Wahana Rumah Hantu Tingkatkan Risiko Beban Kerja Jantung, Hindari bagi Penderita Penyakit Jantung
Wahana rumah hantu bisa memicu reaksi tubuh yang meningkatkan beban kerja jantung, terutama melalui respons fight-or-flight yang merupakan mekanisme alami menghadapi ancaman.
Menurut dr. Christy Efiyanti, SpPD dari IPB University, respons tersebut melibatkan peningkatan detak jantung, denyut nadi yang lebih cepat, dan keluarnya keringat sebagai persiapan tubuh menghadapi bahaya.
Sistem saraf simpatis aktif memicu pelepasan hormon seperti adrenalin, menyebabkan jantung berdetak lebih cepat untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, pembuluh darah menyempit sehingga tekanan darah naik, yang secara bersama-sama menambah beban kerja jantung.
Dr. Christy menjelaskan bahwa peningkatan beban kerja jantung secara drastis akibat ketakutan hebat dapat menyebabkan serangan jantung meski kasus ini sangat jarang terjadi, seperti dikutip dari laman IPB University pada 30 Agustus 2026.
Oleh sebab itu, orang dengan riwayat penyakit jantung atau hipertensi disarankan untuk menghindari wahana rumah hantu yang menimbulkan rangsangan ketakutan intens.
Jika seseorang mengalami pingsan saat ketakutan, dr. Christy menyarankan agar korban dibaringkan dalam posisi telentang. Jika tidak terdapat cedera dan korban masih bernapas, angkat kaki korban sekitar 30 sentimeter di atas posisi jantung dan longgarkan pakaian yang ketat.
Apabila korban tidak sadar kembali dalam waktu satu menit, segera hubungi layanan darurat setempat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Meski kejadian fatal akibat wahana rumah hantu sangat jarang, kondisi kesehatan jantung tetap perlu diperhatikan sebagai langkah pencegahan risiko serius.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow