Turis Prancis Tewas Terjebak Panas Ekstrem di Death Valley

Smallest Font
Largest Font

Seorang turis asal Prancis bernama Pierre Michel Formosa ditemukan meninggal dunia akibat suhu panas ekstrem di Taman Nasional Death Valley, California, Amerika Serikat, pada Senin pekan lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Peristiwa tragis ini bermula saat kendaraan yang ditumpangi Formosa bersama seorang rekannya mendadak terjebak di lumpur dekat kawasan Queen of Sheba Mine Road. Lantaran tidak ada akses atau kendaraan lain di sekitar lokasi, kedua wisatawan tersebut nekat berjalan kaki melintasi dataran garam menuju Badwater Road untuk mencari pertolongan di tengah cuaca ekstrem yang mencapai 46,6 derajat Celsius.

Formosa menghembuskan napas terakhir setelah tak mampu melanjutkan perjalanan usai berjalan sejauh 1,3 mil atau sekitar 2,1 kilometer. Sementara itu, rekannya berhasil meneruskan perjalanan hingga ke jalan raya dan menghentikan pengemudi yang melintas untuk meminta bantuan sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Tim pencari langsung menerjunkan helikopter California Highway Patrol hingga akhirnya berhasil menemukan jasad Formosa pada sore harinya di lokasi yang berjarak 1,5 mil atau 2,4 kilometer dari Badwater Road.

Pengelola Taman Nasional Death Valley, Mike Reynolds, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas insiden tragis yang menimpa wisatawan tersebut.

"Ini merupakan pengingat yang menyedihkan tentang betapa cepatnya kondisi di sini dapat berubah menjadi berbahaya," ujar Reynolds.

Ketika insiden itu terjadi, National Weather Service mencatat suhu udara di kawasan tersebut menembus 116 derajat Fahrenheit atau 47 derajat Celsius. Pihak otoritas meteorologi bahkan telah merilis peringatan dini cuaca panas ekstrem lantaran gelombang panas diperkirakan terus bertahan pada kisaran 46 hingga 48 derajat Celsius.

Untuk mengantisipasi jatuhnya korban tambahan, National Park Service mengimbau para pengunjung agar tetap berada di jalur jalan beraspal. Pengelola juga meminta wisatawan membekali diri dengan pasokan air bersih yang memadai serta membawa perangkat pemancar sinyal darurat atau telepon satelit selama beraktivitas.

"Death Valley adalah tempat yang luar biasa, namun suhu panas, jarak yang jauh, dan lokasinya yang terpencil bisa menjadi berbahaya, terlepas dari seberapa besar pengalaman seseorang. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian ini, dan doa kami menyertai orang-orang terkasihnya," tutup Reynolds.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed