Harry Maguire Minta Pemain Anyar Manchester United Terbiasa Kritik Media

Smallest Font
Largest Font

Bek Manchester United, Harry Maguire, menanggapi sorotan tajam publik setelah timnya menelan kekalahan 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka Liga Inggris 2026/2027, sebagaimana dilansir dari Bola.

Hasil buruk di MKM Stadium tersebut langsung memicu gelombang kritik di media massa dan media sosial. Meski demikian, tim asuhan Michael Carrick tersebut mampu bangkit dan memetik kemenangan 5-2 atas Ipswich Town pada Minggu (30/8/2026).

Maguire menilai besarnya tekanan publik setelah hasil minor pekan pertama merupakan hal wajar, namun ia menolak anggapan bahwa internal tim berada dalam kondisi darurat.

"Ini bukan krisis bagi kami," ujar Maguire.

Ia menekankan agar seluruh anggota tim tidak terpengaruh oleh narasi yang dibangun oleh pihak luar.

"Saya pikir pihak luar mencoba membawa situasi tersebut ke dalam klub dan membuatnya terasa seperti krisis. Namun, kami harus tetap fokus," kata Maguire.

Pemain berusia 33 tahun tersebut menambahkan bahwa menjaga kestabilan emosional merupakan kunci utama saat membela klub sebesar Setan Merah.

"Ketika menang, jangan terlalu tinggi. Ketika kalah, jangan terlalu rendah. Itu sangat penting bagi klub ini," tegasnya.

Sorotan media disinyalir memberikan dampak psikologis bagi deretan penggawa baru yang didatangkan pada bursa transfer musim panas 2026, seperti Youri Tielemans dan Andrey Santos.

Maguire menduga respons keras publik pascakekalahan dari Hull City sempat membuat para juniornya terkejut.

"Saya pikir para pemain baru mungkin sedikit terkejut dalam sepekan terakhir jika mereka membaca apa pun atau menonton televisi dan melihat berbagai pemberitaan," kata Maguire.

Ia mengingatkan bahwa perhatian intensif dari media merupakan konsekuensi logis yang harus diterima setiap pemain yang mengenakan seragam Manchester United.

"Namun, itu memang bagian dari bermain untuk klub ini. Semua orang ingin membicarakannya, terutama ketika kami kalah," imbuh dia.

Di samping persoalan mentalitas skuad, manajemen Manchester United masih berupaya memburu bek kiri baru sebelum bursa transfer resmi ditutup pada Selasa (1/9/2026) guna memberikan persaingan bagi Luke Shaw.

Meskipun rumor transfer terus berkembang jelang tenggat waktu, Maguire memastikan para pemain tetap menjaga konsentrasi penuh di lapangan.

"Kami tidak terlalu membicarakannya," ujar Maguire.

Ia mengaku tidak terlalu aktif memantau pergerakan transfer di media sosial maupun obrolan grup tim.

"Grup WhatsApp kami jelas tidak ramai karena itu. Saya mungkin akan mengeceknya pada akhir hari untuk melihat apa yang terjadi," sambung dia.

Mantan kapten Manchester United itu menyambut baik jika manajemen berhasil mendatangkan amunisi tambahan untuk memperkuat kedalaman skuad dalam perburuan gelar musim ini.

"Semoga ada beberapa kesepakatan menarik. Tetapi sebagai pemain, kami memiliki keyakinan besar terhadap skuad ini," tutur Maguire.

Ia meyakini kelengkapan komposisi tim akan memperbesar peluang klub meraih trofi di akhir musim.

"Kami memiliki skuad yang bagus. Jika klub ingin mendatangkan beberapa pemain untuk membantu kami, tentu semakin banyak semakin baik. Semakin besar skuad, semakin kuat pula tim, dan semakin besar peluang kami memenangkan trofi," ucapnya.

Kendati mendukung langkah klub di bursa transfer, Maguire memilih tidak menghabiskan waktunya untuk menyaksikan dinamika hari terakhir bursa transfer secara langsung.

"Saya tidak benar-benar duduk di depan televisi dan menontonnya," tutupnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed