Presiden Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi Nasional Demi Layanan MBG

Smallest Font
Largest Font

Presiden Prabowo Subianto merombak total susunan pimpinan Badan Gizi Nasional pada Selasa (2/6/2026) malam pukul 21.35 WIB demi memperkuat tata kelola program strategis pemerintah. Kepala Negara mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional beserta dua wakilnya untuk digantikan oleh jajaran kepemimpinan yang baru.

Melalui keputusan terbaru tersebut, Presiden menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional baru. Langkah ini diambil sebagai strategi taktis Istana guna melakukan akselerasi dan pembenahan tata kelola institusi yang bertanggung jawab atas program makan bergizi gratis prabowo.

Pihak Istana melalui keterangan resmi kementerian terkait menyebutkan bahwa pergantian pimpinan ini dilakukan untuk memperkuat layanan secara menyeluruh. Evaluasi mendalam terhadap prosedur operasional standar mendasari keputusan perombakan manajemen ini.

Istana sebut pergantian pimpinan BGN untuk perkuat layanan MBG | TirtoID

Daftar Susunan Pimpinan Badan Gizi Nasional Terbaru

Selain posisi kepala badan, perombakan ini juga menyasar posisi wakil kepala. Dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Sonny Sanjaya dan Letnan Jenderal (Purnawirawan) Lodewyk Pusung resmi diberhentikan dari jabatan mereka.

Sebagai gantinya, Presiden Prabowo mempercayakan posisi wakil kepada dua figur profesional yang memiliki latar belakang investigasi dan militer. Mereka diharapkan mampu menjaga akuntabilitas pelaksanaan program di lapangan.

Berikut adalah rincian formasi struktural kepemimpinan yang baru dilantik untuk menakhodai lembaga pengelola gizi nasional tersebut:

JabatanNama Pejabat BaruNama Pejabat Lama
Kepala BGNNanik Sudaryati DeyangDadan Hindayana
Wakil Kepala IAgustina ArumsariSonny Sanjaya
Wakil Kepala IIMayor Jenderal TNI TrenggonoLetnan Jenderal (Purn) Lodewyk Pusung

Profil Nanik S Deyang dan Jajaran Wakil Baru

Latar belakang kepemimpinan baru ini terbilang sangat solid dan dekat dengan lingkaran kebijakan strategis. Berdasarkan data yang dihimpun dari Bloomberg Technoz, profil nanik s deyang mencatat rekam jejak panjang di bidang organisasi dan korporasi negara.

Perempuan kelahiran Madiun pada 3 Januari 1968 ini bukan orang baru dalam lingkaran kepemimpinan nasional. Sebelum penunjukan ini, ia memiliki portofolio yang cukup beragam di berbagai sektor penting nasional, antara lain:

  • Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.
  • Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) yang dijabat sejak Juni 2025.
  • Wakil Kepala BGN serta Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan periode 2024–2029 sebelum akhirnya dirotasi pada September 2025.

Sementara itu, pendampingnya di jajaran wakil kepala memiliki rekam jejak pengawasan yang ketat. Agustina Arumsari merupakan profesional dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dengan riwayat jabatan sebagai Direktur Investigasi BUMN dan BUMD (2017), Direktur Investigasi III (2019), hingga Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi (2020).

Kombinasi manajemen korporasi, pengawasan keuangan investigatif, dan kedisiplinan militer dari Mayor Jenderal TNI Trenggono diharapkan mampu menjawab pertanyaan publik mengenai "kenapa dadan hindayanan dicopot" dari jabatan strategis tersebut.

Saat ini, jajaran pimpinan yang baru dilantik langsung melakukan koordinasi internal untuk memetakan kendala operasional yang sempat terjadi di lapangan. Kementerian Sekretariat Negara mengonfirmasi bahwa serah terima jabatan akan segera diselesaikan dalam minggu ini agar implementasi program pemenuhan gizi masyarakat tidak mengalami keterlambatan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed