Menjelajahi Aroma Khas Buku Tua dan Penyebabnya

Smallest Font
Largest Font

Banyak orang menyukai aroma khas buku tua yang berbeda dari buku baru. Aroma ini muncul akibat proses kimia yang terjadi pada kertas dan bahan pembuat buku selama bertahun-tahun.

Fenomena ini dikenal dengan istilah bibliosmia, yang diperkenalkan oleh profesor bahasa Inggris Oliver Tearle pada 2014. Istilah ini menggambarkan kesenangan mencium bau buku lama, yang tiap orang bisa deskripsikan berbeda sesuai pengalaman masing-masing.

Rab Nawaz Khan, ahli neurologi di NCA NHS Foundation Trust, menjelaskan aroma buku tua memiliki karakter hangat, beraroma kayu, sedikit manis, berdebu, dan kadang mengandung sentuhan vanili serta aroma apak yang samar.

Aroma buku lama erat kaitannya dengan kenangan. Aroma tertentu dapat membangkitkan memori akan perpustakaan, sekolah, atau suasana tenang saat membaca. Ini karena jalur penciuman langsung mengarah ke bagian otak yang mengolah emosi dan memori.

Selain itu, senyawa aroma seperti vanila dan almond bisa mengaktifkan sistem penghargaan otak yang dipengaruhi dopamin, sehingga aroma buku tua juga memberikan sensasi menyenangkan.

Molekul Penyebab Aroma Khas Buku Tua

Seiring bertambahnya usia, selulosa dan lignin dalam kertas mengalami penguraian menghasilkan senyawa organik volatil (VOC) yang tercium sebagai aroma khas buku lama.

Beberapa molekul penting yang berperan adalah benzaldehida (aroma almond), furfural (aroma roti panggang), guaiacol (aroma asap dan pedas), dan vanillin (aroma vanila manis).

Variasi Aroma Buku Tua

Aroma tiap buku tua berbeda karena pengaruh usia, jenis kertas, tinta, bahan penjilidan, dan kondisi penyimpanan. Kertas berbahan bubur kayu yang mengandung lignin menghasilkan aroma berbeda dibandingkan kertas rag paper yang hampir tidak mengandung lignin.

Debu, kelembapan, dan jamur juga dapat mengubah aroma buku, sehingga lingkungan penyimpanan berperan penting dalam karakter bau buku tua.

Aroma Buku Baru dan Keamanan

Buku baru memiliki aroma yang disebabkan oleh senyawa dari proses produksi tinta, bahan kimia kertas, dan perekat penjilidan. Senyawa ini biasanya lebih banyak dilepaskan dibanding buku tua dan berkurang seiring waktu.

Aroma kertas tua yang bersih dan kering umumnya tidak berbahaya. Namun, buku yang lembap dan berjamur dapat menyebabkan iritasi dan masalah pernapasan, sehingga harus diwaspadai terutama bagi yang sensitif.

Menghindari kontak langsung dengan buku berjamur dan menjaga kebersihan koleksi buku sangat penting untuk kesehatan.

Aroma buku tua yang khas merupakan perpaduan dari proses kimia, bahan pembuat buku, dan memori yang tersimpan di otak, menjadikannya pengalaman unik bagi para penggemar buku.

Penjelasan ini dikutip dari Detikcom sebagai sumber informasi utama.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed