Insiden Handball Harry Maguire Memicu Perdebatan Aturan Premier League
Gol kemenangan Manchester United atas Ipswich Town di Old Trafford pada Minggu (30/8/2026) memicu perdebatan mengenai potensi perubahan aturan Premier League musim depan akibat insiden handball Harry Maguire, seperti dilansir dari Bola.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah. Ipswich lebih dahulu memimpin lewat gol Leif Davis sebelum Bruno Fernandes menyamakan kedudukan, lalu bola tembakan Maguire yang mengenai Jacob Greaves menjadi gol bunuh diri yang membalikkan keadaan.
Tayangan ulang menunjukkan bola sempat menyentuh tangan Maguire sebelum tembakan dilepaskan. Meski pemain Ipswich meminta gol dianulir, VAR tetap mengesahkannya karena Maguire tidak mencetak gol secara langsung melainkan melalui gol bunuh diri Greaves.
Mantan penyerang Premier League, Jay Bothroyd, mengkritik regulasi yang ada meski membenarkan keputusan wasit di lapangan.
"Mereka mengambil keputusan yang benar karena memang itu aturannya. Tetapi, aturannya buruk. Pada akhirnya, itu handball dan gol tercipta karenanya. Itu tidak adil," ujar Jay Bothroyd, Mantan Penyerang Premier League.
Ia menambahkan bahwa posisi tangan Maguire memang tidak disengaja, namun dampak dari tersentuhnya bola tersebut sangat menguntungkan pihak penyerang.
"Handball Maguire tidak disengaja karena tangannya berada di atas. Tetapi, ketika bola jatuh kepadanya, dia melepaskan tembakan dan bola masuk melalui defleksi, permainan seharusnya dikembalikan. Gol itu tidak akan terjadi jika bola tidak mengenai tangannya," lanjut Jay Bothroyd.
Bothroyd menilai bahwa celah dalam regulasi saat ini membuat tim yang diuntungkan mendapat hasil sama seperti gol langsung.
"Keputusannya 100 persen benar. Tetapi, aturannya yang salah. Aturan itu 100 persen akan diubah pada musim depan," tegas Jay Bothroyd.
Di sisi lain, mantan wasit Premier League, Dermot Gallagher, memiliki pandangan berbeda dan mendukung penuh keputusan wasit Craig Pawson serta petugas VAR.
"Ini jelas keputusan yang tepat. Bola memang mengenai tangannya, tetapi bola mengenai tangan bukan sebuah pelanggaran dengan sendirinya. Harus ada unsur kesengajaan atau bola berujung pada gol yang dicetak oleh pemain itu sendiri," ulas Dermot Gallagher, Mantan Wasit Premier League.
Gallagher menegaskan bahwa prosedur penilaian yang dilakukan oleh perangkat pertandingan sudah sesuai dengan regulasi baku yang berlaku saat ini.
"Jadi, bukan karena kesalahan wasit atau VAR, mereka harus memberikan gol itu. Aturannya memang selalu seperti itu. Aturan tersebut diubah beberapa tahun lalu. Ini jelas gol bunuh diri dan sudah tercakup dalam hukum permainan," lanjut Dermot Gallagher.
Selain insiden kontroversial tersebut, hasil pertandingan ini memastikan Manchester United bangkit pascakekalahan dari Hull City, di mana Bruno Fernandes mencetak hattrick dan Bryan Mbeumo menyumbang satu gol lainnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow