PSGC Ciamis Tampung Lima Pemain Persib Bandung dan Rekrut Bomber Asing
Manajemen PSGC Ciamis memastikan bakal menampung lima pemain pinjaman dari Persib Bandung untuk memperkuat kedalaman skuad Laskar Singacala mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Kepastian alokasi kuota tersebut disampaikan oleh Chief Executive Officer PSGC Ciamis Herdiat Sunarya usai Persib menjuarai turnamen pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Bali.
"Kurang lebih lima pemain, senior dan junior," ujar Herdiat dilansir dari BolaSport.com melalui Tribun Jabar.
Kesempatan untuk menggelar laga uji tanding antara kedua klub terbilang minim lantaran padatnya agenda latihan teknis Persib menjelang babak play-off AFC Champions League Two melawan Manila Digger pada 31 Agustus 2026. Meski begitu, PSGC Ciamis berencana menggelar peluncuran tim serta seragam baru musim 2026/2027 yang dijadwalkan bertepatan dengan hari ulang tahun klub pada 30 Agustus 2026.
"Sudah kangen main di Persib. Sudah berapa tahun? Sudah 7-8 tahun," kata Herdiat.
Herdiat menegaskan pihaknya tidak akan memaksakan laga persahabatan tersebut agar tidak mengganggu persiapan fisik dan teori Maung Bandung.
"Kalau uji coba nanti kita lihat waktu ya. Persib juga punya program, kita juga punya program," ujar Herdiat.
Pihak manajemen tetap berupaya menyelaraskan agenda jika memungkinkan di kemudian hari.
"Mudah-mudahan bisa sama, bisa tepat waktunya," kata Herdiat.
Herdiat menambahkan bahwa intensitas persiapan Persib menjadi pertimbangan utama batalnya laga tersebut.
"Kalau Persibnya terutama kalau tidak bisa diganggu kan susah," ujar Herdiat.
Sesi latihan tertutup skuad Maung Bandung menjadi alasan utama sulitnya menentukan tanggal pertandingan.
"Fokus latihan fisik, latihan teori, kan nggak bisa diganggu," tambahnya.
Persiapan peluncuran tim dan jersey PSGC Ciamis kini sedang dimatangkan oleh manajemen.
"Masih dirancang-rancang ini juga. Pas ulang tahun aja. Ulang tahunnya 30 Agustus," kata Herdiat.
Herdiat berharap seluruh proses pendaftaran pemain dan persiapan tim berjalan tanpa kendala.
"Doakan saja lah semoga lancar semuanya," pungkasnya.
Guna menambah kekuatan di lini serang, PSGC Ciamis juga merampungkan perekrutan penyerang kawakan Ezechiel N'Douassel. Ketua DPP Balad Galuh Gozin mengapresiasi keberhasilan manajemen mendaratkan mantan penyerang Persib asal Chad tersebut untuk mendongkrak mentalitas tim promosi.
"Mudah-mudahan nanti di PSGC bisa menjadi mesin gol," imbau Gozin.
Gozin menilai rekam jejak produktivitas King Eze di kompetisi nasional bakal memberi dampak instan.
"Kami menyambut baik kedatangan striker Ezechiel N'Douassel atau King Eze. Dia punya pengalaman pernah bermain dengan Persib Bandung dan juga cukup produktif," ujar Gozin dikutip dari TribunJabar.
Postur jangkung dan karakter bertarung sang penyerang diyakini menjadi modal berharga saat berduel di lini pertahanan lawan.
"Pada masa keemasannya bersama Persib Bandung, Eze dikenal sebagai penyerang tipe tank yang liar dan ganas. Posturnya tinggi dan kekar, serta berani berduel fisik dengan barisan pertahanan lawan," ungkapnya.
Selain Ezechiel, Laskar Singacala mendatangkan gelandang baru asal Kosta Rika, Johan Josue Bonilla Calderon, yang sebelumnya bermain untuk Gzira United FC di Liga Malta. Johan tiba di Ciamis pada Senin (17/8/2026), menandatangani kontrak pada Selasa (18/8/2026), dan langsung mengikuti latihan perdana pada Rabu (19/8/2026).
Asisten Pelatih PSGC Ciamis Eka Ramdani menjelaskan bahwa tingkat kesiapan fisik dan taktis anak asuhnya saat ini berada di kisaran 60 hingga 70 persen dengan target komposisi final 30 sampai 35 pemain sebelum akhir Agustus 2026. Tim pelatih juga mengajukan rencana pemusatan latihan ke Yogyakarta guna mempermudah pencarian lawan uji coba.
"Setelah beberapa minggu kita tunggu, akhirnya dia sudah bisa bergabung dengan tim. Kemarin dia juga menyampaikan bahwa kita harus menjadi sebuah keluarga untuk bisa bekerja sama dan mengangkat tim ini," kata Eka dilansir dari detikcom.
Eka menyebut pemain asing barunya itu membutuhkan waktu adaptasi kebugaran setelah menempuh perjalanan udara puluhan jam.
"Dia bilang sekitar 40 jam perjalanan dari Kosta Rika ke sini. Saya pikir dia butuh adaptasi, tidak hanya dengan cuaca, tapi juga aspek fisik dan kebugarannya. Mungkin memang ada penurunan, dan itu hal yang normal serta wajar," ujar Eka.
Sesi latihan khusus telah dirancang bersama pelatih fisik untuk memulihkan performa Johan.
"Di sini kami punya pelatih fisik. Nanti mungkin kami akan berdiskusi untuk bisa meningkatkan performanya," sambungnya.
Meski belum bugar penuh, kemampuan teknik dan visi bertanding gelandang berusia 30 tahun itu sudah terlihat dalam sesi latihan awal.
"Kalau dari dua kali latihan ini kita bisa lihat kualitasnya secara teknik, kemudian visi bermainnya. Saya berharap dia bisa menjadi motor serangan buat PSGC," kata Eka.
Kepindahan ke Ciamis menjadi pengalaman perdana bagi sang pemain dalam merumput di kompetisi sepak bola Indonesia.
"Betul, dia baru pertama kali. Baru pertama kali masuk ke PSGC," tutur Eka.
Secara keseluruhan, porsi latihan taktikal mulai diterapkan untuk membentuk karakter permainan tim.
"Persiapan tim mungkin sudah 60-70 persen. Secara taktikal juga kita sudah mulai mengenalkan bagaimana karakter tim dan identitas tim kepada para pemain," jelas Eka.
Eka optimistis para pemain dapat menyerap skema permainan yang diinginkan jajaran pelatih.
"Saya lihat dalam dua minggu ini pemain sudah mulai memahami keinginan dari pelatih," tambahnya.
Manajemen mematok target batas waktu agar pergerakan berburu pemain selesai tepat waktu.
"Kurang lebih kita mungkin 30 sampai 35 pemain untuk skuad PSGC. Kita juga masih ada beberapa pemain yang kita pantau," kata Eka.
Perekrutan susulan akan disesuaikan dengan posisi yang dinilai masih membutuhkan penambahan amunisi.
"Untuk yang lain-lain mungkin kita juga cari sambil berjalan saja. Jadi posisi-posisi mana saja yang memang harus kita rekrut pemain," ujarnya.
Terkait nama-nama pemain pinjaman dari Persib, tim pelatih masih menunggu konfirmasi resmi dari manajemen Maung Bandung.
"Persiapan tim mungkin sudah 60-70 persen. Secara taktikal juga kita sudah mulai mengenalkan bagaimana karakter tim dan identitas tim kepada para pemain," ujar Eka.
Eka memahami bahwa penyerapan materi taktik memerlukan proses berkelanjutan.
"Saya lihat dalam dua minggu ini pemain sudah mulai memahami keinginan dari pelatih," sambungnya.
Penetapan skuad akhir ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum pergantian bulan.
"Harusnya akhir Agustus sudah finalisasi, sudah selesai," tegas Eka.
Hingga kini, pihak PSGC belum menerima kepastian identitas pemain Persib yang bakal bergabung.
"Nah, ini juga. Kita belum konfirmasi lagi berapa jumlah pemain yang dari Persib itu, terus siapa saja. Belum pasti, belum terkonfirmasi," kata Eka.
Jeda waktu istirahat pascamenjalani laga final menjadi alasan keterlambatan bergabungnya para pemain Persib tersebut.
"Karena kemarin baru beres final semalam. Mungkin butuh dua sampai tiga hari pemain juga rest atau istirahat, baru mungkin bisa ke sini," ujarnya.
Opsi pemusatan latihan ke Jawa Tengah atau DIY dinilai ideal karena banyaknya klub yang sedang melakoni agenda serupa.
"Ya, kemarin sudah kita ajukan ke manajemen. Tinggal tunggu finalisasi dari manajemen apakah kita berangkat minggu depan atau minggu depannya lagi," tutur Eka.
Keberadaan tim-tim Liga 1 dan Liga 2 di Yogyakarta memudahkan pencarian lawan tanding.
"Rencana kita mungkin ke Jogja. Karena di sana banyak tim TC di sana. Jadi untuk uji coba gampang, kita cari lawan," jelasnya.
Rangkaian laga uji coba tersebut dipastikan menjadi bagian dari evaluasi kondisi fisik para pemain.
"Iya," jawab Eka saat ditanya apakah agenda tersebut juga menjadi bagian dari tes fisik pemain.
Berdasarkan draf jadwal, PSGC Ciamis akan mengawali laga perdana Liga 2 2026/2027 dengan bertandang ke markas Persikad pada Sabtu, 12 September 2026, dilanjutkan laga kandang melawan Sumsel United FC di Stadion Galuh pada 19 September 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow