Mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji Meninggal Dunia
Mantan Perdana Menteri China Zhu Rongji meninggal dunia pada usia 97 tahun pada Rabu, 12 Agustus 2026. Tokoh reformis tersebut dikenang luas atas perannya membuka ekonomi China ke pasar global serta gaya kepemimpinannya yang lugas.
Zhu Rongji menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri mulai 1991 sekaligus Gubernur Bank Sentral, sebelum akhirnya memimpin pemerintahan sebagai Perdana Menteri pada periode 1998 hingga 2003. Di bawah kepemimpinannya, China berhasil bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 2001 dan merombak sistem perpajakan nasional pada 1994.
Reformasi fiskal 1994 berhasil memperkuat pendapatan pemerintah pusat di Beijing. Namun, kebijakan tersebut mewajibkan pemerintah daerah menanggung beban pengeluaran besar, sehingga memicu ketergantungan wilayah pada penjualan tanah dan pinjaman luar pembukuan.
Di dalam negeri, kepergian Zhu memicu nostalgia publik terhadap era kepemimpinannya yang dinilai lebih dinamis. Surat kabar resmi People's Daily memuat obituari resmi yang mencatat kontribusi Zhu dalam memangkas kontrol negara terhadap ekonomi.
Media pemerintah menegaskan bahwa mantan pemimpin tersebut memiliki keberanian moral selama menjabat di pemerintahan.
"Dared to speak the truth and did not fear offending others," tulis People's Daily dalam obituari resminya.
Sikap berani dan pernyataan tajam Zhu Rongji sewaktu memimpin kembali dikenang oleh masyarakat serta para akademisi di media sosial.
"They faced up to the opportunities of reform, they managed the pace of reform, they were the pillars of China's economic reforms," tulis Rao Yi, Presiden Capital Medical University di Beijing.
Selain keberhasilan WTO yang mendorong surplus perdagangan China hingga 1,2 triliun Dolar AS pada tahun lalu, warisan reformasi Zhu kini menyisakan tantangan struktural bagi penerusnya. Pemerintah China saat ini masih berupaya mengatasi krisis sektor properti dan utang pemerintah daerah.
Kebijakan penataan ulang ekonomi tersebut diakui Zhu kerap menentang berbagai kepentingan politik kuat pada masanya.
"I've prepared 99 coffins for my enemies and one for myself," ujar Zhu Rongji semasa hidupnya.
Presiden Xi Jinping beserta jajaran pejabat tinggi China dijadwalkan menghadiri upacara pemakaman dan penghormatan resmi bagi Zhu Rongji dalam beberapa hari mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow