Basarnas Perpanjang Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Selat Sunda
Setelah tujuh hari melakukan pencarian tanpa hasil, Basarnas memperpanjang operasi SAR selama tiga hari untuk mencari lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.
Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, menyatakan perpanjangan ini dilakukan berdasarkan evaluasi operasi SAR yang belum menemukan titik terang. Operasi pencarian sudah dilakukan hingga radius tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau dan diperluas sampai ke wilayah Samudra Hindia.
"Hasil evaluasi hasil operasi SAR yang hari ke-7 pada hari ini, yang kita laksanakan hingga saat ini masih nihil. Dan hasil rapat koordinasi tadi yang disampaikan Pak Gubernur, kita akan lanjutkan pencarian selama tiga hari ke depan," ujar Al Amrad di Posko Pencarian Pantai Marina Carita, Senin (14/9).
Meski terkendala cuaca, tim SAR tetap berusaha maksimal dengan mendekati Gunung Anak Krakatau sesuai koordinasi dengan PVMBG yang memastikan saat itu tidak ada erupsi.
"Dan tim kami tetap siap sampai dengan hal terburuk yang harus kita lakukan. Seperti kemarin, sampai dengan Gunung Anak Krakatau kita sudah mendekat memasuki radius 3 km berdasarkan hasil koordinasi kami dari rekan-rekan PVMBG bahwa pada saat itu tidak ada erupsi, kami mencoba masuk sampai ke sana," ujar Al Amrad.
Selain memperluas pencarian ke Samudra Hindia, tim SAR juga sudah mencapai daerah Bengkulu sesuai prediksi pergeseran arus dan target pencarian.
"Hari ke-6 sampai dengan hari ke-7 sebenarnya kita sudah masuk di Samudra Hindia. Seperti tadi yang disampaikan, yang di daerah Bengkulu sudah kita sampai ke sana. Dalam artian, kita berdasarkan dengan SAR map prediction pergeseran arus dan target," tambah Al Amrad.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan permintaan resmi dari Pemerintah Provinsi Banten agar Basarnas dan seluruh pemangku kepentingan melanjutkan operasi pencarian sesuai Undang-Undang SAR Nomor 29 Tahun 2014.
"Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Provinsi Banten, kami memohon dan meminta kepada Basarnas, juga meminta dukungan dari Polda Banten dalam hal ini Polair, juga kepada Lanal Banten, dan seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Banten untuk kiranya dapat melanjutkan operasi ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Andra Soni.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow