FCSB Ditahan Imbang Petrolul Ploiesti 2 2 Di Arena Nationala
FCSB ditahan imbang 2-2 oleh Petrolul Ploiesti dalam pertandingan pekan kesembilan Superliga Rumania yang berlangsung di Arena Nationala, Bucharest, pada Senin malam, 14 September 2026.
Tim tamu membobol gawang tuan rumah lebih dulu pada menit ketiga melalui gol Dan Nlundulu. Gol tersebut tercipta setelah gelandag anyar FCSB, Karlo Muhar, melakukan kesalahan penguasaan bola di area pertahanan sendiri.
FCSB berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-14 lewat eksekusi penalti Ofri Arad. Penalti diberikan turned was was usai penyerang Arnold Garita dijatuhkan oleh bek Petrolul, Mark Tutu, di dalam kotak terlarang.
Tuan rumah membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-24 setelah Meriton Korenica memanfaatkan kesalahan operan dari pemain Petrolul, Hanca. Namun, Petrolul Ploiesti berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 hingga laga usai.
Pertandingan ini menandai kembalinya FCSB ke Arena Nationala setelah lima bulan beroperasi di stadion lain. Laga tersebut disaksikan sekitar 10.000 penonton yang hadir di tribun.
Sebelum pertandingan dimulai, Pejabat FCSB Mihai Stoica mengomentari kondisi lawan dan persiapan timnya setelah kekalahan dari UTA Arad.
"Petrolul adalah tim yang mengejutkan kita semua. Musim lalu ada beberapa masalah, rumput stadion saat ini sangat bagus. Pertandingan kami melawan Petrolul selalu berjalan aneh. Kadang menang mudah, kadang imbang tiba-tiba," kata Mihai Stoica, Pejabat FCSB.
Mihai Stoica menambahkan bahwa kekalahan pada laga sebelumnya memberi pelajaran penting bagi skuadnya untuk segera bangkit.
"Tidak ada hal buruk yang terjadi pekan lalu. Itu bukan kekalahan yang menyakitkan, melainkan kekalahan yang tidak adil akibat kesalahan besar. Hasil itu menjadi kejutan yang kami butuhkan untuk kembali ke jalur yang benar," kata Mihai Stoica, Pejabat FCSB.
Di sisi lain, pelatih FCSB Marius Baciu sempat mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya sebelum pertandingan pekan ini digelar.
"Saya akan selalu menghormati Pak Gigi seumur hidup saya, tetapi Anda harus terbuat dari batu untuk tidak bereaksi sama sekali. Pada hari Senin, saya hadir dan bertukar pesan dengan MM Stoica, itu sangat berarti bagi saya. Saya memutuskan bertahan demi FCSB. Saya sempat ingin mundur, tetapi itu hanya emosi sesaat," kata Marius Baciu, Pelatih FCSB.
Marius Baciu memantapkan niatnya untuk terus mendampingi tim setelah melakukan diskusi internal bersama para pemain.
"Setelah itu saya berdiskusi dengan para pemain dan dari situlah saya memutuskan untuk melanjutkan pekerjaan ini," kata Marius Baciu, Pelatih FCSB.
Kritik terhadap performa pemain juga dilontarkan oleh mantan pemain, Nana Falemi, yang menilai pergerakan lini depan FCSB masih belum optimal.
"Dinamika tim sangat bagus dan bola mengalir ke semua orang. Namun, saya melihat masalah pada Garita karena dia terlalu lambat. Steaua membutuhkan dinamika lebih di barisan depan, terutama saat kehilangan bola dan butuh melakukan tekanan," kata Nana Falemi, Pengamat Sepak Bola.
Nana Falemi juga memberikan pandangannya terkait penampilan Karlo Muhar yang diganti pada jeda antarbabak.
"Muhar memberi kesan yang baik bagi saya. Dia memiliki dinamika dan kontrol bola yang bagus serta kuat di lapangan. Dia mengontrol lini tengah dengan baik, meski terkadang naik terlalu jauh," kata Nana Falemi, Pengamat Sepak Bola.
Hasil imbang ini menahan posisi FCSB di papan tengah klasemen sementara Superliga, sementara Petrolul Ploiesti berhasil mencuri satu poin dari laga tandang mereka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow