikat giginya. Padahal, sikat gigi memiliki masa pakai yang jika dilewati dapat menjadi sarang bakteri berbahaya.

Dikutip dari Detik Health, berikut enam tanda sikat gigi yang sudah waktunya diganti agar kesehatan mulut tetap terjaga.

Bulu sikat yang melebar dan tidak lurus menandakan sikat gigi tidak lagi efektif membersihkan gigi. Bulu yang mekar kesulitan menjangkau sela-sela gigi sehingga plak dan sisa makanan menumpuk. Sikat gigi idealnya diganti setiap tiga bulan atau lebih cepat jika bulunya sudah rusak.

2. Perubahan Warna Sikat

]]>
Tanda-tanda harus ganti sikat gigi, tak selalu harus menunggu bulunya 'mbrodhol'. Foto: Getty Images/victoshafoto Mon, 14 Sep 2026 00:29:30 +0000 Nadine Elvaretta sikat gigi, ganti sikat gigi, kesehatan mulut, tanda sikat gigi rusak, kebersihan mulut
5 Tips Minum Kopi Agar Asam Lambung Tidak Naik Menurut Ahli Gizi https://www.pdiperjuanganbali.id/tips-minum-kopi-aman-asam-lambung https://www.pdiperjuanganbali.id/tips-minum-kopi-aman-asam-lambung Bagi pencinta kopi, menikmati secangkir kopi di pagi hari merupakan ritual wajib. Namun bagi sebagian orang, kebiasaan ini dapat memicu timbulnya asam lambung dan rasa tidak nyaman. Agar tetap bisa menikmati kopi favorit tanpa khawatir asam lambung kambuh, berikut 5 tips minum kopi yang perlu diperhatikan menurut para ahli gizi.

  • Kopi Bisa Picu Asam Lambung — Kopi bersifat asam dan dapat merangsang lambung menghasilkan lebih banyak asam, yang memicu gejala heartburn, rasa panas di dada, hingga mual.
  • Coba Ganti Cold Brew — Proses penyeduhan cold brew menggunakan air dingin yang mengekstraksi lebih sedikit senyawa asam dibandingkan penyeduhan panas, sehingga lebih ramah untuk lambung meski kadar kafeinnya tetap perlu diperhatikan.
  • Pilih Kopi Dark Roast — Biji kopi dark roast memiliki kadar asam yang lebih terurai karena proses pemanggangan yang lebih lama, menjadikannya lebih lembut di lambung dibandingkan light roast.
  • Jangan Minum Kopi Saat Perut Kosong — Mengonsumsi kopi bersamaan dengan makanan atau setelah sarapan dapat meredam efek asam serta mengurangi iritasi pada lambung.
  • Perhatikan Campuran dalam Kopi — Bahan tambahan seperti krimer tinggi lemak dan susu full cream dapat memicu gejala refluks, sehingga disarankan menggantinya dengan susu rendah lemak atau susu nabati seperti oat milk dan almond milk.
]]>
Foto: iStock Mon, 14 Sep 2026 00:11:12 +0000 Rayyan Alfarezi tips minum kopi, asam lambung, cold brew, dark roast, minum kopi aman, kesehatan lambung
Atlet HYROX Beijing Alami Encopresis, Arena Disterilkan Penyelenggara https://www.pdiperjuanganbali.id/atlet-hyrox-encopresis-sterilisasi-arena https://www.pdiperjuanganbali.id/atlet-hyrox-encopresis-sterilisasi-arena Seorang atlet yang mengikuti kompetisi HYROX di Beijing mengalami encopresis atau buang air besar tidak sengaja saat berolahraga, sehingga memicu kontroversi dan tindakan sterilisasi arena oleh penyelenggara. Peralatan yang terkontaminasi tinja disingkirkan, jalur lari yang terdampak ditutup untuk disanitasi, dan karpet diganti dengan prosedur pembersihan menyeluruh dijadwalkan semalaman, seperti dilaporkan Global Times. Masalah ini muncul karena aktivitas fisik intensitas tinggi dalam HYROX dapat memicu gangguan pencernaan seperti encopresis, kata dr Aru Ariadno, spesialis penyakit dalam dan gastroentologi.

"Aktivitas fisik yang berat dan berintensitas sangat tinggi dapat memicu masalah pencernaan. Akibat aktivitas ini aliran darah tubuh akan dialihkan dari organ tubuh lainnya menuju ke otot yang bekerja keras," ujar dr Aru.

Goncangan di perut akibat lari atau aktivitas fisik lain juga menjadi faktor pemicu, terutama jika makanan yang dikonsumsi sulit dicerna oleh tubuh. Menurut dr Aru, kondisi ini sebenarnya bisa dihindari dengan pemilihan makanan yang tepat sebelum kompetisi.

]]>
Hati-hati mulas bisa datang saat olahraga. Foto: Getty Images/WeBond Creations Mon, 14 Sep 2026 00:04:37 +0000 Rayyan Alfarezi hyrox, encopresis, beijing, sanitasi arena, olahraga intens
Dokter Mata MEC Meluruskan Mitos Wortel Mencegah Mata Minus https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-mata-mec-luruskan-mitos-wortel https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-mata-mec-luruskan-mitos-wortel Konsumsi wortel terbukti tidak dapat mencegah terjadinya mata minus atau rabun jauh pada seseorang, terutama yang dipicu oleh faktor genetik. Hal tersebut disampaikan oleh dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Center (MEC), dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), pada Rabu (9/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Health.

dr Rini menjelaskan bahwa risiko mata minus dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks, termasuk keturunan genetik yang tidak bisa dihentikan hanya dengan mengonsumsi sayuran tertentu. Selain faktor keturunan, kebiasaan jarang memeriksakan kondisi mata serta ketidaksesuaian penggunaan kacamata juga menjadi penyebab utama penglihatan memburuk.

Faktor lingkungan dan aktivitas harian turut memicu gangguan penglihatan yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan asupan nutrisi tunggal.

]]>
Wortel mencegah mata minus, ah masa sih? Foto: Getty Images/Jared_Sislin_Photography Sun, 13 Sep 2026 22:10:14 +0000 Zeva Arabella wortel, mata minus, kesehatan mata, mayapada eye center, dr rini sulastiwaty situmorang
Ear Seeds Tren K&Pop Bantu Turunkan Berat Badan dan Redakan Stres https://www.pdiperjuanganbali.id/ear-seeds-tren-kpop-bantu-turunkan-berat-badan https://www.pdiperjuanganbali.id/ear-seeds-tren-kpop-bantu-turunkan-berat-badan Stiker kecil berwarna emas atau perak yang menempel di telinga belakangan ini semakin sering terlihat menghiasi telinga para idol K-Pop. Tren ear seeds atau stiker akupunktur telinga ini mendadak viral di media sosial, dilansir dari Detik Health.

Selain penampilannya yang estetik menyerupai perhiasan piercing, terapi ini digemari karena dipercaya mampu mengatasi kelelahan, meredakan stres, hingga membantu menjaga bentuk tubuh agar tetap proporsional.

Telinga memiliki jaringan saraf yang rumit dan terhubung langsung dengan berbagai organ serta sistem di dalam tubuh. Dalam ilmu akupunktur medik, stimulasi pada titik-titik saraf di area telinga memegang peran penting untuk mengendalikan respons nafsu makan.

Mekanisme Kerja Ear Seeds untuk Kontrol Nafsu Makan

]]>
Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska Sun, 13 Sep 2026 13:28:38 +0000 Arawinda Kirana ear seeds, akupunktur telinga, menurunkan berat badan, meredakan stres, tren k-pop, terapi akupunktur, nafsu makan, dr srikandi indira putri
Paparan Cahaya saat Tidur Terang Pengaruhi Struktur Jantung https://www.pdiperjuanganbali.id/paparan-cahaya-tidur-jantung https://www.pdiperjuanganbali.id/paparan-cahaya-tidur-jantung Sebuah studi terbaru menemukan bahwa tidur di kamar dengan pencahayaan lebih dari 3 lux dapat berdampak pada kesehatan jantung dengan menyebabkan perubahan struktur otot jantung. Studi ini menganalisis data dari lebih 11.000 orang tanpa penyakit kardiovaskular, dilansir dari Detik Health.

Para peserta menggunakan sensor cahaya di pergelangan tangan selama tujuh hari untuk mengukur paparan cahaya malam hari. Sekitar tiga tahun kemudian, mereka menjalani pemeriksaan MRI untuk mengevaluasi fungsi dan struktur jantung.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan cahaya lebih dari 3 lux saat tidur berhubungan dengan penebalan dinding ventrikel kiri jantung, yang menyebabkan ruang di dalam bilik jantung menjadi lebih sempit dan penurunan kemampuan otot jantung untuk mengembang saat berdetak.

]]>
Foto: Getty Images/twinsterphoto Sun, 13 Sep 2026 13:04:40 +0000 Calista Revalina Syahira paparan cahaya, tidur, kesehatan jantung, penebalan otot jantung, uk biobank
Dokter Ungkap Bahaya Mengucek Mata Bisa Picu Kerusakan Kornea https://www.pdiperjuanganbali.id/bahaya-mengucek-mata-kerusakan-kornea https://www.pdiperjuanganbali.id/bahaya-mengucek-mata-kerusakan-kornea Kebiasaan menggosok atau mengucek mata saat terasa gatal dan kemasukan kotoran sering dilakukan secara tidak sadar. Namun, tindakan mekanis tersebut berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan organ penglihatan, seperti dilansir dari Detik Health.

Spesialis mata dari Mayapada Eye Centre (MEC), dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), menjelaskan bahwa mengucek mata tidak secara langsung merusak lensa lantaran lokasinya yang berada di bagian dalam. Meski demikian, gesekan fisik tersebut berisiko tinggi merusak kornea atau lapisan jernih terluar bola mata.

Masuknya benda asing seperti debu atau abu vulkanik berpermukaan kasar akan makin membahayakan jika tertekan oleh jemari. Tekanan mekanis ini dapat menggores permukaan kornea secara langsung.

]]>
Bahaya kucek mata. Foto: Getty Images/Perawit Boonchu Sun, 13 Sep 2026 10:18:16 +0000 Clarissa Amara mengucek mata, bahaya mengucek mata, kornea mata, iritasi mata, kesehatan mata, mayapada eye centre
Influencer Mukbang China Yingying Meninggal Dunia Akibat Hipokalemia https://www.pdiperjuanganbali.id/influencer-mukbang-china-yingying-meninggal https://www.pdiperjuanganbali.id/influencer-mukbang-china-yingying-meninggal Kreator konten mukbang asal China, Chen Ziyi yang dikenal sebagai Yingying (24), meninggal dunia pada 17 Agustus 2026 akibat henti jantung yang diduga dipicu hipokalemia parah usai memuntahkan makanan secara paksa demi siaran langsung.

Pengumuman kabar duka tersebut disampaikan oleh orang tua Yingying melalui media sosial pada awal September 2026. Kreator yang memiliki lebih dari satu juta pengikut ini sempat dirawat di rumah sakit sebelum mengembuskan napas terakhirnya.

Tiga hari sebelum kepergiannya, Yingying sempat mengunggah video terakhir dari ranjang rumah sakit. Ia menceritakan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan porsi besar demi pekerjaan siaran langsung telah menguras kadar kalium di tubuhnya secara drastis.

]]>
Foto: Berita Situs Sun, 13 Sep 2026 10:15:46 +0000 Zeva Arabella influencer mukbang meninggal, yingying, chen ziyi, hipokalemia, mukbang china
Influencer Mukbang China Meninggal Akibat Kekurangan Kalium Ekstrem https://www.pdiperjuanganbali.id/influencer-mukbang-china-meninggal-kekurangan-kalium https://www.pdiperjuanganbali.id/influencer-mukbang-china-meninggal-kekurangan-kalium Influencer mukbang asal China berusia 24 tahun bernama Yingying meninggal dunia pada 17 Agustus akibat henti jantung yang dipicu kadar kalium darah sangat rendah. Kabar duka tersebut disampaikan oleh orang tuanya melalui media sosial pada Jumat lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Sebelum berpulang, kreator konten dengan lebih dari satu juta pengikut ini sempat membagikan video terakhirnya pada 14 Agustus. Ia mengunggah rekaman tersebut untuk menjelaskan kondisi kesehatannya yang memburuk akibat pekerjaan sebagai streamer makan.

"Meski menghasilkan uang itu penting, kesehatan harus selalu menjadi yang utama," kata Yingying dalam video terakhirnya, seperti diberitakan China News Service.

]]>
Foto: Site News Sun, 13 Sep 2026 06:55:14 +0000 Maeva Zalina influencer mukbang, yingying meninggal, bahaya mukbang, hipokalemia, kesehatan
Pengidap Glaukoma Wajib Waspada Paparan Debu dan Abu Vulkanik https://www.pdiperjuanganbali.id/pengidap-glaukoma-waspada-debu-abuvulkanik https://www.pdiperjuanganbali.id/pengidap-glaukoma-waspada-debu-abuvulkanik Paparan debu pekat dan abu vulkanik di lingkungan terbuka dapat menyebabkan iritasi mata. Risiko ini menjadi lebih serius bagi pengidap glaukoma yang menjalani terapi obat tetes atau operasi mata.

Menurut dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K) dari Mayapada Eye Center, pengidap glaukoma memiliki kondisi mata yang berbeda sehingga paparan debu berdampak lebih kompleks. Ada dua kelompok pasien glaukoma yang perlu perhatian khusus terkait paparan debu vulkanik.

Kelompok pertama adalah pasien yang rutin menggunakan obat tetes mata untuk mengontrol tekanan bola mata. Penggunaan obat ini menyebabkan mata menjadi lebih kering, sehingga saat terkena debu atau abu vulkanik, rasa tidak nyaman dan sensasi ganjal menjadi lebih berat.

]]>
Periksa mata. Foto: Getty Images/Edwin Tan Sun, 13 Sep 2026 06:23:33 +0000 Arkananta Zaidan glaukoma, debu vulkanik, iritasi mata, kontrol mata, infeksi mata
Dokter Jiwa Ungkap Efek Ear Seeds Tren Idol KPop Meredakan Cemas https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jiwa-ungkap-efek-ear-seeds-idol-kpop https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jiwa-ungkap-efek-ear-seeds-idol-kpop Tren penggunaan ear seeds atau stiker biji kecil di telinga kini marak diandalkan para idol K-Pop untuk meredakan demam panggung dan rasa cemas sebelum tampil, seperti dilansir dari Detik Health. Psikiater dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Lahargo Kembaren, SpKJ memberikan penjelasan dari sudut pandang neuroanatomi serta psikologi terkait mekanisme aksesoris tersebut. Bagian telinga luar manusia, khususnya lekukan dalam (concha) dan benjolan depan (tragus), terhubung langsung dengan cabang saraf vagus atau auricular branch of the vagus nerve.

Pemberian stimulasi pada area telinga tersebut secara teori mampu mengirimkan sinyal menuju batang otak guna menyeimbangkan sistem saraf otonom.

Keseimbangan ini terjadi antara sistem simpatik yang memicu respons cemas dan sistem parasimpatik yang mengatur relaksasi tubuh. Namun, dr Lahargo menekankan bahwa ear seeds tidak bisa disamakan dengan terapi medis transcutaneous auricular vagus nerve stimulation (taVNS) yang memanfaatkan impuls listrik.

]]>
Bagaimana ear seeds bisa meredakan stres? Foto: Getty Images/m-gucci Sun, 13 Sep 2026 05:17:16 +0000 Calista Revalina Syahira ear seeds, idol kpop, meredakan cemas, saraf vagus, dr lahargo kembaren, akupresur telinga
Dokter Ingatkan Bahaya Pakai Obat Tetes Mata Keras Tanpa Resep https://www.pdiperjuanganbali.id/bahaya-pakai-obat-tetes-mata-keras-tanpa-resep https://www.pdiperjuanganbali.id/bahaya-pakai-obat-tetes-mata-keras-tanpa-resep Iritasi mata berupa rasa gatal dan memerah kerap memicu masyarakat untuk melakukan swamedikasi secara mandiri. Banyak orang langsung membeli produk tetes mata secara bebas di toko terdekat untuk meredakan keluhan dengan cepat.

Kondisi ini makin sering ditemui saat terjadi paparan abu vulkanik. Partikel abu yang tajam dan tidak rata memicu rasa perih serta ganjal pada organ penglihatan, seperti dilansir dari Detik Health.

Meski ingin segera meredakan ketidaknyamanan, penggunaan obat tetes mata secara bebas menyimpan potensi bahaya jika salah memilih jenis produk. Tidak seluruh obat penetes mata dijual bebas untuk mengatasi iritasi tanpa pengawasan medis.

]]>
Obat tetes mata. Foto: Getty Images/yamasan Sun, 13 Sep 2026 04:08:15 +0000 Rayyan Alfarezi obat tetes mata, iritasi mata, air mata buatan, obat keras mata, glaukoma, abu vulkanik
Dokter Jelaskan Cara Kerja dan Manfaat Ear Seeds Tren Idol K&Pop https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jelaskan-cara-kerja-manfaat-ear-seeds https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jelaskan-cara-kerja-manfaat-ear-seeds Penggunaan sejenis plester di telinga oleh Ruka, salah satu member grup idola Babymonster asal Korea Selatan, menarik perhatian publik. Banyak pihak mempertanyakan fungsi benda tersebut dan mengaitkannya dengan kondisi kesehatan sang idol.

Plester tersebut bukanlah sekadar perhiasan biasa, melainkan ear seeds. Tren perawatan diri ini sering dimanfaatkan para idol untuk meredakan kecemasan dan memperoleh manfaat kesehatan lainnya, dilansir dari Detik Health.

Ear seeds merupakan biji-bijian kecil yang ditempelkan untuk menekan titik akupunktur telinga tanpa harus melukai kulit.

]]>
Akupresur dengan ear seeds. Foto: Getty Images/Yue_ Sun, 13 Sep 2026 02:24:19 +0000 Kenzo Abimanyu ear seeds, manfaat ear seeds, tren ear seeds idol kpop, akupunktur telinga, ruka babymonster
IDAI Ungkap Tanda Anak Keracunan Makanan dan Waktu Tepat Ke Dokter https://www.pdiperjuanganbali.id/tanda-anak-keracunan-makanan-idai https://www.pdiperjuanganbali.id/tanda-anak-keracunan-makanan-idai Gejala keracunan makanan pada anak sering kali sulit dibedakan dari gangguan pencernaan biasa. IDAI mengimbau para orang tua untuk lebih waspada terhadap sejumlah indikasi khusus, seperti dilansir dari Detik Health.

Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI Dr dr Yogi Prawira, Sp A, Subsp. ETIA(K), menjelaskan indikator paling nyata terlihat apabila beberapa individu mengalami keluhan serupa setelah mengonsumsi santapan yang sama.

Penelusuran sumber penyakit oleh tenaga kesehatan biasanya memperhitungkan jenis hidangan, keadaan lingkungan sekitar, rekam jejak perjalanan, serta rentang waktu hingga gejala timbul.

]]>
pemeriksaan medis dokter anak di rumah sakit (Foto: Spitzestudium) Sun, 13 Sep 2026 01:21:15 +0000 Zeva Arabella anak keracunan makanan, gejala keracunan anak, idai keracunan makanan, tanda dehidrasi anak, pemicu keracunan makanan
Pria di Delhi Ditemukan Memiliki Rahim dalam Tubuhnya Saat Periksa Infertilitas https://www.pdiperjuanganbali.id/pria-delhi-rahim-internal https://www.pdiperjuanganbali.id/pria-delhi-rahim-internal Seorang pria berusia 26 tahun di Delhi, India, ditemukan memiliki rahim yang berkembang dalam tubuhnya saat menjalani pemeriksaan medis infertilitas, kondisi ini merupakan kasus langka yang terungkap melalui serangkaian pemeriksaan medis, dilansir dari Detik Health.

Pasien yang selama ini memiliki karakteristik fisik laki-laki tersebut tidak menunjukkan gejala khusus sebelum pemeriksaan infertilitas. Namun, pemeriksaan fisik menemukan kedua testisnya tidak berada di skrotum dan analisis semen menunjukkan tidak adanya sperma (azoospermia).

Menurut dr Susheel Kharbanda, Kepala Urologi RG Hospitals, Rajouri Garden, pemeriksaan lanjutan dengan USG dan MRI mengungkap adanya rahim yang berkembang dengan baik di dalam tubuh pria tersebut. Hasil kromosom menunjukkan pola XY yang normal untuk laki-laki.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/SDI Productions Sun, 13 Sep 2026 00:17:30 +0000 Zeva Arabella rahim dalam tubuh, infertilitas pria, persistent müllerian duct syndrome, kondisi langka, pemeriksaan medis
Makan Telur Disertai Minum Kopi Pagi Hari Perlu Memperhatikan Cara Konsumsinya https://www.pdiperjuanganbali.id/makan-telur-disertai-minum-kopi https://www.pdiperjuanganbali.id/makan-telur-disertai-minum-kopi Mengombinasikan telur dan secangkir kopi menjadi pilihan menu sarapan praktis yang cukup digemari. Kedua bahan makanan ini dikenal kaya akan kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Satu butir telur ayam rebus menyuplai sekitar 77 kalori, lemak sehat, protein, kalsium, fosfor, selenium, folat, serta vitamin A.

Sementara itu, kandungan antioksidan dalam kopi berfungsi melindungi sel tubuh dari radikal bebas. Kandungan kafein pada minuman kopi juga efektif menstimulasi sel-sel otak guna memacu fokus di pagi hari. Seperti dilansir dari Detik Food, perpaduan telur dan kopi secara umum aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang.

Bagi sebagian besar individu, kebiasaan ini tidak memicu gangguan kesehatan serius. Efek senyawa tanin dan polifenol dalam kopi yang sedikit menahan penyerapan kalsium serta zat besi tergolong minimal.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/katyenka Sun, 13 Sep 2026 00:07:17 +0000 Arlo Ganendra sarapan telur dan kopi, kombinasi kopi telur, manfaat telur dan kopi, efek kopi dan telur, aturan sarapan kopi
Restorasi Ekosistem Gambut Efektif Cegah Kebakaran dan Degradasi Lahan https://www.pdiperjuanganbali.id/restorasi-ekosistem-gambut-cegah-kebakaran-degradasi https://www.pdiperjuanganbali.id/restorasi-ekosistem-gambut-cegah-kebakaran-degradasi Kerusakan ekosistem akibat pengeringan lahan gambut memicu ancaman kebakaran hutan yang sulit dipadamkan saat musim kemarau tiba.

Kondisi alami gambut yang selalu tergenang air sebenarnya berfungsi sebagai penyerap air skala besar sekaligus penahan potensi terbakar.

Ketika drainase seperti kanal dibangun, material organik yang mengering berubah menjadi akumulasi bahan bakar di hamparan luas, dilansir dari Detikcom.

]]>
Karhutla di Kalteng dan Ancaman Kesehatan Warga. Foto: 20Detik Sat, 12 Sep 2026 23:13:15 +0000 Aletheia Keandra Putri lahan gambut, restorasi gambut, kebakaran hutan, rewetting gambut, ekosistem gambut, dampak kabut asap
Blynda Vidock Ungkap Rahasia Sehat dan Panjang Umur Usia 105 Tahun https://www.pdiperjuanganbali.id/blynda-vidock-rahasia-sehat-usia-105-tahun https://www.pdiperjuanganbali.id/blynda-vidock-rahasia-sehat-usia-105-tahun Wanita asal Baytown, Texas, Blynda Vidock, membagikan rahasia kesehatan serta kebiasaan hidupnya setelah merayakan ulang tahun ke-105 pada 10 September 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Food. Keberhasilannya menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan mandiri didorong oleh pola makan seimbang serta kebiasaan olahraga yang konsisten sejak usia muda.

"Tuhan memberi saya hidup selama bertahun-tahun. Namun, saya juga rajin olahraga, bermain tenis, berenang sepanjang hidup, dan mengonsumsi makanan yang baik," ujar Vidock.

Dalam menjaga pola konsumsi harian, Vidock senantiasa menerapkan prinsip porsi yang memadai tanpa berlebihan. Komitmen menjaga kesehatan tersebut juga berlanjut dengan senantiasa menyarankan keluarganya untuk menghindari konsumsi makanan cepat saji.

]]>
Foto: Site News Sat, 12 Sep 2026 23:11:15 +0000 Calista Revalina Syahira blynda vidock, rahasia umur panjang, pola makan sehat, lansia bugar, tips kesehatan lansia
IDAI Ingatkan Orang Tua Beri Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan Anak https://www.pdiperjuanganbali.id/idai-ingatkan-pertolongan-keracunan-anak https://www.pdiperjuanganbali.id/idai-ingatkan-pertolongan-keracunan-anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua untuk segera memberikan pertolongan pertama saat anak diduga mengalami keracunan makanan guna mencegah dehidrasi akibat kehilangan cairan, Jumat (11/9/2026), dilansir dari Detik Health.

Dr dr Yogi Prawira, Sp A, Subsp. ETIA(K), Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI, menyarankan orang tua menghentikan pemberian makanan yang dicurigai sebagai penyebab keracunan dan menyimpan sisa makanan tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selanjutnya, anak disarankan diberikan oralit secara bertahap dalam porsi kecil untuk mencegah dehidrasi yang lebih parah.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff Sat, 12 Sep 2026 23:10:20 +0000 Maeva Zalina idai, keracunan makanan, pertolongan pertama, anak, dehidrasi
Mengenal Gejala Gagal Ginjal Stadium 5 dan Indikasi Cuci Darah https://www.pdiperjuanganbali.id/mengenal-gejala-gagal-ginjal-stadium-5-indikasi-cuci-darah https://www.pdiperjuanganbali.id/mengenal-gejala-gagal-ginjal-stadium-5-indikasi-cuci-darah Kerusakan ginjal tingkat akhir atau penyakit ginjal kronis stadium 5 menandakan organ tersebut kehilangan hampir seluruh kemampuannya. Pada fase ini, fungsi ginjal yang tersisa berada di bawah 15 persen. Kondisi ini memicu penumpukan limbah berbahaya dalam tubuh akibat ketidakmampuan organ menyaring racun, menjaga keseimbangan cairan, serta mengatur tekanan darah secara optimal. Dilansir dari Detik Health, pengidap gagal ginjal pada tahap lanjut ini umumnya merasakan pusing berat dan sesak napas.

Berdasarkan data National Kidney Foundation dan Kidney Research UK, beberapa indikasi fisik menunjukkan kondisi kerusakan organ yang sangat serius.

Frekuensi buang air kecil menurun drastis atau berhenti sama sekali, sering kali disertai bercak darah pada urine. Penumpukan mineral seperti fosfor dalam aliran darah menyebabkan kulit terasa sangat gatal dan mengering.

]]>
Foto: Ilustrasi ginjal (Getty Images/Sewcream) Sat, 12 Sep 2026 22:16:14 +0000 Nadine Elvaretta gejala gagal ginjal, penyakit ginjal kronis, cuci darah, indikasi dialisis, fungsi ginjal
Ahli Jantung Sarankan 4 Makanan untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi pada Wanita https://www.pdiperjuanganbali.id/ahli-jantung-sarankan-4-makanan-tekanan-darah https://www.pdiperjuanganbali.id/ahli-jantung-sarankan-4-makanan-tekanan-darah Tekanan darah tinggi menjadi ancaman serius bagi wanita, khususnya setelah memasuki masa pascamenopause, karena kondisi ini sering muncul tanpa gejala namun dapat menyebabkan komplikasi fatal seperti penyakit jantung dan stroke.

Dikutip dari Detik Food, ahli jantung menekankan bahwa perubahan pola makan dengan konsumsi makanan tertentu terbukti efektif mengendalikan tekanan darah, jauh melampaui sekadar pengurangan garam.

1. Buah Beri

]]>
Foto: iStock Sat, 12 Sep 2026 22:15:29 +0000 Arlo Ganendra tekanan darah tinggi, hipertensi wanita, makanan sehat, buah beri, kacang almond
Dokter Spesialis Ungkap Pertolongan Pertama Aman Saat Mata Kelilipan https://www.pdiperjuanganbali.id/pertolongan-pertama-aman-saat-mata-kelilipan https://www.pdiperjuanganbali.id/pertolongan-pertama-aman-saat-mata-kelilipan Sensasi ganjal pada mata akibat masuknya kotoran seperti debu atau pasir merupakan kejadian yang sering ditemui. Mengucek mata sering kali menjadi reaksi refleks masyarakat saat menghadapi kondisi ini.

Tindakan mengucek mata justru memiliki risiko tinggi merusak kesehatan organ penglihatan. Penanganan yang salah dapat menggores lapisan kornea, memicu timbulnya luka, hingga menimbulkan infeksi serius.

Dilansir dari Detik Health, langkah awal paling mendasar untuk menangani kondisi ini adalah membilas organ penglihatan menggunakan air bersih yang mengalir secara langsung.

]]>
Kebiasaan mengucek mata bukan cuma tidak efektif, tapi juga berisiko. Foto: Getty Images/Jiratcha Piamnoppacun Sat, 12 Sep 2026 13:15:18 +0000 Nadine Elvaretta mata kelilipan, pertolongan pertama kelilipan, cara mengatasi kelilipan, bahaya mengucek mata, erosi kornea
Dokter Jiwa Tanggapi Tren Ear Seeds yang Populer di Kalangan Idol K&Pop https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jiwa-tanggapi-tren-ear-seeds-idol-k-pop https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jiwa-tanggapi-tren-ear-seeds-idol-k-pop Aksesori kecil menyerupai mutiara atau kristal pada daun telinga kini marak dipakai oleh kalangan idol K-Pop. Fenomena ini terlihat pada penampilan Lisa Blackpink, Seungkwan dan Wonwoo Seventeen, Chaeryeong ITZY, hingga San ATEEZ yang tertangkap kamera mengenakannya.

Hiasan yang dinamakan ear seeds tersebut bukan sekadar aksesori estetika. Tren perawatan diri ini diklaim mampu membantu meredakan kecemasan hingga mengatasi demam panggung.

Menanggapi tren tersebut, psikiater dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Lahargo Kembaren, SpKJ, memberikan penjelasan medis seperti dilansir dari Detik Health. Menurutnya, ear seeds pada dasarnya merupakan salah satu bentuk akupresur telinga atau auricular acupressure yang bekerja dengan cara menekan biji atau pelet beberapa kali sehari.

]]>
Tren ear seeds untuk meredakan stres. Bentuknya sih seperti patch. Foto: Getty Images/Jeniffer Fontan Sat, 12 Sep 2026 12:15:22 +0000 Arawinda Kirana ear seeds k-pop, ear seeds adalah, manfaat ear seeds, relaksasi ear seeds, dr lahargo kembaren
Dokter Ungkap Penyebab Mata Merah dan Bahaya Mengobatinya Sendiri https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-ungkap-penyebab-mata-merah-dan-bahayanya https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-ungkap-penyebab-mata-merah-dan-bahayanya Gejala mata merah sering kali dianggap sepele sebagai iritasi biasa akibat paparan debu atau kelelahan. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal adanya masalah medis yang mengancam fungsi penglihatan, dilansir dari Detik Health.

Spesialis mata dari Mayapada Eye Center (MEC), dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), menjelaskan bahwa struktur mata sangat kompleks sehingga warna merah dapat dipicu oleh pelbagai gangguan kesehatan.

"Karena merah itu bisa ada banyak penyebabnya. Burem itu bisa ada banyak penyebabnya. Gitu," ujar dr Rini ketika ditemui oleh Detikcom pada Rabu (9/9/2026).

]]>
Jangan sepelekan mata merah. Foto: Getty Images/yamasan Sat, 12 Sep 2026 11:11:16 +0000 Gisella Mikhayla mata merah, penyebab mata merah, bahaya tetes mata, glaukoma akut, kesehatan mata
BPOM Temukan Pyrimidenafil dalam 3 Produk Obat Bahan Alam di Tangerang https://www.pdiperjuanganbali.id/bpom-temukan-pyrimidenafil-produk-obat https://www.pdiperjuanganbali.id/bpom-temukan-pyrimidenafil-produk-obat BPOM menemukan senyawa kimia obat baru bernama pyrimidenafil dalam tiga produk obat bahan alam (OBA) yang diklaim dapat meningkatkan stamina pria. Penemuan ini berasal dari hasil pengawasan BPOM pada Juli 2026 di Tangerang.

Ketiga produk tersebut diproduksi oleh PT Bintang Kupu-Kupu, Tangerang. Pyrimidenafil bekerja dengan menghambat enzim fosfodiesterase-5 (PDE5), mekanisme yang serupa dengan obat gangguan ereksi seperti sildenafil, sehingga dapat meningkatkan aliran darah dan fungsi seksual pria.

Sebelumnya, senyawa yang sering ditemukan dalam OBA dengan klaim stamina pria adalah sildenafil dan tadalafil. Temuan pyrimidenafil menunjukkan perkembangan modus penambahan bahan kimia obat yang berbeda secara kimiawi namun memiliki efek farmakologis serupa.

]]>
Foto: Getty Images/EyeEm Mobile GmbH Sat, 12 Sep 2026 10:21:41 +0000 Maeva Zalina bpom, pyrimidenafil, obat bahan alam, pt bintang kupu-kupu, pengawasan obat
Dokter Mata Peringatkan Bahaya Partikel Debu Selip di Balik Softlens https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-mata-peringatkan-bahaya-debu-softlens https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-mata-peringatkan-bahaya-debu-softlens Risiko kerusakan mata mengintai pengguna lensa kontak yang beraktivitas di area berdebu tinggi atau saat pembersihan abu vulkanik. Kondisi ini membuat pemakai softlens lebih rentan mengalami gangguan kesehatan mata ketimbang orang yang mengandalkan kacamata biasa.

Seperti dilansir dari Detik Health, tekstur mikroskopis abu vulkanik maupun debu jalanan cenderung kasar serta tajam. Partikel halus tersebut sangat mudah masuk dan terselip di sela-sela antara lensa kontak dengan lapisan kornea mata.

Gesekan partikel tajam yang terperangkap akibat pergerakan softlens di atas kornea berpotensi menggores jaringan mata. Dampak lanjutannya bisa memicu luka terbuka hingga infeksi bakteri serius.

]]>
Soft lens. Foto: Getty Images/nicoletaionescu Sat, 12 Sep 2026 10:11:15 +0000 Zeva Arabella bahaya softlens, debu di softlens, iritasi mata, abu vulkanik softlens, perawatan softlens
IDAI Imbau Orang Tua Tidak Tunda Penanganan Keracunan Makanan Anak https://www.pdiperjuanganbali.id/idai-imbau-penanganan-keracunan-anak https://www.pdiperjuanganbali.id/idai-imbau-penanganan-keracunan-anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau orang tua untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika mencurigai keracunan makanan tanpa menunda. Imbauan ini disampaikan dalam media briefing pada Jumat (11/9/2026) untuk mencegah bahaya keterlambatan penanganan medis.

IDAI menegaskan bahwa penanganan yang terlambat jauh lebih berbahaya dibandingkan jenis kuman penyebab keracunan. Gejala umum yang biasanya muncul pada anak keracunan makanan adalah mual, muntah, nyeri perut, diare cair, atau BAB berdarah, dilansir dari Detik Health.

Selain itu, terdapat gejala tidak khas yang perlu diwaspadai seperti demam, nyeri kepala, pandangan kabur, kelemahan anggota gerak, dan kesemutan. Tanda dehidrasi juga sering muncul, seperti mulut kering, haus terus-menerus, pusing, jarang berkemih, warna air kemih pekat, dan kondisi lemas.

]]>
Foto: Mukhammad Fadlil/detikJateng Sat, 12 Sep 2026 09:29:38 +0000 Arkananta Zaidan idai, keracunan makanan, anak, fasilitas kesehatan, gejala keracunan
dr. Dedy Chandra Tegaskan Pilihan Treatment Estetika Harus Rasional https://www.pdiperjuanganbali.id/dedy-chandra-pilih-treatment-estetika https://www.pdiperjuanganbali.id/dedy-chandra-pilih-treatment-estetika dr. Dedy Chandra menyatakan konsumen estetika kini memilih treatment berdasarkan kebutuhan kulit, tujuan jelas, dan biaya sepadan, bukan semata tren atau harga tinggi, dilansir dari Detik Health.

Konsumen yang mempertimbangkan hal tersebut disebut dr. Dedy sebagai Smart People, yang ingin tahu alasan dan hasil dari treatment yang dijalani.

Menurutnya, prinsip utama adalah mengeluarkan biaya untuk hasil, bukan hanya mengikuti hype. Treatment premium tetap ada tempatnya, tapi harga dan popularitas tidak jadi satu-satunya pertimbangan.

]]>
Foto: DL Clinic Sat, 12 Sep 2026 07:48:42 +0000 Mikayla Shaqueena Azkadina treatment estetika, dr. dedy chandra, smart people, fourgenic, dl beauty
Mata Merah Usai Erupsi Gunung Berapi Perlu Pemulihan Hingga Dua Minggu https://www.pdiperjuanganbali.id/pemulihan-mata-merah-akibat-abu-vulkanik https://www.pdiperjuanganbali.id/pemulihan-mata-merah-akibat-abu-vulkanik Keluhan mata merah, perih, hingga terasa ganjal kerap dialami masyarakat usai bencana erupsi gunung berapi atau hujan abu vulkanik reda. Kondisi tersebut tetap terjadi meskipun area sekitar tempat tinggal telah dibersihkan.

Dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Center (MEC) Sudirman, dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), menjelaskan bahwa abu vulkanik memiliki karakteristik yang berbeda dibanding debu biasa. Partikel abu vulkanik tergolong kasar serta tajam, sehingga berpotensi memicu iritasi hingga peradangan pada kornea maupun konjungtiva mata, seperti dilansir dari Detik Health.

Durasi penyembuhan mata yang terpapar debu vulkanik sangat bervariasi. Proses pemulihan alami untuk iritasi ringan atau pendarahan di lapisan putih mata umumnya membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 2 minggu.

]]>
Abu vulkanik sisa erupsi Anak Krakatau masih bisa bikin iritasi mata. Foto: iStock Sat, 12 Sep 2026 06:07:14 +0000 Zeva Arabella abu vulkanik, iritasi mata, kesehatan mata, pemulihan mata, berita kesehatan
KKI Ubah Gelar Dokter Spesialis Bedah Umum Jadi SpB ET https://www.pdiperjuanganbali.id/kki-ubah-gelar-dokter-spesialis-bedah https://www.pdiperjuanganbali.id/kki-ubah-gelar-dokter-spesialis-bedah Konsil Kesehatan Indonesia menerbitkan surat keputusan pada 7 Mei 2026 yang mengubah penamaan gelar dokter spesialis bedah (SpB) menjadi spesialis bedah emergensi dan traumatologi (SpB-ET). Perubahan nomenklatur ini bertujuan memperjelas batasan tugas serta memfokuskan peran dokter bedah umum dalam penanganan kedaruratan, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Langkah penetapan gelar baru tersebut diambil untuk memperkuat posisi spesialis bedah umum yang menjadi tumpuan utama penanganan kasus gawat darurat dan bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Perwakilan Bidang Kemanusiaan dan Kebencanaan Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (BKK PABI), dr Muhammad Iqbal El Mubarak, SpB-ET, FINACS, menyampaikan penjelasan mengenai alasan pengubahan gelar tersebut pada Kamis, 10 September 2026.

]]>
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/shapecharge) Sat, 12 Sep 2026 05:33:15 +0000 Nadine Elvaretta dokter spesialis bedah, spb-et, konsil kesehatan indonesia, bkk pabi, kompetensi bedah emergensi
Mengupas Mitos dan Fakta Gigi Bungsu Menurut Ahli https://www.pdiperjuanganbali.id/mengupas-mitos-fakta-gigi-bungsu https://www.pdiperjuanganbali.id/mengupas-mitos-fakta-gigi-bungsu Tumbuhnya gigi bungsu atau geraham ketiga di usia remaja hingga dewasa muda sering kali memicu berbagai spekulasi di masyarakat. Sebagian anggapan dianggap sebagai kebenaran, padahal faktanya tidak selalu demikian.

Seperti dilansir dari Detik Health, beragam mitos tentang kecerdasan hingga keharusan mencabut gigi bungsu perlu diluruskan secara medis agar tidak menimbulkan pemahaman yang salah.

Salah satu anggapan populer menyebutkan bahwa semua orang pasti memiliki empat gigi bungsu. Fakta medis menunjukkan kondisi yang berbeda karena ada fenomena yang disebut agenesis.

]]>
Periksa gigi. Foto: Getty Images/skynesher Sat, 12 Sep 2026 05:15:15 +0000 Zivana Leticia gigi bungsu, mitos gigi bungsu, fakta gigi bungsu, odontektomi, gigi impaksi
Dokter Gizi Anjurkan Pemula Diet Tetap Sarapan Karbohidrat https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-gizi-anjurkan-pemula-diet-sarapan-karbohidrat https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-gizi-anjurkan-pemula-diet-sarapan-karbohidrat Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, membagikan panduan diet bagi pemula untuk menurunkan berat badan tanpa harus menghentikan konsumsi karbohidrat seperti nasi saat sarapan, sebagaimana dilansir dari Detik Health pada Kamis (10/9/2026).

Pengurangan porsi makan secara bertahap menjadi kunci utama agar kebutuhan nutrisi harian tubuh tetap terpenuhi secara seimbang.

"Kalau pemula mau turun berat badan, saat sarapan masih boleh (makan nasi). Nggak ada masalah. Karena sebenarnya kita butuh karbohidrat juga kan," beber dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/Amarita Sat, 12 Sep 2026 04:20:16 +0000 Kenzo Abimanyu diet pemula, dr igus ulfa yaze, sarapan nasi, tips diet, defisit kalori, gizi klinik
Dokter Spesialis Ungkap Tips Melindungi Mata dari Debu Vulkanik https://www.pdiperjuanganbali.id/tips-melindungi-mata-dari-debu-vulkanik https://www.pdiperjuanganbali.id/tips-melindungi-mata-dari-debu-vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebarkan partikel abu vulkanik ke lingkungan permukiman. Karakteristik debu ini sangat berbeda dari debu biasa karena bertekstur kaku, tajam, dan bersudut kasar.

Gesekan sekecil apa pun dari debu vulkanik berisiko memicu erosi kornea hingga infeksi serius pada mata. Dikutip dari Detik Health, dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Centre (MEC), membagikan panduan perlindungan penglihatan saat membersihkan sisa abu.

Penggunaan kacamata pelindung dan masker menjadi prosedur wajib saat abu vulkanik bertebaran. Kacamata jenis goggles sangat direkomendasikan karena mampu menutup area mata secara rapat dari arah atas, bawah, maupun samping.

]]>
Bersih-bersih rumah. Foto: Getty Images/iStockphoto/SARINYAPINNGAM Sat, 12 Sep 2026 01:16:16 +0000 Kenzo Abimanyu debu vulkanik, kesehatan mata, kacamata goggle, iritasi mata, erosi kornea
Dokter Gizi Jelaskan Batas Aman Konsumsi Telur Harian bagi Kesehatan https://www.pdiperjuanganbali.id/batas-aman-konsumsi-telur-harian https://www.pdiperjuanganbali.id/batas-aman-konsumsi-telur-harian Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menyatakan bahwa batas maksimal konsumsi telur harian setiap individu bervariasi tergantung pada total kebutuhan protein harian masing-masing, sebagaimana dilansir dari Detik Health pada Kamis (10/9/2026).

Perhitungan kecukupan gizi menjadi faktor utama dalam menentukan porsi bahan pangan hewani ini dalam menu harian seseorang.

"Kalau ditanya maksimal untuk setiap orang, itu pasti beda-beda. Jadi kalau misalnya beberapa pasien, memang ada yang saya harus hitung juga nih proteinnya," kata dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/Poravute Sat, 12 Sep 2026 00:12:13 +0000 Arlo Ganendra konsumsi telur, batas makan telur, dokter gizi, kebutuhan protein, kesehatan ginjal
FDA Hentikan Impor Bahan Obat Disfungsi Ereksi dari India https://www.pdiperjuanganbali.id/fda-hentikan-impor-bahan-obat-india https://www.pdiperjuanganbali.id/fda-hentikan-impor-bahan-obat-india Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) melarang seluruh pengiriman bahan aktif obat dari perusahaan India, Shoolin Pharma Chem LLP, setelah inspektur federal menemukan kondisi pabrik yang sangat tidak higienis dan berisiko mencemari produk.

Perusahaan yang berlokasi di Indrad, Kabupaten Mehsana, Gujarat tersebut memproduksi sildenafil sitrat dan tadalafil untuk obat disfungsi ereksi, serta bahan antikonvulsan. Bahan mentah ini diimpor ke Amerika Serikat dan digunakan oleh apotek peracik untuk membuat obat resep bagi para pasien.

Temuan inspeksi FDA yang berlangsung selama lima hari pada April lalu menunjukkan adanya lapisan residu yang tidak teridentifikasi pada dinding, lantai, dan peralatan produksi. Inspektur juga menemukan korosi pada jalur transfer produk serta seorang karyawan yang hanya mengenakan sandal terbuka di depan peralatan produksi yang terbuka.

]]>
FDA Hentikan Impor Bahan Obat Disfungsi Ereksi dari India Sat, 12 Sep 2026 00:02:49 +0000 Aleyda Syakira fda, shoolin pharma chem, sildenafil, tadalafil, obat disfungsi ereksi, impor obat
5 Makanan yang Perlu Dibatasi demi Jaga Kesehatan Jantung https://www.pdiperjuanganbali.id/makanan-buruk-kesehatan-jantung-dibatasi https://www.pdiperjuanganbali.id/makanan-buruk-kesehatan-jantung-dibatasi Pola makan sehari-hari sangat memengaruhi kesehatan jantung karena beberapa jenis makanan mengandung natrium, gula tambahan, lemak jenuh, dan karbohidrat olahan dalam jumlah tinggi. Berikut adalah 5 makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan untuk meminimalkan risiko penyakit jantung.

  • Daging Olahan — Daging olahan seperti sosis, hot dog, dan daging deli umumnya mengandung tinggi natrium serta lemak jenuh yang kurang baik bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi berlebihan.
  • Minuman Manis — Soda, teh manis, kopi dengan gula tambahan, dan minuman energi menyumbang asupan gula tambahan dalam jumlah tinggi.
  • Makanan Cepat Saji — Makanan cepat saji seperti burger perlu dibatasi karena mengandung kombinasi lemak jenuh, natrium, dan karbohidrat olahan.
  • Kue Manis dan Pastry — Makanan seperti donat, kue manis, dan pastry kemasan cenderung tinggi akan gula tambahan, karbohidrat olahan, serta lemak jenuh.
  • Mi Instan — Satu bungkus mi instan dapat mengandung hingga 1.860 mg natrium yang berpotensi meningkatkan tekanan darah dan memicu risiko stroke serta penyakit jantung.

Konsumsi makanan tersebut sesekali tidak langsung menyebabkan penyakit jantung, sebab risiko lebih berkaitan dengan pola makan secara keseluruhan. Membatasi asupan natrium, gula, dan lemak jenuh serta mengonsumsi gizi seimbang dapat mendukung kesehatan jantung jangka panjang.

]]>
makanan tidak sehat untuk jantung (Foto: Heartology) Fri, 11 Sep 2026 23:09:09 +0000 Maeva Zalina kesehatan jantung, makanan pemicu penyakit jantung, bahaya natrium, bahaya mi instan, batas konsumsi daging olahan
Labkesda Sumut Temukan Tiga Bakteri Sampel Makanan Karo https://www.pdiperjuanganbali.id/labkesda-sumut-temukan-bakteri-makanan-karo https://www.pdiperjuanganbali.id/labkesda-sumut-temukan-bakteri-makanan-karo Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga memicu keracunan massal ratusan siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, mengungkap keberadaan tiga jenis bakteri patogen. Kepastian tersebut dikonfirmasi oleh UPT Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sumatra Utara (Labkesda Sumut) berdasarkan pengujian sampel atas permintaan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, dilansir dari Detik Health.

"Bakteri yang kami temukan itu, ya, ada beberapa jenis yaitu Staphylococcus aureus, kemudian juga Bacillus cereus, dan juga Escherichia coli," ujar Pulo, Kepala UPT Labkesda Sumut.

Temuan tiga mikroorganisme tersebut menjadi fokus utama dalam investigasi medis karena ketiganya berpotensi mengganggu saluran pencernaan manusia. Kontaminasi dapat terjadi melalui infeksi langsung maupun paparan racun yang dihasilkan oleh bakteri pada makanan yang diolah atau disimpan kurang higienis.

]]>
Ilustrasi makanan. Foto: Getty Images/iStockphoto/helovi Fri, 11 Sep 2026 22:13:14 +0000 Gisella Mikhayla keracunan makanan, labkesda sumut, bakteri patogen, karo berastagi, staphylococcus aureus, escherichia coli
Ilmuwan China Temukan Virus ALTNV Baru yang Ditularkan Kutu https://www.pdiperjuanganbali.id/ilmuwan-china-temukan-virus-altnv https://www.pdiperjuanganbali.id/ilmuwan-china-temukan-virus-altnv Penemuan patogen baru kembali dilaporkan oleh para ilmuwan dari State Key Laboratory of Pathogen and Biosecurity di Beijing, China. Peneliti berhasil mengidentifikasi jenis virus baru yang ditularkan melalui gigitan kutu dan memicu timbulnya penyakit menyerupai influenza.

Temuan yang dilansir dari Detik Health tersebut memaparkan bahwa virus baru ini dinamai Asian longhorned tick nairovirus (ALTNV). Spesies ini diklasifikasikan ke dalam kelompok orthonairovirus dari famili Nairoviridae.

Awal mula pengungkapan ALTNV berawal dari kebingungan para ahli medis saat mendapati sekitar 30 persen pasien dengan gejala mirip infeksi Dabie bandavirus (DBV) justru menunjukkan hasil tes negatif. DBV merupakan patogen pemicu severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS) yang memiliki tingkat kematian antara 10 hingga 30 persen di Asia.

]]>
Foto: Getty Images/andriano_cz Fri, 11 Sep 2026 13:11:18 +0000 Zivana Leticia virus altnv, virus baru china, gigitan kutu, orthonairovirus, penelitian kesehatan
Preferensi Makanan Tertentu Berpotensi Memengaruhi Usia Harapan Hidup https://www.pdiperjuanganbali.id/preferensi-makanan-mempengaruhi-usia-harapan-hidup https://www.pdiperjuanganbali.id/preferensi-makanan-mempengaruhi-usia-harapan-hidup Pilihan atau kesukaan seseorang terhadap jenis pangan tertentu ternyata berkaitan dengan tingkat harapan hidup. Hal tersebut terungkap dalam riset terbaru yang melibatkan lebih dari 177.000 partisipan di Inggris, dilansir dari Detik Health.

Metode yang diterapkan para peneliti tidak meminta peserta mengingat menu harian. Tim ahli justru mencatat jenis bahan pangan yang paling disukai. Pendekatan ini dinilai lebih akurat menggambarkan pola konsumsi jangka panjang karena preferensi cenderung stabil.

Hasil pemantauan selama lebih dari tiga tahun menunjukkan adanya enam jenis bahan makanan yang menurunkan risiko kematian. Sebaliknya, terdapat lima jenis konsumsi yang berhubungan dengan peningkatan risiko mortalitas.

]]>
Foto: Ilustrasi makan Getty Images/kyotokushige Fri, 11 Sep 2026 12:47:18 +0000 Xavier Malik preferensi makanan, usia harapan hidup, diet sehat, minyak zaitun, soda dan kesehatan
Batasi Konsumsi Makanan Ini untuk Jaga Kesehatan Jantung https://www.pdiperjuanganbali.id/batasi-konsumsi-makanan-jaga-jantung https://www.pdiperjuanganbali.id/batasi-konsumsi-makanan-jaga-jantung Menjaga kesehatan jantung tidak hanya soal menambah asupan makanan sehat, tapi juga mengenali makanan yang bisa membahayakan jantung. Beberapa jenis makanan tinggi natrium, lemak jenuh, karbohidrat olahan, dan gula tambahan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung jika sering dikonsumsi.

Salah satu yang perlu dibatasi adalah daging olahan seperti sosis dan hot dog. Konsumsi rutin daging ini dapat menyulitkan pengaturan tekanan darah dan kolesterol LDL, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung melalui penumpukan plak di arteri.

"Daging-daging tersebut sering kali tinggi natrium dan lemak jenuh, yang keduanya dapat menurunkan kesehatan jantung seiring waktu," ujar ahli gizi Serena Pratt, MS, RDN. Penelitian juga menghubungkan konsumsi daging olahan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular secara dosis-bergantung.

]]>
Foto: Ilustrasi mi instan (Getty Images/iStockphoto/ToscaWhi) Fri, 11 Sep 2026 12:18:33 +0000 Freya Kalila kesehatan jantung, daging olahan, minuman manis, burger cepat saji, mi instan
BPOM Temukan 31 Obat dan Suplemen Ilegal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya https://www.pdiperjuanganbali.id/bpom-temukan-obat-suplemen-ilegal https://www.pdiperjuanganbali.id/bpom-temukan-obat-suplemen-ilegal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 31 produk obat bahan alam (OBA) dan suplemen kesehatan (SK) ilegal selama periode pengawasan Mei hingga Juni 2026, yang sebagian besar mengandung bahan kimia obat (BKO) berbahaya, dilansir dari Detik Health.

Dari total 31 produk tersebut, 28 merupakan obat bahan alam dan 3 suplemen kesehatan. Sebanyak 28 OBA dan 2 SK mengandung BKO, sedangkan satu produk SK tidak memenuhi standar mutu mikrobiologi.

BPOM juga menemukan 15 produk mencantumkan nomor izin edar (NIE) fiktif dan 16 produk lainnya tidak terdaftar resmi. Produk tanpa izin edar atau dengan NIE palsu tidak menjamin keamanan, khasiat, dan mutu karena tidak melalui evaluasi BPOM.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/VacharapongW Fri, 11 Sep 2026 11:57:50 +0000 Arkananta Zaidan bpom, obat ilegal, suplemen, bahan kimia obat, keamanan obat
IDAI Desak Pemerintah Perketat Standar Keamanan Pangan MBG https://www.pdiperjuanganbali.id/idai-desak-pemerintah-perketat-keamanan-pangan-mbg https://www.pdiperjuanganbali.id/idai-desak-pemerintah-perketat-keamanan-pangan-mbg Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendesak pemerintah memperketat standar keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul insiden keracunan yang berulang kali menimpa ratusan siswa sekolah, Jumat (11/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, Dr dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp A, Subsp.Kardio(K), menyoroti salah satu kasus ketika sekitar 500 anak sekolah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program tersebut.

"Terus terang kami dari Ikatan Dokter Anak Indonesia dibuat sangat bersedih ya, melihat dalam satu episode saja ratusan ya, bisa sampai 500 anak-anak sekolah keracunan MBG ya, sampai kita lihat ambulans sibuk luar biasa, angkut mereka ke rumah sakit ya," kata Piprim Basarah Yanuarso, Ketua Pengurus Pusat IDAI.

]]>
Foto: Rifki Afifan Pridiasto Fri, 11 Sep 2026 11:14:14 +0000 Xavier Malik idai, keracunan mbg, makan bergizi gratis, keamanan pangan, piprim basarah yanuarso
Kemenkes Rujuk Siswa Korban MBG Karo ke RSCM Jakarta https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-rujuk-siswa-mbg-karo-rscm https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-rujuk-siswa-mbg-karo-rscm Kementerian Kesehatan merekomendasikan FP, seorang siswa SMA asal Kabupaten Karo yang mengalami gangguan ingatan usai mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada Jumat (11/9/2026).

Rekomendasi rujukan medis tersebut diterbitkan setelah korban sempat mendapatkan penanganan secara bertahap di RSUD Karo, RS Haji Medan, hingga menjalani rawat jalan di RSUP Adam Malik Medan, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Penanganan terhadap FP di RSUP Adam Malik telah melibatkan tiga dokter spesialis sejak 31 Agustus 2026, yang terdiri dari spesialis gastrohepatologi, neurologi, serta kesehatan jiwa. Pemeriksaan electroencephalography juga sudah dilakukan guna memantau kondisi fungsi saraf korban yang kini dilaporkan dalam keadaan stabil.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/hut547 Fri, 11 Sep 2026 10:33:18 +0000 Arlo Ganendra makan bergizi gratis, kemenkes, rscm jakarta, kabupaten karo, gangguan kesehatan siswa
Dokter Gizi Ingatkan Minuman Less Sugar Tetap Berisiko Bikin Gemuk https://www.pdiperjuanganbali.id/minuman-less-sugar-tetap-bikin-gemuk https://www.pdiperjuanganbali.id/minuman-less-sugar-tetap-bikin-gemuk Memilih label less sugar saat memesan kopi susu atau boba kerap dianggap langkah aman saat diet. Namun, spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengingatkan bahwa klaim tersebut tidak otomatis menjadikan minuman bebas kalori.

Mengurangi takaran pemanis hanya memotong sebagian kecil energi, seperti dilansir dari Detik Health. Bahan pelengkap lainnya dalam gelas tersebut masih menyumbang energi dalam jumlah tinggi.

"Walaupun less sugar, sebenarnya itu sama saja kayak memangkas sedikit gula. Intinya tetap yang lain ada kalorinya. Mulai dari misalnya krimer-nya, terus misalnya dari susu kental manisnya, atau dari bobanya," kata dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).

]]>
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/insjoy Fri, 11 Sep 2026 10:14:15 +0000 Xavier Malik minuman less sugar, penyebab gemuk, kalori boba, boba kurang gula, tips diet
Studi CSIRO Ungkap Rata&Rata Frekuensi Kentut Manusia per Hari https://www.pdiperjuanganbali.id/studi-csiro-ungkap-frekuensi-kentut-manusia https://www.pdiperjuanganbali.id/studi-csiro-ungkap-frekuensi-kentut-manusia Sebuah riset dari badan penelitian Australia, Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), mengungkapkan frekuensi buang gas harian manusia. Penelitian ini menggunakan aplikasi ponsel bernama 'Chart Your Fart' untuk mengumpulkan data riil dari masyarakat. Aplikasi tersebut dirancang khusus agar peserta dapat mencatat aktivitas buang gas secara terselubung tanpa diketahui orang sekitar.

Seperti dilansir dari Detik Health, sebanyak 6.400 peserta berpartisipasi dan berhasil mengumpulkan total 360.192 data kentut. Hasil analisis menunjukkan bahwa seseorang rata-rata buang gas sebanyak lima kali dalam sehari. Sementara itu, nilai median atau titik tengah dari seluruh data berada di angka 3,8 kali per hari.

Perbedaan antara nilai rata-rata dan median terjadi akibat lonjakan frekuensi tinggi pada sebagian kecil peserta. Pola frekuensi ini terpantau konsisten di seluruh kelompok demografi, tanpa membedakan faktor usia maupun jenis kelamin.

]]>
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock) Fri, 11 Sep 2026 09:12:21 +0000 Kiana Elvaretta frekuensi kentut harian, studi csiro australia, rata rata kentut manusia, penyebab gas berlebih, kesehatan pencernaan
Dokter Paru Ingatkan Bahaya Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-ingatkan-bahaya-abu-vulkanik-anak-krakatau https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-ingatkan-bahaya-abu-vulkanik-anak-krakatau Peningkatan partikel halus akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kesehatan pernapasan warga Banten, Jawa Barat, Lampung, hingga Bengkulu sejak erupsi meluas pada Jumat (11/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Pemantauan BMKG menunjukkan pergerakan abu vulkanik pada ketinggian hingga 15.000 kaki bergerak ke arah barat daya dan barat laut. Kualitas udara yang memburuk meningkatkan risiko masuknya mikropartikel ke saluran napas mendalam.

Dokter Spesialis Paru Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Sondang Ruth Angelia Sirait, M.Ked.(Paru), Sp.P, menyoroti ancaman partikel particulate matter berupa PM10 dan PM2.5 yang berisiko memicu peradangan alveolus, iritasi, hingga sesak napas berat.

]]>
Foto: Magnific Fri, 11 Sep 2026 08:28:16 +0000 Xavier Malik abu vulkanik, gunung anak krakatau, kesehatan paru, bmkg, bethsaida hospital
Dokter Gizi Bagi Tips Aman Konsumsi Nasi Padang Saat Diet https://www.pdiperjuanganbali.id/tips-aman-makan-nasi-padang-saat-diet https://www.pdiperjuanganbali.id/tips-aman-makan-nasi-padang-saat-diet Masyarakat yang sedang menjaga berat badan tidak perlu menghindari konsumsi nasi padang secara total saat makan siang. Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, membagikan strategi pengaturan porsi dan urutan makan agar asupan gizi tetap seimbang tanpa berlebihan kalori, sebagaimana dilansir dari Detik Health pada Kamis (10/9/2026).

Urutan pertama yang harus diambil saat mengisi piring adalah sayuran, seperti daun singkong, gulai nangka, sawi, hingga lalapan segar.

"Nasi padang itu nggak perlu dimusuhin, nggak perlu juga jadi nggak dimakan. Masih boleh makan nasi padang," ujar dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).

]]>
Cara sehat agar bisa tetap makan nasi padang. (Foto: Getty Images/wisely) Fri, 11 Sep 2026 08:14:15 +0000 Gisella Mikhayla nasi padang, diet sehat, gizi klinik, tips diet, porsi makan
Kreator Mukbang China Meninggal Usai Alami Hipokalemia https://www.pdiperjuanganbali.id/kreator-mukbang-china-meninggal https://www.pdiperjuanganbali.id/kreator-mukbang-china-meninggal Seorang kreator konten mukbang asal China, Chen Ziyi yang dikenal sebagai Yingying, meninggal dunia pada usia 24 tahun akibat gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan kebiasaan makan ekstrem dan kadar kalium rendah dalam darah, dilansir dari Detik Food.

Yingying wafat pada 17 Agustus 2026 dan kabar meninggalnya disampaikan oleh orang tuanya melalui obituari yang diunggah pada 4 September 2026. Ia memiliki lebih dari satu juta pengikut di media sosial karena konten mukbang yang menampilkan dirinya makan dalam jumlah besar secara langsung.

Dalam video terakhirnya pada 14 Agustus 2026, Yingying mengungkapkan bahwa kadar kalium dalam darahnya turun hingga 2,3 mmol/L, jauh di bawah batas normal 3,5-5,5 mmol/L. Kondisi ini sempat membuatnya dirawat di rumah sakit.

]]>
Foto: Site News Fri, 11 Sep 2026 07:19:34 +0000 Donna Hettinger kreator mukbang, kematian, hipokalemia, pola makan ekstrem, kesehatan, china
87 Siswa Taiwan Keracunan Makanan Sekolah Penyedia Diancam Denda Rp 111 M https://www.pdiperjuanganbali.id/siswa-taiwan-keracunan-makanan-sekolah https://www.pdiperjuanganbali.id/siswa-taiwan-keracunan-makanan-sekolah Sebanyak 87 siswa kelas 9 di Cheng Yuan High School, Taipei, Taiwan, mengalami diare setelah mengonsumsi makan siang gratis yang disediakan sekolah. Gejala muncul sekitar pukul 22.00, Senin, beberapa jam setelah makan siang. Departemen Kesehatan Taipei menerima laporan dari sekolah pada Selasa dan segera melakukan pemeriksaan, dilansir dari Detik Health.

Petugas menemukan lima pelanggaran higiene di dapur penyedia makanan, antara lain kotoran di bawah kulkas, genangan air di lantai, serta rak dan bingkai yang kotor. Departemen Kesehatan Taipei telah memerintahkan penyedia makanan untuk menghentikan operasionalnya sementara dan memperbaiki pelanggaran paling lambat Jumat. Penyedia makanan terancam denda hingga NT$200 juta atau sekitar Rp 111 miliar jika terbukti melanggar aturan keamanan pangan.

Petugas mengambil 11 sampel untuk pemeriksaan, termasuk sisa makanan, swab permukaan dapur, dan sampel dari tangan pekerja. Hasil laboratorium akan menentukan penyebab pasti keracunan.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva Fri, 11 Sep 2026 07:19:31 +0000 Gisella Mikhayla keracunan makanan, siswa taiwan, cheng yuan high school, departemen kesehatan taipei, denda sanitasi
Candaan Tarik Kursi Memicu Cedera Sumsum Tulang Belakang https://www.pdiperjuanganbali.id/candaan-tarik-kursi-cedera-sumsum-tulang-belakang https://www.pdiperjuanganbali.id/candaan-tarik-kursi-cedera-sumsum-tulang-belakang Aksi candaan tarik kursi di lingkungan sekolah dapat memicu cedera serius pada bagian sumsum tulang belakang atau spinal cord injury (SCI) hingga merenggut nyawa korban. Penjelasan medis ini merespons insiden meninggalnya seorang siswa di Pariaman, Sumatera Barat, akibat terjatuh dari kursi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Citra Ariani, Sp KP, M Biomed, memberikan konfirmasi mengenai dampak buruk dari trauma jatuh tersebut. Kerusakan sistem saraf pusat di tulang belakang bisa terjadi secara mendadak atau memburuk bertahap.

Dampak cedera ini dapat mengganggu kemampuan motorik, sensorik, dan refleks organ tubuh. Trauma hebat berisiko merusak sel saraf serta pembuluh darah secara langsung sebagai bentuk cedera primer.

]]>
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/hxdbzxy Fri, 11 Sep 2026 04:49:16 +0000 Rayyan Alfarezi candaan tarik kursi, cedera tulang belakang, spinal cord injury, dokter ipb university, bahaya prank sekolah
Dokter Jelaskan Risiko Abu Vulkanik pada Kulit dan Cara Mengatasinya https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jelaskan-risiko-abu-vulkanik-kulit https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jelaskan-risiko-abu-vulkanik-kulit Abu vulkanik tidak hanya berbahaya jika terhirup, tapi juga dapat menimbulkan masalah pada kulit wajah jika menempel, kata dr. Adli Arhani dari MS Glow, Kamis (10/9/2026) di Jakarta Selatan.

Menurut dr. Adli, partikel abu vulkanik yang menempel di wajah bisa memicu reaksi alergi hingga jerawat akibat pori-pori yang tersumbat. Oleh karena itu, wajah perlu segera dibersihkan setelah terpapar debu vulkanik.

"Karena debu ini kan berarti masuknya polusi ya. Terus untuk perawatan wajah, cuci muka, facial wash. Itu kalau bisa habis perjalanan, ya facial wash dulu deh," ujar dr. Adli, dilansir dari Detik Health.

]]>
Dokter Jelaskan Risiko Abu Vulkanik pada Kulit dan Cara Mengatasinya Fri, 11 Sep 2026 04:48:38 +0000 Kenzo Abimanyu abu vulkanik, kulit, alergi, jerawat, pembersihan wajah
Dokter Ungkap Makanan yang Pengaruhi Aroma Miss V https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-ungkap-makanan-aroma-miss-v https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-ungkap-makanan-aroma-miss-v Aroma Miss V dapat berubah setelah mengonsumsi makanan tertentu, seperti bawang putih dan kopi, menurut dokter kandungan Dr. Kate McLean, yang menjelaskan bahwa kondisi ini biasanya normal dan sementara.

Dr. McLean mengatakan kepada New York Post bahwa banyak pasiennya terkejut dengan perubahan aroma Miss V dan vulva yang muncul akibat makanan.

"Saya pernah menemui pasien yang khawatir karena muncul aroma baru atau lebih kuat. Padahal, terkadang itu hanya perubahan sementara pada aroma tubuh setelah mengonsumsi makanan tertentu," ujar McLean.

]]>
Foto: Ilustrasi iStock Fri, 11 Sep 2026 04:48:34 +0000 Aleyda Syakira aroma miss v, bawang putih, dokter kandungan, kesehatan miss v, makanan pengaruh aroma
Minum Teh dan Kopi Sangat Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan https://www.pdiperjuanganbali.id/minum-teh-kopi-panas-risiko-kanker-kerongkongan https://www.pdiperjuanganbali.id/minum-teh-kopi-panas-risiko-kanker-kerongkongan Kebiasaan mengonsumsi teh atau kopi dalam kondisi masih sangat panas berpotensi meningkatkan risiko kanker kerongkongan jenis oesophageal squamous cell carcinoma (SCC). Temuan ini terungkap melalui riset berskala besar yang dilaporkan oleh University of Oxford. Penelitian yang dipimpin oleh Dr Keren Papier, ahli epidemiologi nutrisi senior di departemen kesehatan populasi University of Oxford, mengamati pola konsumsi hampir 980 ribu warga Inggris.

Dilansir dari Detik Health, pemantauan kondisi kesehatan peserta dilakukan dalam rentang waktu sekitar 14 tahun. Dikutip dari Guardian, para peserta penelitian diminta mencatat preferensi suhu minuman harian mereka, seperti "sangat panas", "panas", "hangat", atau tidak mengonsumsi minuman panas sama sekali. Karena pengukuran suhu tidak dilakukan secara langsung, riset ini mengandalkan estimasi mandiri dari tiap partisipan.

Data riset menunjukkan adanya korelasi kuat antara konsumsi cairan yang sangat panas dengan kemunculan kasus SCC. Kendati demikian, hubungan serupa tidak terdeteksi pada adenocarcinoma (AC), yang merupakan varian kanker kerongkongan lainnya.

]]>
Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth Fri, 11 Sep 2026 04:14:15 +0000 Clarissa Amara kanker kerongkongan, minuman panas, risiko kanker, teh panas, kopi panas, oesophageal squamous cell carcinoma
Konsumsi Minuman Sangat Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan https://www.pdiperjuanganbali.id/konsumsi-minuman-sangat-panas-kanker-kerongkongan https://www.pdiperjuanganbali.id/konsumsi-minuman-sangat-panas-kanker-kerongkongan Kebiasaan minum teh atau kopi dalam kondisi sangat panas dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan jenis oesophageal squamous cell carcinoma (SCC), menurut studi besar yang dilakukan di Inggris, dikutip dari Detik Health.

Penelitian ini dipimpin oleh Dr Keren Papier dari University of Oxford dan melibatkan hampir 980 ribu peserta yang dimonitor selama 14 tahun. Studi ini menilai hubungan antara suhu minuman panas yang dikonsumsi dan risiko kesehatan jangka panjang.

Peserta diminta melaporkan tingkat suhu minuman panas yang biasa mereka konsumsi dengan pilihan "sangat panas", "panas", "hangat", atau tidak minum minuman panas sama sekali. Data suhu tidak diukur langsung melainkan berdasarkan perkiraan peserta.

]]>
Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth Fri, 11 Sep 2026 04:13:29 +0000 Freya Kalila minuman panas, kanker kerongkongan, oesophageal squamous cell carcinoma, risiko kanker, studi oxford
Aturan Konsumsi Air Kelapa dan Makanan untuk Jaga Kesehatan Hati https://www.pdiperjuanganbali.id/aturan-konsumsi-air-kelapa-kesehatan-hati https://www.pdiperjuanganbali.id/aturan-konsumsi-air-kelapa-kesehatan-hati Air kelapa merupakan minuman elektrolit alami yang populer di Indonesia karena rasanya yang menyegarkan dan manfaatnya untuk kesehatan. Namun, konsumsi air kelapa harus dibatasi agar tidak menimbulkan efek samping seperti gangguan pencernaan dan risiko hiperkalemia.

Orang dewasa yang sehat disarankan mengonsumsi air kelapa sekitar 250-500 mililiter per hari. Pada saat setelah olahraga berat, jumlah konsumsi dapat ditingkatkan hingga 750 mililiter untuk menggantikan elektrolit yang hilang.

Selain air kelapa, beberapa bahan dapur juga memiliki potensi untuk menjaga kesehatan hati dengan mencegah penumpukan lemak. Kunyit, yang mengandung kurkumin, memiliki manfaat dalam mengurangi lemak hati serta memperbaiki kadar kolesterol dan enzim hati berdasarkan studi kecil pada manusia.

]]>
Foto: Istimewa Fri, 11 Sep 2026 03:43:28 +0000 Kiana Elvaretta air kelapa, aturan minum air kelapa, lemak hati, kunyit, teh hijau
Kemenkes Imbau Gunakan Masker Akibat Partikulat Vulkanik Krakatau Tinggi https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-imbau-gunakan-masker-akibat-partikulat-vulkanik-krakatau-tinggi https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-imbau-gunakan-masker-akibat-partikulat-vulkanik-krakatau-tinggi Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul masih tingginya konsentrasi partikulat akibat erupsi susulan Gunung Anak Krakatau, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Hingga 6 September 2026, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 16.759 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara kumulatif terjadi di empat provinsi dan 23 kabupaten/kota yang terdampak abu vulkanik.

Pemantauan kualitas udara secara langsung dilakukan oleh Dante di sejumlah titik di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (9/9/2026). Pengukuran menggunakan alat particulate counter tersebut menunjukkan kadar PM2,5 di area luar ruangan seperti Terminal Damri mencapai 63 µg/m³, berada jauh di atas batas aman 25 µg/m³.

]]>
Foto: Rifki Afifan Pridiasto Fri, 11 Sep 2026 03:10:13 +0000 Kenzo Abimanyu kemenkes, gunung anak krakatau, masker, kualitas udara, pm2.5, ispa
Suhu AC Ideal Kamar Tidur untuk Kualitas Tidur Optimal https://www.pdiperjuanganbali.id/suhu-ac-ideal-kamar-tidur https://www.pdiperjuanganbali.id/suhu-ac-ideal-kamar-tidur Penggunaan air conditioner atau AC di kamar tidur menjadi solusi utama untuk menjaga ruangan tetap sejuk dan nyaman, terutama saat cuaca panas. Meski demikian, penentuan derajat suhu AC perlu disesuaikan agar tubuh tidak kedinginan atau merasa gerah sepanjang malam. Dikutip dari Detikcom, Medical News Today menyebutkan bahwa suhu ruangan sejuk dalam kisaran 16 hingga 19,5 derajat Celsius umumnya membantu menciptakan kondisi yang nyaman untuk tidur.

Sementara itu, pakar tidur dari Universitas Kansai memberikan rekomendasi berbeda. Suhu yang lebih hangat pada kisaran 25 hingga 28 derajat Celsius dinilai lebih efektif dalam mendukung kualitas tidur yang baik.

Adanya perbedaan acuan tersebut menandakan bahwa tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua orang. Pengaturan derajat sejuk dapat disesuaikan dengan tingkat kenyamanan serta kondisi tubuh masing-masing.

]]>
Ilustrasi AC (Foto: Freepik/freepik) Fri, 11 Sep 2026 01:22:20 +0000 Arawinda Kirana suhu ac ideal, ac kamar tidur, cara atur suhu ac, ac hemat listrik, kualitas tidur
Konsil Kesehatan Ubah Gelar Dokter Spesialis Bedah Jadi SpB&ET https://www.pdiperjuanganbali.id/konsil-kesehatan-ubah-gelar-spb-et https://www.pdiperjuanganbali.id/konsil-kesehatan-ubah-gelar-spb-et Konsil Kesehatan Indonesia resmi mengubah gelar dokter spesialis bedah (SpB) menjadi dokter spesialis bedah emergensi dan traumatologi (SpB-ET) pada 7 Mei 2026, untuk memperjelas tugas dan fokus dokter bedah umum.

Perubahan ini diumumkan melalui surat keterangan resmi dan bertujuan mempertegas peran dokter SpB-ET sebagai sentral dalam penanganan kasus emergensi dan traumatologi di seluruh Indonesia, terutama di unit gawat darurat (UGD).

dr Muhammad Iqbal El Mubarak, SpB-ET, FINACS dari Bidang Kemanusiaan dan Kebencanaan Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (BKK PABI) menjelaskan bahwa perubahan nama ini membuat batasan tugas dokter SpB-ET lebih jelas dan fokus pada emergensi serta trauma.

]]>
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/shapecharge) Fri, 11 Sep 2026 01:12:39 +0000 Mikayla Shaqueena Azkadina dokter spesialis bedah, spb-et, emergensi, traumatologi, konsil kesehatan indonesia
Gen Z dan Milenial Mendominasi Keinginan Mengakhiri Hidup https://www.pdiperjuanganbali.id/gen-z-milenial-dominasi-keinginan-bunuh-diri https://www.pdiperjuanganbali.id/gen-z-milenial-dominasi-keinginan-bunuh-diri Kelompok usia muda mendominasi daftar warga yang mencatatkan dorongan untuk mengakhiri hidup. Fenomena ini terungkap dari data layanan konseling Healing119.id milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk periode 31 Juli 2025 hingga 31 Juli 2026.

Seperti dikutip dari Detik Health, sebanyak 15.979 orang tercatat mengakses layanan kesehatan mental tersebut dengan berbagai keperluan dalam rentang waktu satu tahun. Dari total akses tersebut, sebanyak 7.600 orang melakukan sesi konseling.

Layanan Healing119.id juga mencatat 3.036 orang memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup. Sementara itu, 759 orang mengakses layanan untuk memohon informasi, 203 orang teridentifikasi sebagai pemohon palsu atau spam, dan 4.381 orang tidak melanjutkan proses interaksi.

]]>
Gen Z dan Milenial Mendominasi Keinginan Mengakhiri Hidup Fri, 11 Sep 2026 00:12:14 +0000 Maeva Zalina keinginan mengakhiri hidup, kesehatan jiwa kemenkes, gen z depresi, milenial depresi, layanan healing119
EQ Melampaui IQ dalam Menentukan Tingkat Kesuksesan Seseorang https://www.pdiperjuanganbali.id/eq-melampaui-iq-menentukan-kesuksesan https://www.pdiperjuanganbali.id/eq-melampaui-iq-menentukan-kesuksesan Pengukuran kemampuan akademis dan kapasitas otak siswa dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi umumnya memanfaatkan tes kecerdasan serta minat bakat. Parameter Intelligence Quotient (IQ) telah lama dipakai secara global guna mengukur tingkat kecerdasan intelektual tersebut, seperti dilansir dari Detikcom.

Sejumlah ahli mengungkapkan bahwa Emotional Quotient (EQ) memegang peranan yang tidak kalah krusial. Batasan standar kecerdasan yang hanya mengandalkan IQ dinilai terlalu sempit oleh banyak pakar.

Manusia memerlukan kecerdasan emosional tinggi mengingat kodratnya sebagai makhluk sosial. Di sisi lain, IQ tetap berfungsi sebagai elemen penentu saat seseorang menerapkan konsep berpikir untuk menyelesaikan beragam permasalahan.

]]>
Ilustrasi IQ dan EQ. Foto: Getty Images/iStockphoto/Panuwat Dangsungnoen Thu, 10 Sep 2026 23:14:15 +0000 Aleyda Syakira kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, perbedaan eq dan iq, penentu kesuksesan, daniel goleman
Akademisi Unesa Serukan Gerak Tubuh untuk Kurangi Risiko Penyakit Mematikan https://www.pdiperjuanganbali.id/gerak-tubuh-kurangi-penyakit https://www.pdiperjuanganbali.id/gerak-tubuh-kurangi-penyakit Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Surabaya, Irmantara Subagio, mengingatkan bahwa minimnya aktivitas fisik meningkatkan risiko penyakit berbahaya yang dapat berkembang tanpa gejala jelas dan berpotensi menyebabkan kematian mendadak.

Menurut Irmantara, tubuh manusia secara biologis dirancang untuk bergerak sehingga kebiasaan kurang gerak menyebabkan gangguan sistem tubuh dan menurunkan kebugaran.

Pada anak dan remaja, aktivitas fisik membantu memperkuat tulang dan otot serta mendukung perkembangan sistem saraf dan kemampuan motorik. Kebiasaan ini menjadi fondasi gaya hidup sehat di masa depan.

]]>
Oleh : Dr. Rita Irma, SST,MPH, Dietisien (Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kendari – Ketua PD Indonesia Sport Nutritionist Association (ISNA) Sulawesi Tenggara) Thu, 10 Sep 2026 22:49:22 +0000 Donna Hettinger aktivitas fisik, penyakit silent killer, kebugaran, unesa, gaya hidup sehat
6 Makanan Antiinflamasi Khas Jepang untuk Daya Tahan Tubuh https://www.pdiperjuanganbali.id/makanan-antiinflamasi-jepang-daya-tahan-tubuh https://www.pdiperjuanganbali.id/makanan-antiinflamasi-jepang-daya-tahan-tubuh Ahli gizi asal Nara, Jepang, Michiko Tomioka, MBA, RDN, membagikan rahasia melawan peradangan kronis tubuh dengan mengonsumsi 6 makanan antiinflamasi tradisional khas Jepang yang kaya nutrisi untuk mendongkrak imun dan menjaga kestabilan energi.

  1. Konnyaku (Konjac) — Makanan berbentuk jeli padat dari umbi konjac yang bebas kalori serta kaya glukomanan untuk membantu kesehatan pencernaan dan mengelola berat badan.
  2. Rumput Laut — Bahan makanan rendah kalori yang kaya serat, mineral, serta polifenol penangkal radang yang sangat mudah diolah menjadi onigiri, sup, atau salad.
  3. Makanan Fermentasi Kedelai dan Beras — Santapan seperti miso, natto, dan nukazuke yang kaya akan probiotik, prebiotik, protein nabati, serta vitamin K2 untuk kesehatan usus dan tulang.
  4. Katsuobushi (Cakalang Serut Kering) — Olahan ikan cakalang asap dan fermentasi kaya konsentrat protein tinggi serta rasa umami alami tanpa lemak berlebih.
  5. Aneka Jamur — Varietas jamur seperti shiitake, maitake, enoki, dan shimeji yang kaya serat dan protein namun bebas dari kolesterol.
  6. Teh Hijau — Minuman kaya antioksidan tanpa kalori yang mendukung metabolisme, meningkatkan imunitas tubuh, serta memberikan ketenangan jiwa.
]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock Thu, 10 Sep 2026 22:20:13 +0000 Calista Revalina Syahira makanan antiinflamasi, nutrisi jepang, michiko tomioka, kesehatan imun, konnyaku, rumput laut, katsuobushi
Minuman Alami Kaya Elektrolit untuk Mengganti Cairan Tubuh Setelah Olahraga https://www.pdiperjuanganbali.id/minuman-alami-elektrolit-setelah-olahraga https://www.pdiperjuanganbali.id/minuman-alami-elektrolit-setelah-olahraga Minuman olahraga sering dipilih untuk mengembalikan cairan dan elektrolit yang hilang akibat aktivitas fisik. Namun, ada beberapa alternatif alami yang efektif mengganti elektrolit tubuh tanpa tambahan gula berlebih.

Elektrolit seperti natrium dan kalium penting untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Beberapa minuman alami mengandung elektrolit ini secara alami dan bisa menjadi pilihan yang lebih sehat.

Air kelapa adalah salah satu contoh minuman alami yang kaya elektrolit, terutama kalium dan natrium. Dalam satu cangkir, air kelapa mengandung sekitar 404 mg kalium dan 64 mg natrium, dengan tambahan magnesium dan kalsium dalam jumlah kecil. Penelitian terbaru pada 2026 menunjukkan bahwa air kelapa dapat menghidrasi tubuh setara dengan minuman olahraga setelah aktivitas intensitas sedang hingga tinggi.

]]>
Foto: Times of India Thu, 10 Sep 2026 22:10:35 +0000 Arawinda Kirana minuman elektrolit, air kelapa, susu, jus buah, infused water
RSCM Laksanakan Operasi Ginekologi Robotik Jarak Jauh Pertama di Indonesia https://www.pdiperjuanganbali.id/rscm-operasi-ginekologi-robotik-jarak-jauh https://www.pdiperjuanganbali.id/rscm-operasi-ginekologi-robotik-jarak-jauh Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) melaksanakan operasi bedah ginekologi jarak jauh pertama di Indonesia pada Minggu, 6 September 2026, dengan kendali robot dari Bali.

Operasi dilakukan di Kamar Operasi RSCM Kencana, Jakarta, sementara pengendalian robot dilakukan dari Bali dengan jarak lebih dari 1.000 kilometer, dan disiarkan langsung pada acara APAGE ke-26 dan IGES ke-13 di Bali, dilansir dari Detik Health.

Operasi ini dilakukan pada pasien wanita berusia 47 tahun yang mengalami perdarahan pervaginam di luar siklus menstruasi yang mengganggu kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari.

]]>
Foto: Getty Images/mihailomilovanovic Thu, 10 Sep 2026 15:32:11 +0000 Kenzo Abimanyu bedah ginekologi, robotik, rscm, histerektomi, teknologi kedokteran
Studi Jepang Ungkap Lonjakan Kasus Cedera Ginjal Akut Saat Musim Panas https://www.pdiperjuanganbali.id/studi-jepang-lonjakan-cedera-ginjal https://www.pdiperjuanganbali.id/studi-jepang-lonjakan-cedera-ginjal Lonjakan kasus cedera ginjal akut (AKI) dilaporkan meningkat selama musim panas, terutama pada kelompok anak muda di Jepang, menurut studi terbaru dari Kumamoto University yang dilansir dari Detik Health.

Riset ini mengamati data klaim asuransi kesehatan sekitar 4,28 juta warga Jepang berusia di bawah 65 tahun selama Agustus 2016 hingga Juli 2018 dan menemukan 20.634 kasus baru AKI dari komunitas.

Kasus mulai meningkat sejak Juni dan mencapai puncaknya pada Juli, dengan risiko AKI di Juli naik 19 persen dibanding Februari. Lonjakan paling tinggi tercatat pada usia 0-19 tahun, yaitu 48 persen lebih tinggi dibanding Februari.

]]>
Foto ilustrasi: Getty Images/SewcreamStudio Thu, 10 Sep 2026 11:23:34 +0000 Nadine Elvaretta cedera ginjal akut, aki, musim panas, dehidrasi, jepang
Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pencegahan Bunuh Diri di Indonesia https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-pencegahan-bunuh-diri https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-pencegahan-bunuh-diri Kementerian Kesehatan mencatat peningkatan tren kematian akibat bunuh diri di Indonesia dalam tiga tahun terakhir, dengan prevalensi tahun 2023 sebesar 1,87 per 100.000 penduduk, menurut data resmi yang dilansir dari Detik Health.

Lebih dari 720 ribu orang meninggal dunia karena bunuh diri setiap tahun secara global, berdasarkan data WHO. Namun, di Indonesia, belum semua kasus bunuh diri tercatat dan terlaporkan secara lengkap.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, dr Imran Pambudi, MPHM, menegaskan pentingnya memahami dampak kematian bunuh diri terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.

]]>
Foto: Getty Images/D-Keine Thu, 10 Sep 2026 09:16:26 +0000 Xavier Malik bunuh diri, pencegahan, kementerian kesehatan, kesehatan mental, indonesia
Dokter Nefrologi Ungkap Bahaya Minum Air Berlebihan bagi Ginjal https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-nefrologi-ungkap-bahaya-minum-air-berlebihan https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-nefrologi-ungkap-bahaya-minum-air-berlebihan Anggapan mengenai konsumsi air putih dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan kesehatan ginjal ditepis oleh pakar kesehatan. Praktik hidrasi berlebih justru dinilai tidak memberikan manfaat tambahan bagi fungsi organ pembuangan tersebut.

Dokter nefrologi dr Suman Sethi menegaskan bahwa anggapan semakin banyak minum air akan membuat ginjal kian sehat hanyalah sebuah mitos. Seperti dikutip dari Detik Health yang melansir Hindustan Times, konsumsi cairan yang melebihi kebutuhan tubuh belum tentu membawa dampak positif.

"Ginjal kita adalah organ yang sangat efisien," kata dr Suman Sethi.

]]>
Foto: Ilustrasi ginjal (Getty Images/SewcreamStudio) Thu, 10 Sep 2026 08:26:15 +0000 Arkananta Zaidan bahaya minum air berlebihan, mitos minum air putih, ginjal dan hidrasi, dr suman sethi, kesehatan ginjal
Dokter Bedah Indonesia Gelar P2B2 XXIII PABI di Banda Aceh https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-bedah-gelar-p2b2-xxiii-pabi-aceh https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-bedah-gelar-p2b2-xxiii-pabi-aceh Sebanyak 1.500 dokter bedah dari seluruh Indonesia menghadiri acara Pengembangan Profesi Bedah Berkelanjutan (P2B2) XXIII Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) 2026 di Banda Aceh, Aceh, pada 8–12 September 2026, seperti dilansir dari Detik Health.

Pertemuan nasional ini digelar untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat jejaring profesi, serta menjawab tantangan pelayanan bedah di tengah krisis bencana, transformasi kesehatan, dan perkembangan teknologi modern.

Acara tahunan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Aceh, Syakir, yang mewakili pemerintah daerah setempat.

]]>
Pengembangan Profesi Bedah Berkelanjutan (P2B2) XXIII Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) 2026. (Foto: Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia) Thu, 10 Sep 2026 07:38:14 +0000 Aletheia Keandra Putri dokter bedah, pabi 2026, banda aceh, p2b2 xxiii, layanan kesehatan, bencana
Mahasiswa UGM Teliti Ekstrak Daun Kelor untuk Redakan Stres Korban Bullying https://www.pdiperjuanganbali.id/mahasiswa-ugm-teliti-daun-kelor-redakan-stres-bullying https://www.pdiperjuanganbali.id/mahasiswa-ugm-teliti-daun-kelor-redakan-stres-bullying Tekanan sosial jangka panjang akibat perundungan dapat memicu stres sosial kronis yang berdampak buruk bagi kesehatan mental dan otak. Selama ini, penanganan psikologis maupun neurologis korban perundungan umumnya bergantung pada layanan konseling serta intervensi farmakologis.

Melihat keterbatasan tersebut, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menguji potensi daun kelor (Moringa oleifera) sebagai alternatif alami untuk meredakan dampak stres pada jaringan otak, seperti dilansir dari Detikcom.

Riset lintas disiplin ini dijalankan oleh lima mahasiswa UGM melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tim terdiri atas Nisrina Rahma Ardihapsari dan Hanin Izdihar dari Fakultas Biologi, Maryam Izzati Muthmainnah dari Fakultas Psikologi, Lakshinta Hasna Hapsari dari Fakultas Farmasi, serta Syakira Fauzia Fatoni dari Fakultas Kedokteran.

]]>
Ilustrasi daun kelor. Mahasiswa UGM teliti khasiat daun kelor untuk redakan stres korban perundungan. Foto: Getty Images/iStockphoto Thu, 10 Sep 2026 07:35:18 +0000 Clarissa Amara daun kelor, stres sosial kronis, perundungan, penelitian ugm, kesehatan otak, kerusakan neuron
Penelitian Ungkap Xanthelasma sebagai Tanda Risiko Penyakit Kardiovaskular https://www.pdiperjuanganbali.id/penelitian-xanthelasma-risiko-kardiovaskular https://www.pdiperjuanganbali.id/penelitian-xanthelasma-risiko-kardiovaskular Aterosklerosis merupakan kondisi penumpukan plak lemak di arteri yang menghambat aliran darah dan menjadi penyebab utama serangan jantung serta stroke. Kondisi ini biasanya berkembang lambat tanpa gejala yang jelas sebelum menimbulkan masalah kesehatan serius.

Peneliti dari Stanford University meneliti hubungan antara xanthelasma, yakni bercak kekuningan di sekitar kelopak mata, dengan risiko kejadian kardiovaskular. Xanthelasma terbentuk akibat adanya makrofag yang mengandung kolesterol dan lemak, dan sering dikaitkan dengan kadar kolesterol darah yang tinggi.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Atherosclerosis, data kesehatan dari 17.925 pasien dengan xanthelasma dibandingkan dengan jumlah kontrol yang sama tanpa kondisi tersebut dianalisis. Kelompok kontrol dipilih dari pasien dengan presbiopia yang juga menjalani pemeriksaan mata.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/designer491 Thu, 10 Sep 2026 07:12:52 +0000 Kiana Elvaretta xanthelasma, aterosklerosis, risiko kardiovaskular, serangan jantung, stroke
Kemenkes Ingatkan Risiko Fenomena Penularan Bunuh Diri Kasus GBK https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-ingatkan-risiko-penularan-bunuh-diri-kasus-gbk https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-ingatkan-risiko-penularan-bunuh-diri-kasus-gbk Kementerian Kesehatan merespons maraknya pembahasan insiden bunuh diri di kawasan Gelora Bung Karno yang sempat memicu kehebohan di media sosial.

Peristiwa tragis tersebut menimpa seorang pria pada Minggu, 6 September 2026 dini hari, setelah korban mengunggah pesan terindikasi mengakhiri hidup.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes RI Imran Pambudi meminta isu ini tidak dijadikan pemberitaan masif yang berisiko memicu efek penularan.

]]>
Foto: Gadiel Lazcano/Unsplash Thu, 10 Sep 2026 05:17:15 +0000 Aletheia Keandra Putri kemenkes, pencegahan bunuh diri, copycat suicide, gbk, kesehatan mental, hotline 119
7 Makanan yang Membantu Meningkatkan Produksi Kolagen Tubuh https://www.pdiperjuanganbali.id/makanan-peningkat-produksi-kolagen-tubuh https://www.pdiperjuanganbali.id/makanan-peningkat-produksi-kolagen-tubuh Produksi kolagen dalam tubuh akan menurun seiring bertambahnya usia, sehingga memicu munculnya kerutan serta kulit kering dan kusam. Konsumsi pola makan yang kaya nutrisi pendukung dinilai lebih aman dan efektif dibandingkan bergantung pada suplemen bebas resep. Berikut adalah tujuh jenis makanan yang dapat membantu tubuh memproduksi kembali kolagen secara alami.

  • Kaldu Tulang — Kaya akan kalsium, magnesium, dan asam amino pendukung sintesis kolagen meski kandungan kolagen langsungnya relatif bervariasi.
  • Ayam — Mengandung jaringan ikat yang melimpah terutama pada bagian paha, menjadikannya salah satu sumber bahan dasar kolagen yang sangat baik.
  • Ikan — Memiliki kandungan kolagen laut yang mudah diserap oleh tubuh, meskipun konsentrasinya paling tinggi berada pada bagian kepala dan sisik.
  • Putih Telur — Mengandung asam amino prolin dan glisin dalam jumlah tinggi yang menjadi bahan baku utama pembentukan kolagen alami di dalam tubuh.
  • Buah Sitrus — Kaya akan vitamin C yang berperan penting dalam pembentukan pro-kolagen sebagai tahap awal sintesis kolagen tubuh.
  • Buah Beri — Mengandung vitamin C tinggi dari jenis stroberi, rasberi, bluberi, hingga blackberry yang efektif mendukung sintesis kolagen.
  • Buah Tropis — Menyediakan asupan vitamin C serta mineral seng seperti pada buah pisang, mangga, kiwi, dan nanas untuk mendorong produksi kolagen.

Memvariasikan ketujuh makanan tersebut dalam menu harian merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan asam amino utama penyusun kolagen, seperti prolin, lisin, dan glisin.

]]>
Foto: Istimewa Thu, 10 Sep 2026 04:35:15 +0000 Freya Kalila makanan pembuat kolagen, cara meningkatkan kolagen, nutrisi kulit sehat, vitamin c untuk kolagen, sumber kolagen alami
Konsumsi Teh Bantu Jaga Kepadatan Tulang Perempuan Lansia https://www.pdiperjuanganbali.id/konsumsi-teh-jaga-kepadatan-tulang https://www.pdiperjuanganbali.id/konsumsi-teh-jaga-kepadatan-tulang Kebiasaan minum teh secara teratur memiliki kaitan positif dengan kepadatan mineral tulang yang lebih tinggi pada perempuan lanjut usia. Berdasarkan penelitian Flinders University yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients pada 2025, kebiasaan ini berpotensi menjadi opsi pendukung kesehatan tulang setelah menopause.

Seperti dikutip dari Detik Health, para peneliti mengamati kebiasaan 9.704 perempuan berusia 65 tahun ke atas selama rentang waktu 10 tahun. Pengukuran kepadatan mineral tulang difokuskan pada area panggul serta leher tulang paha yang rawan mengalami patah tulang akibat osteoporosis.

Hasil pengamatan mengindikasikan bahwa konsumsi teh berhubungan dengan kepadatan tulang panggul total yang lebih baik. Sebaliknya, perempuan yang meminum kopi melebihi lima cangkir sehari cenderung menunjukkan tingkat kepadatan tulang yang lebih rendah.

]]>
Ilustrasi minum kopi hitam (Foto: Getty Images/Deagreez) Thu, 10 Sep 2026 04:09:15 +0000 Nadine Elvaretta kesehatan tulang, teh dan kopi, kepadatan mineral tulang, osteoporosis lansia, manfaat teh
Jaga Kesehatan Jantung dengan Hindari Makanan Ini dan Kenali Kuliner Legendaris Sukabumi https://www.pdiperjuanganbali.id/jaga-kesehatan-jantung-kuliner-legendaris-sukabumi https://www.pdiperjuanganbali.id/jaga-kesehatan-jantung-kuliner-legendaris-sukabumi Kesehatan jantung merupakan aspek penting yang harus dijaga karena perannya sebagai pusat peredaran darah dan penyedia oksigen ke seluruh tubuh. Menurut sumber dari Detik Food, konsumsi makanan yang tidak sehat seperti daging olahan, minuman manis, dan mie instan sebaiknya dibatasi untuk mencegah gangguan fungsi jantung. Pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi tinggi sangat dianjurkan untuk mendukung kesehatan organ vital ini.

Makanan tinggi lemak jenuh dan gula berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, sehingga pengurangan asupan jenis makanan tersebut menjadi langkah pencegahan yang efektif. Sukabumi, Jawa Barat, memiliki sejumlah kuliner legendaris yang telah ada sejak zaman Belanda dan masih bertahan hingga kini. Beberapa di antaranya adalah kue jahe, mochi Lampion Kaswari yang sudah populer sejak 1983, dan bakso berkuah bening yang menjadi favorit lokal.

Selain itu, Roti Priangan yang berdiri sejak 1943 menjadi salah satu roti jadul yang masih digemari. Laksa Pak Idrus yang hadir sejak 1959 juga menjadi destinasi kuliner wajib bagi pengunjung yang ingin merasakan citarasa autentik.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/Olesia Shadrina Thu, 10 Sep 2026 03:50:35 +0000 Aletheia Keandra Putri kesehatan jantung, makanan buruk jantung, kuliner legendaris sukabumi, makanan sehat, jajanan tradisional
Konsumsi Minuman Sangat Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan https://www.pdiperjuanganbali.id/konsumsi-minuman-sangat-panas-kanker https://www.pdiperjuanganbali.id/konsumsi-minuman-sangat-panas-kanker Sebuah studi dari University of Oxford menemukan konsumsi minuman dengan suhu sangat panas dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan jenis squamous cell carcinoma (SCC) hingga tiga kali lipat, seperti dilansir dari Detik Health. Penelitian melibatkan hampir 980 ribu orang di Inggris yang diikuti selama 14 tahun untuk mempelajari kebiasaan minum dan kondisi kesehatan mereka. "Dibandingkan dengan konsumsi minuman pada suhu 'hangat', konsumsi minuman pada suhu 'sangat panas' dikaitkan dengan risiko SCC tiga kali lebih tinggi, tetapi tidak dengan risiko AC, setelah memperhitungkan frekuensi konsumsi," ujar peneliti, dikutip dari Guardian, Kamis (10/9/2026).

Lebih lanjut, "Setelah memperhitungkan suhu minuman, konsumsi enam cangkir atau lebih minuman panas setiap hari dibandingkan kurang dari enam cangkir dikaitkan dengan peningkatan risiko SCC sebesar 71 persen, sementara kaitannya dengan AC sangat kecil," tambahnya.

Dr Keren Papier, ahli epidemiologi nutrisi senior di University of Oxford, memimpin studi ini yang menggunakan data survei preferensi suhu minuman dari peserta, bukan pengukuran suhu langsung. Temuan ini sejalan dengan penelitian di berbagai wilayah dunia yang menunjukkan minuman bersuhu 70 derajat Celsius atau lebih dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

]]>
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/Jerome Tisne) Thu, 10 Sep 2026 03:15:41 +0000 Nadine Elvaretta kanker kerongkongan, minuman panas, risiko kanker, scc, epidemiologi nutrisi
5 Organ Tubuh yang Bisa Diangkat dan Manusia Tetap Hidup https://www.pdiperjuanganbali.id/organ-tubuh-manusia-tetap-hidup https://www.pdiperjuanganbali.id/organ-tubuh-manusia-tetap-hidup Tubuh manusia bekerja dalam sistem yang rumit dengan banyak organ, tetapi ada 5 organ tubuh yang tetap memungkinkan manusia hidup walau organ tersebut diangkat.

  1. Usus Buntu — Organ berukuran sebesar jari kelingking di bagian kanan bawah usus besar ini dapat mengalami peradangan (apendisitis) yang membutuhkan operasi pengangkatan darurat atau apendektomi.
  2. Amandel — Kelenjar getah bening di belakang tenggorokan yang bertugas menangkap bakteri dan virus ini bisa diangkat melalui prosedur tonsilektomi jika terjadi infeksi bakteri berulang, di mana fungsinya akan diambil alih oleh jaringan limfoid lain.
  3. Adenoid — Terletak di belakang hidung, adenoid memiliki fungsi mirip amandel dan sering diangkat bersamaan dalam prosedur tonsilektomi dan adenoidektomi saat mengalami peradangan atau infeksi.
  4. Kantong Empedu — Berfungsi menyimpan cairan empedu dari hati untuk mencerna lemak, organ ini perlu diangkat melalui kolesistektomi jika mengalami peradangan atau kolesistitis akibat infeksi maupun batu empedu.
  5. Limpa — Organ penyaring darah ini dapat diangkat melalui prosedur splenektomi jika menjadi terlalu aktif menghancurkan sel sehat seperti pada kasus ITP, meski pasien tanpa limpa akan lebih rentan terhadap infeksi.
]]>
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock) Thu, 10 Sep 2026 01:17:12 +0000 Kiana Elvaretta organ tubuh manusia, fungsi organ tubuh, apendektomi, tonsilektomi, kolesistektomi, kesehatan
Dokter Jelaskan Risiko dan Manfaat Konsumsi Jahe Mentah untuk Flu https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jelaskan-risiko-manfaat-jahe-mentah https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-jelaskan-risiko-manfaat-jahe-mentah Jahe dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh. Saat gejala flu mulai muncul, jahe juga dipercaya dapat mengurangi radang tenggorokan serta memberikan rasa hangat.

Meski demikian, konsumsi jahe mentah secara langsung terutama saat perut kosong, berpotensi menimbulkan risiko iritasi lambung. Keluhan seperti rasa tidak nyaman hingga heartburn bisa muncul akibat cara konsumsi ini.

Dokter spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan bahwa jahe bukanlah obat instan untuk menghilangkan virus flu. Menurut dr Yaze, jahe efektif untuk meredakan radang tenggorokan dan menghangatkan tubuh, tetapi tidak dapat membunuh virus secara langsung.

]]>
Foto: Ilustrasi jahe (Getty Images/Liudmila Chernetska) Thu, 10 Sep 2026 00:24:35 +0000 Calista Revalina Syahira jahe mentah, flu, risiko jahe, manfaat jahe, konsumsi jahe aman
Wanita Texas Berusia 105 Tahun Ungkap Rahasia Umur Panjang https://www.pdiperjuanganbali.id/wanita-texas-105-tahun-rahasia-umur-panjang https://www.pdiperjuanganbali.id/wanita-texas-105-tahun-rahasia-umur-panjang Bayanda Vidock, seorang wanita berusia 105 tahun asal Texas, membagikan rahasia umur panjang dan kesehatan fisiknya yang tetap terjaga. Menurut informasi yang dilansir dari Detik Health, rahasia tersebut mencakup kebiasaan hidup aktif, menjaga pola makan, serta senantiasa bersyukur.

Lahir pada tahun 1921 dan dibesarkan di West Palm Beach, Florida, Vidock pernah menjadi sukarelawan USO saat Perang Dunia II. Di sana ia bertemu suaminya, Charles, sebelum akhirnya menetap di Texas pada 1946 dan menghabiskan puluhan tahun berkeliling dunia bersama.

Dalam perayaan ulang tahunnya, Vidock menegaskan bahwa spiritualitas dan rasa syukur menjadi landasan utama perjalanan hidupnya yang panjang.

]]>
Foto: Ilustrasi panjang umur (Getty Images/tkpond) Wed, 09 Sep 2026 23:10:14 +0000 Aletheia Keandra Putri umur panjang, gaya hidup sehat, lansia 105 tahun, rahasia kesehatan, penuaan sehat
Minum Air Kelapa Berlebihan Memicu Hiperkalemia dan Masalah Pencernaan https://www.pdiperjuanganbali.id/bahaya-minum-air-kelapa-berlebihan-hiperkalemia https://www.pdiperjuanganbali.id/bahaya-minum-air-kelapa-berlebihan-hiperkalemia Popularitas air kelapa sebagai minuman penunjang gaya hidup sehat terus meningkat di media sosial. Dikutip dari Detik Food, minuman yang kerap dijuluki minuman olahraga alami ini kaya elektrolit seperti kalium, magnesium, kalsium, natrium, dan fosfor. Satu porsi 250 mililiter air kelapa menyuplai antioksidan serta mengandung 40-60 kalori dengan rasa manis alami.

Kendati kaya nutrisi dan rendah kalori, konsumsi minuman penyegar ini tetap memerlukan batasan harian agar tidak menimbulkan masalah kesehatan. Bagi orang dewasa sehat, takaran harian yang aman dikonsumsi berkisar antara 250 hingga 500 mililiter atau setara 1-2 cangkir. Jumlah tersebut dapat ditingkatkan hingga 750 mililiter khusus setelah melakukan aktivitas olahraga berat guna mengganti cairan serta elektrolit tubuh.

Ancaman utama dari konsumsi air kelapa secara berlebihan adalah hiperkalemia, yaitu lonjakan kadar kalium dalam darah. Kondisi medis ini ditandai dengan munculnya gejala lemas, kelelahan, mual, hingga gangguan detak jantung yang tidak teratur.

]]>
Foto: shutterstock Wed, 09 Sep 2026 23:08:16 +0000 Arkananta Zaidan air kelapa, bahaya air kelapa, efes samping air kelapa, hiperkalemia, takaran minum air kelapa
Penelitian Ungkap Jalan Cepat Lebih Efektif dari Jumlah Langkah Banyak https://www.pdiperjuanganbali.id/penelitian-jalan-cepat-efektif-langkah https://www.pdiperjuanganbali.id/penelitian-jalan-cepat-efektif-langkah Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine menunjukkan bahwa berjalan dengan langkah lebih sedikit namun dengan kecepatan lebih tinggi dapat memberikan manfaat kesehatan yang setara dengan berjalan banyak langkah tapi dengan tempo pelan.

Menurut Prof Emmanuel Stamatakis dari Monash University, target populer 10 ribu langkah sehari bukan berdasarkan bukti ilmiah, melainkan merupakan hasil promosi pedometer di Jepang pada 1960-an. Target ini kerap dirasakan berat oleh orang sibuk dan lansia.

"Seseorang yang berjalan 4.000 langkah per hari dengan tempo cepat sudah mendapatkan manfaat signifikan. Bagi yang tidak bisa berjalan cepat, mengumpulkan langkah lebih banyak dengan kecepatan santai juga memberikan manfaat besar," kata Prof Stamatakis, dikutip dari Detik Health.

]]>
Foto ilustrasi: Getty Images/Perawit Boonchu Wed, 09 Sep 2026 22:24:36 +0000 Xavier Malik jalan kaki, langkah cepat, kesehatan, risiko kematian, studi monash university
Menakar Anggaran Rp10 Ribu Program Makan Bergizi Gratis https://www.pdiperjuanganbali.id/menakar-anggaran-makan-bergizi-gratis https://www.pdiperjuanganbali.id/menakar-anggaran-makan-bergizi-gratis Tantangan besar membentang dalam pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Lembaga Southeast Asian Ministers of Education Organisation-Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO-RECFON) baru saja merilis hasil kajian mendalam mengenai kondisi gizi anak di Tanah Air. Temuan akademis ini dihadirkan sebagai landasan pacu bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pemenuhan gizi yang tepat sasaran.

Tidak sekadar memetakan persoalan nutrisi, SEAMEO RECFON merancang rekomendasi menu bergizi dengan mengoptimalkan potensi bahan pangan lokal. Pendekatan ini menegaskan bahwa piring makan anak harus diselaraskan dengan keanekaragaman pangan di setiap wilayah.

Dinamika Anggaran dan Tantangan Pangan Lokal

Di tengah pemetaan tersebut, muncul diskusi hangat terkait kecukupan alokasi dana Rp10 ribu per porsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Angka nominal ini sempat memicu keraguan publik akan kemampuannya memenuhi standar gizi harian anak. Namun, perspektif berbeda disampaikan oleh pakar nutrisi dari Universitas MH Thamrin yang juga Deputi Direktur Program SEAMEO RECFON, Dr dr Brian Sri Prahastuti.

]]>
ilustrasi menu makanan bergizi anak (Foto: Pexels) Wed, 09 Sep 2026 14:08:29 +0000 Clarissa Amara seameo recfon, makan bergizi gratis, gizi anak, pangan lokal, brian sri prahastuti
7 Makanan yang Dihindari Pakar Usus demi Menjaga Pencernaan https://www.pdiperjuanganbali.id/makanan-dihindari-pakar-usus-pencernaan https://www.pdiperjuanganbali.id/makanan-dihindari-pakar-usus-pencernaan Kesibukan di pagi hari sering membuat seseorang memilih makanan praktis yang kemasan dan ultra-proses, padahal dapat berdampak buruk bagi saluran pencernaan. Dokter bedah kolorektal, Dr Parameshwara C M, membagikan 7 jenis makanan yang ia hindari demi menjaga kesehatan usus.

  • Camilan dengan Pewarna Buatan — Permen dan keripik berwarna mencolok mengandung pewarna berbasis petroleum seperti Red 40 yang memicu peradangan. Ia menyarankan menggantinya dengan kacang-kacangan, biji labu, atau buah beri segar.
  • Protein Bar — Mengandung gula alkohol dan bahan tambahan yang berisiko menyebabkan kembung serta gangguan pencernaan parah. Sumber protein utuh seperti telur, ikan, lentil, atau cottage cheese menjadi alternatif lebih baik.
  • Sereal Sarapan Tinggi Gula — Memiliki kadar gula tambahan tinggi yang dapat melonjakkan gula darah secara cepat lalu menurunkan energi drastis. Gandum utuh seperti rolled oats dengan biji chia dan buah segar lebih disarankan.
  • Pemanis Buatan — Sukralosa dan sakarin pada produk rendah kalori atau soda diet dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota usus. Sebagai gantinya, gunakan air soda dengan perasan jeruk nipis atau teh herbal tanpa gula.
  • Daging Olahan — Bacon dan sosis termasuk karsinogen Grup 1 menurut WHO yang meningkatkan risiko kanker kolorektal. Konsumsi protein minim proses seperti telur, ikan, atau lentil lebih dianjurkan.
  • Saus dengan Kandungan Gula Tinggi — Saus kemasan seperti saus tomat dan barbeku bisa mengandung hingga empat sendok teh gula rafinasi per porsi. Alternatif sehatnya adalah minyak zaitun, perasan lemon, atau salsa buatan sendiri.
  • Makanan yang Mengandung Banyak Pengemulsi — Polysorbate 80 pada es krim dan produk panggang komersial dapat mengikis lapisan lendir pelindung usus. Greek yoghurt tawar dengan madu merupakan pilihan yang jauh lebih aman.
]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/Sewcream Wed, 09 Sep 2026 13:21:17 +0000 Zivana Leticia kesehatan usus, makanan dihindari, pencernaan, pemanis buatan, daging olahan, dr parameshwara
Kemenkes dan Pakar Soroti Lonjakan Tren Bunuh Diri Serta Self&Harm di Usia Muda https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-soroti-tren-bunuh-diri-anak-muda https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-soroti-tren-bunuh-diri-anak-muda Kemunculan tren perilaku menyakiti diri sendiri (self-harm) pada usia yang semakin muda memicu perhatian serius terhadap kasus bunuh diri di Indonesia, seperti dilansir dari Detik Health. Data layanan konsultasi kesehatan jiwa mengindikasikan bahwa anak-anak usia sekolah dasar telah mulai mengakses bantuan profesional.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan RI Imran Pambudi menyatakan bahwa data rekapitulasi kasus bunuh diri dari kepolisian masih membutuhkan verifikasi ulang akibat adanya perbedaan angka.

"Jadi data kasus bunuh diri ini kan kita ngambil dari polisi. Jadi kemarin kami coba rekap ternyata masih ada selisih. Jadi saya harus klarifikasi lagi ke kepolisian apakah angka ini benar," tutur Imran.

]]>
Foto: Ilustrasi bunuh diri (Getty Images/iStockphoto/ohishiistk) Wed, 09 Sep 2026 12:57:21 +0000 Kenzo Abimanyu kasus bunuh diri, kesehatan mental anak, self harm usia muda, faktor pemicu bunuh diri, kementerian kesehatan
SEAMEO RECFON Sampaikan Temuan Defisiensi Gizi Anak ke BGN https://www.pdiperjuanganbali.id/seameo-recfon-sampaikan-temuan-defisiensi-gizi https://www.pdiperjuanganbali.id/seameo-recfon-sampaikan-temuan-defisiensi-gizi SEAMEO Regional Centre for Food and Nutrition (RECFON) merencanakan penyampaian hasil riset mendalam mengenai kekurangan zat gizi mikro pada anak usia sekolah kepada Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (9/9/2026) di Jakarta Pusat.

Riset yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini mencatat bahwa anak-anak di Indonesia masih mengalami defisiensi mikronutrisi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Direktur Pusat SEAMEO RECFON Prof Rini Sekartini menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari program kerja lembaga untuk jangka panjang.

]]>
Konferensi pers SEAMEO RECFON. Foto: Cicin Yulianti Wed, 09 Sep 2026 12:09:20 +0000 Arlo Ganendra seameo recfon, defisiensi gizi, badan gizi nasional, gizi anak, mikronutrisi
Dokter Mata Sarankan Bilas Mata dengan Air Mengalir Saat Kemasukan Abu Vulkanik https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-mata-bilas-mata-abu https://www.pdiperjuanganbali.id/dokter-mata-bilas-mata-abu Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang beterbangan dapat masuk ke mata dan menyebabkan rasa perih, mengganjal, serta mata berair. Dalam kondisi tersebut, mata harus segera dibilas dengan air mengalir agar abu yang menempel dapat terangkat.

Dokter spesialis mata dr Rini Sulastiwaty Situmorang dari Mayapada Eye Centre menyarankan penggunaan air mengalir sebagai cara paling efektif untuk membersihkan mata yang kemasukan abu vulkanik, dilansir dari Detik Health.

"Paling efektif ya dengan air mengalir. Karena kalau hanya dengan kedip-kedip kalau dia bendanya nempel, bisa jadi tidak lepas," ujar dr Rini saat ditemui di MEC Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).

]]>
Ilustrasi mata kelilipan (Foto: Getty Images/yamasan) Wed, 09 Sep 2026 11:17:32 +0000 Aletheia Keandra Putri mata, abu vulkanik, iritasi mata, bilas mata, mayapada eye centre
Kemenkes Usut Penyebab Gangguan Ingatan Siswi Keracunan MBG di Karo https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-usut-gangguan-ingatan-siswi-karo https://www.pdiperjuanganbali.id/kemenkes-usut-gangguan-ingatan-siswi-karo Kementerian Kesehatan belum dapat memastikan keterkaitan antara gangguan ingatan yang dialami seorang siswi SMA di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dengan insiden keracunan Makanan Bergizi Gratis, Rabu (9/9/2026), dilansir dari Detik Health. Siswi bernama Febiona Purba (16) tersebut saat ini dirawat secara intensif di RSUP Adam Malik Medan setelah sebelumnya sempat mendapat penanganan awal di RSU Haji Medan. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman menyampaikan bahwa penanganan medis terhadap Febiona melibatkan tim dokter lintas spesialisasi.

"Saat ini sedang ditangani di RS Adam Malik Medan oleh dokter spesialis gastro anak dan dokter psikiatri," kata Aji saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/9/2026).

Pihak Kemenkes menegaskan proses evaluasi medis masih berjalan sehingga belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab pasti kondisi korban. "Belum dapat disimpulkan ada kaitan dengan MBG," tegasnya.

]]>
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/helovi Wed, 09 Sep 2026 09:45:13 +0000 Donna Hettinger kemenkes, keracunan mbg, karo, rsud adam malik, kesehatan anak
Cara Aman Membersihkan Rumah dari Abu Vulkanik Tanpa Merusak Mata https://www.pdiperjuanganbali.id/cara-aman-bersihkan-rumah-abu-vulkanik https://www.pdiperjuanganbali.id/cara-aman-bersihkan-rumah-abu-vulkanik Aktivitas pembersihan lingkungan rumah perlu dilakukan secara hati-hati setelah erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mereda. Pasalnya, debu vulkanik mengandung partikel silika yang dapat memicu iritasi pada mata, kulit, hingga sistem pernapasan.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk meminimalkan paparan debu dan mengenakan alat pelindung mata saat beraktivitas di luar rumah. Risiko gangguan kesehatan mata tetap ada saat proses pembersihan berlangsung karena partikel abu mudah beterbangan.

Dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Centre (MEC), dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), MM, menyarankan penggunaan kacamata pelindung tertutup atau goggles saat membersihkan area yang terpapar abu vulkanik, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

]]>
Ilustrasi (Foto: Getty Images/dolgachov) Wed, 09 Sep 2026 09:15:22 +0000 Donna Hettinger abu vulkanik, cara bersihkan rumah, kesehatan mata, kacamata goggle, pertolongan pertama kelilipan
Konsumsi Minuman Manis Harian Gandakan Risiko Kanker Lambung https://www.pdiperjuanganbali.id/konsumsi-minuman-manis-gandakan-risiko-kanker-lambung https://www.pdiperjuanganbali.id/konsumsi-minuman-manis-gandakan-risiko-kanker-lambung Kebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis saban hari memicu ancaman serius bagi kesehatan organ pencernaan. Riset terbaru menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis harian dapat melipatgandakan risiko terkena kanker lambung dibanding orang yang jarang meminumnya.

Temuan ini dilansir dari Detik Health yang mengutip pernyataan Dr Vishal Khurana. Menurut Spesialis Gastroenterologi dari Metro Hospital Faridabad tersebut, publik perlu menyikapi hasil penelitian ini secara cermat dan rasional.

Hasil studi mendapati adanya asosiasi atau hubungan keterkaitan, bukan bukti langsung bahwa produk manis merupakan penyebab tunggal kanker lambung. Proses munculnya sel kanker pada lambung sangat kompleks karena melibatkan faktor genetik, pengaruh lingkungan, dan gaya hidup.

]]>
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/SB Arts Media Wed, 09 Sep 2026 07:35:16 +0000 Zevania Ayra Khaliqa minuman manis, bahaya gula berlebih, kanker lambung, risiko kanker lambung, pola hidup sehat
Kepala KPPG Medan Klarifikasi Kondisi Siswa Keracunan Makanan di Karo https://www.pdiperjuanganbali.id/kepala-kppg-medan-klarifikasi-kondisi https://www.pdiperjuanganbali.id/kepala-kppg-medan-klarifikasi-kondisi Seorang siswa bernama Febiona Purba (16) diduga mengalami gangguan ingatan setelah keracunan makanan bergizi gratis di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dan menjalani perawatan di rumah sakit. Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, menyatakan bahwa saat perawatan di RSU Haji Medan, orang tua korban sempat menyampaikan dugaan gangguan ingatan tersebut. "Sepengetahuan kami selama mendampingi yang bersangkutan di RS Haji saat kunjungan, orangtua pernah menyampaikan hal tersebut. Namun tim kami yang mendampingi melaporkan kondisi yang bersangkutan per hari sampai kepulangan ke Karo, yang bersangkutan dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat menceritakan pengalamannya," ujar Donal Simanjuntak, dilansir dari Detik Health.

Donal juga mengungkapkan bahwa pihaknya kembali bertemu dengan Febiona di RSUP Adam Malik Medan pada 8 September.

"Saat kami ketemu lagi tanggal 8 September di RS Adam Malik, yang bersangkutan masih mengenal kami dan kami berbicara dengan baik," kata Donal. Donal menambahkan bahwa pihaknya terus memantau kondisi korban, dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono juga memperhatikan perkembangan kondisi Febiona.

]]>
Foto: Rechtin Hani Ritonga/detikSumut Wed, 09 Sep 2026 06:43:38 +0000 Aleyda Syakira keracunan makanan, kppg medan, siswa, karo, gangguan ingatan
Remaja di AS Dioperasi Angkat Gumpalan Rambut 1,5 Kg di Perut https://www.pdiperjuanganbali.id/remaja-angkat-gumpalan-rambut-perut https://www.pdiperjuanganbali.id/remaja-angkat-gumpalan-rambut-perut Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun di Amerika Serikat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat setelah muntah-muntah hebat dan ditemukan gumpalan rambut seberat 1,5 kg dalam perutnya, menurut laporan medis yang dilansir dari Detik Health.

Gumpalan rambut tersebut dikenal sebagai trichobezoar, kondisi langka di mana rambut menumpuk di saluran pencernaan dan dalam kasus ekstrem bisa memanjang hingga usus, disebut Sindrom Rapunzel.

Pasien datang ke IGD setelah muntah selama sehari penuh. CT scan menunjukkan benda asing besar memenuhi perut, diduga trichobezoar. Tidak ditemukan tanda kebotakan atau gangguan jiwa yang biasanya terkait kebiasaan mencabut rambut.

]]>
Foto: Journal of Medical Case Reports Wed, 09 Sep 2026 06:06:59 +0000 Arkananta Zaidan remaja, gumpalan rambut, trichobezoar, operasi, kesehatan, migrain