Masjid Al Akbar Surabaya Tampung 40 Ribu Jemaah Iduladha
Masjid Al Akbar di Kota Surabaya, Jawa Timur, bersiap menampung 40.000 jemaah untuk melaksanakan ibadah shalat Hari Raya Iduladha pada Rabu, 27 Mei 2026 mulai pukul 06.00 WIB. Pelaksanaan ibadah sunnah muakkad tersebut rencananya dipimpin oleh Imam Besar KH. Abdul Hamid Abdullah.
Pihak pengelola telah mengatur pemisahan akses masuk berdasarkan jender demi kelancaran arus jemaah. Area lantai satu, lantai dua, hingga halaman luar masjid akan dioptimalkan untuk memuat seluruh jemaah yang hadir.
"Kami siap menampung 40.000 jemaah di lantai satu dan dua, kemudian halaman," kata Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M. Noor saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (25/5/2026).
Pihak takmir juga menyediakan area parkir khusus kendaraan roda dua berkapasitas 1.500 unit di sisi utara dengan infak Rp 2.000, serta area roda empat berkapasitas 100 unit di sisi selatan dengan infak Rp 5.000. Lahan parkir tambahan turut disiapkan di beberapa titik luar masjid, termasuk lapangan Pasar Rakyat, Gereja Katolik Sakramen Mahakudus, dan SMPN 22 Surabaya melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
"Kemudian khusus sisi area Barat masjid untuk parkir digunakan untuk undangan dengan kendaraan dilengkapi stiker VIP yang kapasitasnya memuat 100 unit," jelas Helmy.
Sebagai langkah antisipasi kedaruratan, manajemen masjid menyiagakan tim medis dari RSUD dr Soetomo Surabaya serta enam unit mobil ambulans di lokasi. Pengelola juga mengimbau jemaah membawa kantong khusus demi ketertiban setelah ibadah selesai.
"Kami mengimbau kepada jemaah untuk membawa masuk alas kaki di ruang shalat dengan terlebih dahulu dimasukkan dalam tas kecil atau sejenisnya. Tujuannya agar aman dan tidak ada kerumunan usai kegiatan shalat Iduladha," tegas Helmy.
Selain menggelar shalat berjamaah, Masjid Al Akbar menerima penyaluran sejumlah hewan kurban unggulan dari tokoh pemerintahan, termasuk sapi Peranakan Ongole (PO) seberat 1,1 ton dari Presiden Prabowo dan sapi Belgian Blue seberat 1 ton dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Wakil Gubernur Emil Dardak serta Sekda Adhy Karyono juga menyalurkan sapi PO dengan berat masing-masing 900 kilogram dan 800 kilogram.
"Penyembelihan hewan kurban insyaAllah diselenggarakan pada 28 Mei 2026 mulai pukul 06.00 WIB," pungkas Helmy.
Bagi umat Islam yang berhalangan hadir di masjid atau mengalami keterlambatan, hukum fikih tetap memperbolehkan pelaksanaan shalat Iduladha secara mandiri (munfarid) di rumah sebelum masuknya waktu dzuhur. Berdasarkan informasi dari kabar24.bisnis.com, tata cara dan jumlah rakaat shalat mandiri sama dengan berjamaah, namun dilakukan tanpa adanya kumandang azan, iqamah, maupun pembacaan khutbah.
Mengenai aturan penanda shalat, detik.com melansir bahwa pelaksanaan ibadah Id memang tidak menggunakan azan dan iqamah seperti shalat wajib lima waktu. Hal tersebut didasarkan pada hadits riwayat Ibnu Abbas RA mengenai tradisi ibadah pada zaman Rasulullah SAW dan para khalifah.
Sebagai gantinya, seorang bilal dianjurkan mengumandangkan seruan kalimat ajakan berjamaah saat shalat di masjid akan dimulai. Kalimat pembuka yang diserukan oleh bilal tersebut berbunyi "As-shalātu jāmi'ah".
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow