PTDI Sasar Kertajati Aerospace Park Guna Perkuat Bisnis Kedirgantaraan

Smallest Font
Largest Font

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengalihkan fokus pada penguatan fundamental bisnis melalui pengembangan ekosistem industri dirgantara nasional di Kertajati Aerospace Park, Majalengka, Jawa Barat. Langkah strategis ini diambil menyusul pembukuan lonjakan laba bersih perusahaan sebesar 345,97 persen dibandingkan realisasi tahun buku 2024.

Pertumbuhan finansial yang signifikan tersebut diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Holding DEFEND ID di Hotel Shangri-La Jakarta pada Selasa (26/5/2026). Dilansir dari mediakompeten.co.id, kesuksesan ini juga tercermin dari capaian skor Key Performance Indicator (KPI) PTDI yang menembus angka 100,65 dari target awal 100.

Faktor pendorong utama dari hasil positif ini meliputi penguatan indikator nilai ekonomi, sosial, inovasi bisnis, kepemimpinan teknologi, investasi, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM). Selain itu, RUPS menyetujui perombakan struktur organisasi berupa perubahan nomenklatur jabatan direksi dan penyegaran susunan Dewan Komisaris.

Moh. Arif Faisal kini mengemban amanat sebagai Direktur Niaga & Pengembangan, yang sebelumnya bernama Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan. Sementara posisi Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM diubah menjadi Direktur Keuangan & SDM yang dipimpin oleh Dhias Widhiyati. RUPS juga menetapkan Ony Arifianto sebagai Direktur Teknologi & Manajemen Risiko, Bagus Puruhito sebagai Wakil Komisaris Utama menggantikan Bonar H. Hutagaol, serta Erwin Dimas sebagai Komisaris baru.

"Capaian kinerja PTDI sepanjang tahun 2025 merupakan hasil dari penguatan kapabilitas bisnis, engineering dan produksi, serta kolaborasi strategis bersama seluruh ekosistem industri pertahanan nasional dalam Holding DEFEND ID. Ke depan, PTDI akan terus memperkuat penguasaan teknologi dirgantara nasional guna mendukung kemandirian pertahanan dan daya saing industri Indonesia di tingkat global," ujar Moh. Arif Faisal, Direktur Niaga & Pengembangan PTDI.

Manajemen PTDI menyatakan akan melanjutkan penguatan fundamental bisnis pada tahun berikutnya melalui efisiensi eksekusi proyek, manajemen kas, optimalisasi rantai pasok, dan percepatan program strategis. Proyek Kertajati Aerospace Park di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sendiri telah diinisiasi sejak Desember 2025 oleh PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dan BIJB menurut laporan mediakampung.com.

Kawasan kedirgantaraan tersebut dirancang untuk mencakup fasilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO) bagi pesawat rotary wing dan fixed wing, manufaktur suku cadang, logistik, pelatihan, hingga pengembangan SDM aviasi. Pembangunan ini menjadi penegasan arah strategis pemerintah untuk membangun kemandirian industri dirgantara sekaligus mendukung armada TNI Angkatan Udara, di tengah adanya tawaran kerja sama dari Amerika Serikat untuk menjadikan Indonesia pusat perawatan pesawat C-130 Hercules di kawasan Asia.

Dukungan terhadap kemajuan industri juga direfleksikan oleh Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) yang memberikan dukungan penuh atas pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi H. AS. Hanandjoeddin selaku perintis teknologi kedirgantaraan Indonesia. Kemampuan SDM kedirgantaraan nasional turut dibuktikan oleh Captain Tania Citra, pilot perempuan Garuda Indonesia berusia 31 tahun yang menjadi pilot perempuan sekaligus instruktur termuda di dunia untuk jenis Boeing 777 saat menerbangkan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed