Alasan Kucing Sering Menjilati Kucing Lain, Ternyata Punya Makna Tersembunyi

Smallest Font
Largest Font

Kebiasaan kucing menjilati kucing lain sering memicu rasa penasaran para pemilik hewan peliharaan. Aktivitas yang terlihat menggemaskan ini ternyata memiliki makna mendalam dalam kehidupan sosial kucing.

Perilaku saling menjilat merupakan bagian penting dari interaksi antarkucing. Pemahaman mengenai kebiasaan ini dapat membantu pemilik mengenali kondisi emosional serta hubungan antarhewan peliharaan.

Salah satu alasan utama kucing menjilati sesamanya adalah untuk menunjukkan rasa kasih sayang. Perilaku ini dikenal dengan istilah medis allogrooming.

Allogrooming umumnya dilakukan oleh kucing yang memiliki hubungan dekat, seperti saudara kandung atau yang dibesarkan bersama. Kebiasaan ini membantu memelihara keharmonisan kelompok.

"Allogrooming menjadi cara kucing membangun rasa percaya dan memperkuat ikatan sosial," kata Spesialis perilaku kucing bersertifikat LeeAnna Buis.

Penelitian yang dimuat dalam American Journal of Veterinary Research turut mendukung fakta bahwa allogrooming berperan menjaga keharmonisan dalam kelompok kucing.

Membantu Membersihkan Area Tubuh yang Sulit Dijangkau

Selain mengekspresikan kasih sayang, tindakan menjilat sesama memiliki fungsi praktis. Kucing kerap kesulitan membersihkan beberapa area tubuhnya sendiri.

Bagian tubuh yang sulit dijangkau meliputi belakang telinga, bagian atas kepala, dan leher. Kucing lain akan membantu membersihkan area tersebut melalui interaksi sosial.

LeeAnna Buis menyebut perilaku saling membersihkan ini sebagai bentuk kerja sama yang sekaligus mempererat hubungan antarkucing secara alami.

Alasan Perilaku Fungsi Utama
Allogrooming Mempererat ikatan sosial dan membangun rasa percaya
Membersihkan Tubuh Membantu merawat area yang sulit dijangkau sendiri

Meredakan Ketegangan dan Mencegah Konflik

Perilaku allogrooming juga berfungsi sebagai mekanisme untuk meredakan ketegangan antarindividu. Tindakan ini menurunkan potensi munculnya konflik dalam kelompok.

Ahli perilaku kucing Jennifer Van de Kieft menjelaskan bahwa allogrooming dapat menjadi sarana meredakan ketegangan antarhewan.

Penelitian dalam jurnal Ethology juga mencatat perilaku tersebut sebagai mekanisme sosial untuk mengurangi potensi pertengkaran.

Namun, interaksi ini dapat berubah menjadi perkelahian jika salah satu kucing merasa terancam atau terganggu oleh perilaku dominasi lawan mainnya.

Mempertahankan Aroma Kelompok

Alasan lain dari kebiasaan menjilat berkaitan erat dengan naluri bertahan hidup. Kucing menyebarkan aroma tubuh yang berfungsi sebagai identitas kelompok.

"Kucing lebih mengandalkan penciuman dibandingkan penglihatan untuk mengenali anggota kelompok maupun individu asing," kata Direktur Cornell Feline Health Center sekaligus profesor di Cornell University College of Veterinary Medicine Dr. Bruce Kornreich.

Proses saling menjilat menyebarkan aroma khas di antara anggota kelompok. Hal ini memperkuat identitas koloni, baik pada kucing liar maupun kucing peliharaan.

Faktor Komunikasi Peran dalam Kelompok
Penciuman Mengenali anggota kelompok dan individu asing
Aroma Kelompok Memperkuat identitas koloni dan rasa aman

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed