Aronimink Sulit Ditaklukkan Scottie Scheffler Pimpin PGA Championship
Kondisi lapangan Aronimink Golf Club yang menantang di Pennsylvania membatasi jumlah pemain yang mencetak skor di bawah par pada putaran pertama US PGA Championship, Kamis (15/5/2026). Scottie Scheffler menjadi salah satu dari sedikit pemain yang berhasil menguasai keadaan dengan mencatatkan skor 67 atau tiga di bawah par.
Hanya 32 dari total 156 pemain yang mampu menyelesaikan hari pertama dengan skor di bawah par akibat rintangan berupa rough tebal dan green yang licin. Ketangguhan lapangan ini membuat banyak pemain unggulan kesulitan mempertahankan posisi di papan atas klasemen sementara.
Scottie Scheffler saat ini berbagi posisi puncak dengan enam pegolf lainnya, termasuk Martin Kaymer, Stephan Jaeger, Aldrich Potgieter, Min-Woo Lee, Ryo Hisatsune, dan Alex Smalley. Sementara itu, Dan Brown menempel ketat di posisi kedua dengan selisih satu pukulan di belakang para pemimpin klasemen.
"Earlier in the week there was some chatter where people thought 15 to 20 under par was going to win. And I think that got to somebody in the PGA [of America], and they did something about it," kata Jon Rahm, Pegolf asal Spanyol.
Rahm sendiri menyudahi putaran pertama dengan skor satu di bawah par setelah melewati rintangan di lapangan tersebut. Di sisi lain, Rory McIlroy mengalami kemerosotan pada tahap akhir permainannya yang menyebabkan ia tertinggal tujuh pukulan dari pemimpin klasemen.
McIlroy mencatatkan empat bogey berturut-turut di lubang terakhir untuk menutup hari dengan skor 74 atau empat di atas par. Kegagalan McIlroy menjaga akurasi pukulan drive di fairway menjadi penyebab utama hasil buruk tersebut.
"s**t" kata Rory McIlroy, Pegolf.
Pernyataan singkat tersebut dilontarkan McIlroy saat mendeskripsikan performanya yang mengecewakan di sesi konferensi pers pasca-pertandingan. Ia kemudian menjelaskan lebih detail mengenai kendala teknis yang dialaminya selama berada di lapangan.
"I started missing fairways. I missed the fairway right on four, the fairway right on six, the fairway right on seven, fairway right on nine," kata Rory McIlroy, Pegolf.
Meskipun sempat tampil stabil di pertengahan babak, McIlroy mengakui bahwa sudut pukulan yang buruk membuatnya kesulitan mencapai green secara efektif. Hanya berhasil mengenai lima fairway sepanjang hari memperburuk situasi bagi juara major enam kali tersebut.
"There certainly is a penalty for missing the fairway. Probably more than what I anticipated," kata Rory McIlroy, Pegolf.
Kondisi serupa dialami Bryson DeChambeau yang mencatatkan skor 76 atau enam di atas par setelah kehilangan kendali pada permainan pendeknya. Akurasi di atas green menjadi faktor penentu mengingat posisi pin yang sangat menyulitkan bagi para pemain.
"From there, it's hard. I didn't have great angles either. Then obviously you start missing it just off the edges of these greens, it gets tricky," kata Rory McIlroy, Pegolf.
Mantan kapten Ryder Cup Eropa, Paul McGinley, menilai banyak pemain yang meremehkan tingkat kesulitan bermain dari posisi rough di Aronimink. Hal ini terbukti dari minimnya jumlah putt yang berhasil dikonversi menjadi poin oleh para peserta.
"The players underestimated the difficulty of playing this golf course from the rough and we're not seeing a whole lot of putts holed," kata Paul McGinley, Mantan Kapten Ryder Cup Eropa.
Di tengah kesulitan para pemain muda, veteran Martin Kaymer justru tampil mengejutkan dengan menempati posisi puncak klasemen. Kaymer mengungkapkan bahwa motivasinya bangkit setelah mendapatkan pertanyaan yang meragukan status profesionalnya saat makan malam para juara.
"I got asked by a guy if I'm playing this week or if I'm done with golf. That really motivated me," kata Martin Kaymer, Pegolf.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow