Belgia Imbangi Senegal Dua Sama Lewat Keputusan Kontroversial Rudi Garcia
Tim nasional Belgia berhasil mengejar ketertinggalan dua gol untuk memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Senegal dalam laga babak gugur Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat, pada Rabu waktu setempat. Senegal unggul dua gol lebih dulu melalui sontekan Habib Diarra pada menit ke-25 memanfaatkan bola pantul di depan gawang Thibaut Courtois, sebelum Ismaila Sarr menggandakan keunggulan setelah menerima umpan lambung di babak kedua. Belgia memperkecil kedudukan lewat gol Romelu Lukaku yang masuk sebagai pemain pengganti, dan Youri Tielemans akhirnya menyamakan skor menjadi 2-2 melalui sundulan kepala.
Pertandingan ini juga diwarnai pergantian pemain berani oleh pelatih Belgia, Rudi Garcia, yang menarik keluar Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, Hans Vanaken, dan Maxim De Cuyper saat timnya tertinggal.
Kiper Le Havre AC, Mory Diaw, dipercaya mengawal gawang Senegal sejak menit awal akibat cedera lutut kiri yang dialami penjaga gawang utama, Edouard Mendy. Sebelum pertandingan dimulai, situasi tim dan kesiapan taktik dikonfirmasi oleh juru taktik Senegal yang menargetkan tiket ke babak delapan besar.
"Nous n'aurons pas Édouard Mendy [...] Même s'il n'est pas apte à jouer demain, il sera à nos côtés. Nous espérons gagner afin qu'il puisse nous rejoindre pour la suite de la compétition [...] Mory a réalisé un excellent match with un clean-sheet. Nous espérons qu'il fera la même chose demain (mercredi)" kata Pape Thiaw, Pelatih Senegal. Thiaw menambahkan bahwa fase gugur ini merupakan tantangan baru yang menuntut fokus penuh dari seluruh skuadnya.
"C'est une nouvelle compétition qui va commencer et nous sommes déterminés à remporter ce match" kata Pape Thiaw, Pelatih Senegal. Ia juga menilai bahwa keberhasilan di fase grup sama sekali tidak menjamin posisi tim di fase gugur. "C'est une compétition différente qui commence (...) et ce n'est pas parce qu'on termine en tête de son groupe qu’on est à l'abri d'une élimination" tambah Pape Thiaw, Pelatih Senegal.
Di sisi lain, pelatih Belgia memberikan apresiasi tinggi kepada Thiaw sebelum pertandingan dimulai, mengingat keduanya pernah bekerja sama di klub Saint-Etienne.
"Pape Thiaw est un joueur formidable et c’est aussi un excellent entraîneur" kata Rudi Garcia, Pelatih Belgia. Meski memiliki hubungan dekat, Garcia menegaskan ambisinya untuk membawa Belgia memenangkan pertandingan perdana antara kedua negara ini. "Je suis très heureux pour lui. Maar je vais le battre" kata Rudi Garcia, Pelatih Belgia.
Pemenang dari laga yang berlangsung di Seattle ini dijadwalkan akan menghadapi pemenang pertandingan antara Portugal dan Kamerun di babak perempat final.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
1
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow