Swatch dan Audemars Piguet Luncurkan Koleksi Jam Saku Royal Pop
Swatch dan Audemars Piguet resmi mengungkap koleksi kolaborasi jam saku bernama Royal Pop yang akan mulai dijual secara global pada Sabtu, 16 Mei 2026. Produk ini mengadaptasi siluet oktagonal ikonik Royal Oak dalam balutan material khas Swatch dengan delapan kombinasi warna pop-art.
Koleksi ini hadir dalam dua model utama, yaitu Lépine dengan crown di posisi jam 12 dan Savonnette yang memiliki crown di posisi jam 3 lengkap dengan fitur subdial detik. Menurut data GQ yang dilansir dari pojokpapua.id, harga jam saku ini dibanderol mulai dari 400 dolar AS.
"Delapan jam saku yang unik dibuat untuk gaya pemakaian yang kreatif. Dua ikon Swiss. Satu koleksi yang menulis ulang aturan dari pembuatan arloji," bunyi caption unggahan Instagram resmi Swatch dan AP yang dikutip oleh wolipop.detik.com.
CEO Audemars Piguet, François-Henry Bennahmias, menegaskan bahwa kolaborasi yang memicu beragam reaksi ini merupakan bagian dari karakter perusahaan. Ia menilai kritik adalah tanda bahwa pihaknya telah berupaya keras dalam proyek tersebut.
"Satu-satunya cara untuk bermain aman adalah tidak melakukan apapun. Itu bukan DNA AP," ujar François-Henry Bennahmias kepada GQ.
Pria yang memimpin jenama mewah asal Swiss tersebut menambahkan bahwa keberanian dalam bereksperimen adalah kunci utama pengembangan produk mereka.
"Jika orang tidak mengkritisi proyek ini, maka kita masih belum berusaha keras," tambah François-Henry Bennahmias.
Pihak produsen menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk menggabungkan kemewahan dengan seni yang lebih santai. Desain ini memungkinkan jam difungsikan sebagai aksesori tas, kalung, maupun jam meja dengan dukungan dudukan khusus.
"a disruptive collaboration that fuses joyful boldness and positive provocation with the art of haute horlogerie," jelas pihak Swatch dalam deskripsi produknya.
Antusiasme publik dilaporkan sangat tinggi hingga memicu antrean di berbagai lokasi, termasuk di butik Swatch The Galleria, Houston, Texas, sejak Selasa, 12 Mei 2026. Namun, peluncuran ini juga menuai protes dari kalangan kolektor jam tangan mewah.
"I'm done!" tulis Rapper O.T. Genasis melalui akun Instagram pribadinya sebagai bentuk kekecewaan terhadap kolaborasi tersebut.
Secara teknis, Royal Pop menggunakan mesin SISTEM51 milik Swatch yang memiliki cadangan daya hingga 90 jam. Bagian belakang jam dibuat transparan agar pengguna dapat melihat mekanisme otomatis yang pertama kali diperkenalkan Swatch pada 2013 tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow