FC Barcelona Dekati Rodri Usai Frenkie De Jong Alami Cedera Lutut Parah

Smallest Font
Largest Font

Gelandang FC Barcelona Frenkie de Jong dipastikan absen pada awal musim LaLiga 2026/2027 akibat mengalami cedera robek ligamen lutut kanan saat membela tim nasional Belanda di Piala Dunia 2026. Situasi ini mendorong manajemen Barcelona untuk mengontak perwakilan gelandang Manchester City, Rodri, guna memperkuat lini tengah klub Catalonia tersebut.

Hasil pemeriksaan medis yang dirilis pihak klub mengonfirmasi bahwa De Jong menderita cedera medial collateral ligament (MCL) pada lutut kayanya. Cedera tersebut diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan hingga beberapa bulan, sehingga sang pemain dipastikan absen dalam laga pembuka LaLiga melawan Elche pada 23 Agustus 2026.

Pihak klub merilis pernyataan resmi terkait kondisi kesehatan sang pemain tengah.

"Pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa De Jong mengalami robekan pada medial collateral ligament (MCL) di lutut kanannya," tulis manajemen Barcelona dalam pernyataan resminya.

Klub menambahkan bahwa tindakan medis lanjutan sedang dilakukan tanpa perlu mengambil langkah operasi.

"Pemain akan terus menjalani perawatan di bawah pengawasan tim medis klub, dengan perkembangannya yang akan dievaluasi dalam beberapa minggu mendatang," lanjut pihak klub.

Pemain berusia 29 tahun tersebut membantah rumor yang menyebut dirinya memaksakan diri bermain saat mengalami cedera di Piala Dunia. Melalui akun media sosial pribadinya, De Jong memberikan klarifikasi mengenai proses diagnosis awal yang diterimanya dari tim medis nasional.

"Biasanya, saya tidak terlalu memperhatikan apa yang ditulis tentang saya, tim, atau klub. Namun baru-baru ini, ada banyak spekulasi tentang cedera saya dan situasi saya di Barca," tulis Frenkie de Jong di akun Instagram miliknya.

Ia menuturkan bahwa laporan palsu mengenai komitmennya terhadap klub sangat menggangu pikirannya.

"Sangat sulit bagi saya untuk melihat orang-orang mempertanyakan hubungan dan komitmen saya kepada klub karena laporan palsu. Sepak bola adalah segalanya bagi saya, dan saya selalu memberikan segalanya yang saya miliki untuk FC Barcelona dan negara saya. Saya sekarang fokus sepenuhnya pada pemulihan saya dan kembali ke lapangan secepat mungkin," ungkap De Jong.

Ia menceritakan bahwa tim medis awalnya menilai masalah pada lututnya tidak berisiko fatal.

"Pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa De Jong mengalami robekan pada medial collateral ligament (MCL) di lutut kanannya," kata De Jong mengungkapkan diagnosa awal yang diterimanya.

Ia menambahkan kondisi fisik yang dialaminya selama turnamen berlangsung.

"Satu-satunya tantangan adalah bermain dengan rasa sakit, tetapi sepanjang karier saya, saya telah melakukan itu kapan pun saya bisa berkontribusi untuk tim, baik untuk klub maupun negara saya," ujar De Jong.

Ia pun menegaskan bahwa hasil pemeriksaan susulan menunjukkan kondisi cedera yang lebih serius dari perkiraan awal.

"Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa cederanya lebih serius daripada yang ditentukan di awal. Untungnya, pada tahap ini tidak perlu dilakukan operasi, dan saya sekarang fokus sepenuhnya pada pemulihan dan kembali ke lapangan secepat mungkin," jelas gelandang asal Belanda tersebut.

Respons emosional tersebut diunggah guna meluruskan simpang siur mengenai komitmen profesionalitasnya di Camp Nou.

"Teman-teman fans sekalian, saya biasanya tidak terlalu memperhatikan apa yang ditulis tentang saya, tim, atau klub, tetapi baru-baru ini ada banyak spekulasi tentang cedera saya dan situasi saya di Barcelona," tulis De Jong dalam pesan terbukanya.

Ia mengungkapkan kekecewaannya atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

"Sangat berat bagi saya melihat orang-orang meragukan hubungan dan komitmen saya kepada klub karena berita bohong," tegas De Jong.

Ia kembali menegaskan dedikasinya untuk seragam Blaugrana dan tim nasional.

"Sepak bola adalah segalanya bagi saya, dan saya telah memberikan segalanya untuk Barcelona dan negara saya.. karena itulah saya ingin membagikan apa yang sebenarnya terjadi kepada Anda," tutur De Jong.

Pemain bernomor punggung 21 ini menjelaskan kronologi cedera yang dialaminya selama bertanding di Amerika Serikat.

"Selama Piala Dunia, saya mengalami cedera pada lutut saya. Setelah pemeriksaan awal, dokter memberi tahu saya bahwa itu cedera ringan dan tidak akan bertambah buruk jika saya terus bermain," kata De Jong.

Ia membeberkan komitmennya untuk tetap bermain meski menahan rasa sakit di lapangan.

"Satu-satunya tantangan adalah bertanding sambil menahan sakit, tetapi sepanjang karier saya selalu melakukan itu setiap kali bisa berkontribusi, baik untuk klub maupun tim nasional," lanjut De Jong.

Ia menerangkan proses evaluasi ulang yang dilakukannya sekembali dari masa liburan.

"Saat liburan, saya kembali ke Barcelona untuk pemeriksaan lanjutan, dan hasilnya menunjukkan bahwa cederanya lebih parah dari diagnosis awal. Beruntung saat ini tidak diperlukan tindakan operasi, dan saya kini fokus penuh untuk pulih serta kembali ke lapangan secepatnya," papar De Jong.

De Jong juga menggarisbawahi upayanya untuk menjaga kebugaran fisik demi membela klub.

"Saya bekerja setiap hari untuk berada dalam kondisi fisik terbaik," ujar De Jong.

Ia menegaskan tanggung jawabnya sebagai pemain profesional di Barcelona.

"Saya sangat serius dalam menjalankan profesi, menjaga tubuh, dan memenuhi tanggung jawab terhadap tim. Namun terkadang ada hal-hal di luar kendali, dan cedera ini adalah salah satunya," tambah De Jong.

Ia menutup pernyatannya dengan pesan loyalitas bagi para pendukung klub Catalonia tersebut.

"Bermain untuk Barcelona dan tim nasional Belanda adalah hal yang sangat saya banggakan, dan komitmen saya tidak akan pernah berubah.. Saya akan terus memberikan segalanya untuk lambang ini, rekan tim, dan fans kami. Masih banyak momen yang ingin diciptakan dan target yang ingin dicapai bersama.. terima kasih atas dukungan kalian. Saya tidak sabar untuk kembali," tutup De Jong.

Selain masalah cedera, hubungan De Jong dengan pelatih Hansi Flick dilaporkan merenggang sejak perempat final Liga Champions musim 2025/2026 lalu, ketika ia memilih tidak bermain melawan Atletico Madrid kendati telah mendapat lampu hijau dari tim medis. Ketidakpastian ini membuat Barcelona siap mendengarkan tawaran dari klub lain jika ada proposal masuk sebelum bursa transfer musim panas ditutup.

Karena masa absen De Jong diperkirakan melebihi 28 hari, Barcelona berhak mengajukan klaim kompensasi kepada FIFA melalui Club Protection Scheme. Sesuai regulasi, kompensasi harian dapat mencapai 20.548 euro dengan batas maksimal 7,5 juta euro per pemain. Sementara itu, Barcelona juga harus bersaing dengan Real Madrid dan Paris Saint-Germain yang turut mengincar Rodri.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed