Roma Menang 2-0 di Torino dan Puncaki Klasemen Serie A
Roma berhasil mengalahkan Torino dengan skor 2-0 dalam pertandingan Serie A yang berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino. Kemenangan ini membuat Roma tetap berada di puncak klasemen dengan catatan sempurna setelah empat pertandingan.
Gol-gol Roma dicetak oleh Malen dan Pisilli yang memastikan kemenangan tim tamu. Kemenangan ketiga secara beruntun ini menaikkan posisi Roma ke posisi kedua sementara klasemen, setidaknya untuk sementara waktu.
Pelatih Torino, Ignazio Abate, menyatakan penyesalan atas kekalahan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pada babak pertama timnya belum menunjukkan potensi maksimal dan melakukan beberapa kesalahan individu yang menyebabkan mereka tertinggal lebih dulu.
"Ada penyesalan: pada babak pertama kami tidak mengekspresikan seluruh potensi dan ini adalah kali keempat kami tertinggal lebih dulu, kami harus mengurangi kesalahan individu," kata Abate.
Abate juga menambahkan bahwa pada babak kedua timnya bermain dengan level tinggi dan sempat mengurangi dominasi Roma, meskipun gol kedua yang diterima membuatnya marah.
"Babak kedua berlangsung dengan level tinggi, saya marah atas gol kedua yang terjadi, namun kami berhasil mengurangi dominasi Roma yang biasanya menguasai lawan," ujar Abate.
Mengenai kiper Perri yang kembali melakukan kesalahan, Abate menilai sang penjaga gawang masih perlu menemukan bentuk terbaik dan memperbaiki pengambilan keputusan, meskipun dia adalah pemain dengan kualitas tinggi.
Gelandang Torino, Rolando Mandragora, menyoroti pentingnya laga berikutnya melawan Bologna yang dianggap sebagai titik krusial. Ia berharap tim dapat memulai dengan hasil positif setelah jeda kompetisi.
"Ini adalah pertandingan yang sangat penting, kami ingin memulai jeda kompetisi dengan hasil positif dan kami ingin melanjutkan performa babak kedua saat melawan Roma," ujar Mandragora.
Mandragora juga mengungkapkan keinginannya untuk masuk tim nasional, namun menyadari bahwa keputusan pelatih bergantung pada performa klub.
"Saya memimpikan untuk bermain di tim nasional, saya akan sangat bahagia mengenakan seragam nasional, tapi pilihan pelatih tergantung pada penampilan saya di klub," kata Mandragora.
Selain itu, striker Roma, Malen, menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak gol ke-20 dalam 22 pertandingan sejak Januari lalu. Malen juga mengaku fokus pada pencapaian tim dan tidak terlalu memikirkan status dirinya sebagai idola.
"Saya hanya berpikir untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Kami memiliki tujuan tim yang harus dicapai," kata Malen kepada Dazn.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow