Real Madrid Tekuk Athletic Club Di Tengah Isu Suksesi Manajemen
Pertandingan terakhir La Liga musim ini di Stadion Santiago Bernabeu pada Sabtu, 23 Mei 2026, menjadi panggung kemenangan Real Madrid atas Athletic Club dengan skor 4-2 sekaligus menandai akhir dari musim yang penuh gejolak bagi tim tuan rumah.
Dilansir dari Mundo Deportivo, laga ini berlangsung dalam atmosfer yang tidak biasa karena Real Madrid sudah tidak mengejar gelar apa pun kecuali menjaga kehormatan menyusul performa buruk mereka sepanjang musim.
Meskipun jalannya pertandingan di lapangan berjalan sengit, sorotan utama justru tertuju pada perpisahan emosional para pemain veteran dan dinamika politik di jajaran manajemen klub yang menyaksikan laga dari tribun.
Momen emosional dimulai sejak awal laga melalui penghormatan tifo untuk Dani Carvajal yang mengenang masa kecilnya di Valdebebas bersama Di Stefano, yang kemudian dibalas dengan tepuk tangan oleh sang bek kanan.
Apresiasi serupa diberikan kepada David Alaba yang tampil sebagai starter dan ditarik keluar pada babak kedua, di mana para pendukung di tribune mengangkat kursi plastik demi meniru aksi selebrasi ikonik pemain asal Austria tersebut.
Pelatih Alvaro Arbeloa yang juga menjalani laga terakhirnya turut merayakan gol ketiga tim bersama Kylian Mbappe, serta memasukkan Dani Ceballos sebagai bentuk pemberian laga perpisahan bagi gelandang tersebut.
Di luar lapangan, kehadiran Florentino Perez di tribune kehormatan dan Enrique Riquelme di tribune penonton memicu spekulasi besar mengenai potensi persaingan perebutan kursi kepresidenan klub dalam waktu dekat.
"El sueño de un niño, el triunfo de un legenda" cetus suporter melalui pesan tertulis di mosaico tifo untuk menghormati pengabdian panjang Dani Carvajal bersama Los Blancos.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow