Bhabinkamtibmas Amankan Wisuda 808 Lulusan Polban dan APHI Apresiasi Pencegahan Karhutla di Papua Barat

Smallest Font
Largest Font

Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Polres Cimahi mengamankan prosesi wisuda 808 lulusan Politeknik Negeri Bandung yang berlangsung di Pendopo Tonny Soewandito. Kegiatan wisuda ini dihadiri oleh wisudawan beserta keluarga dengan rangkaian acara yang berjalan aman dan tertib sejak pagi hingga pukul 12.15 WIB, menurut Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan. Kapolsek menyampaikan bahwa petugas melakukan pemantauan situasi dan pengamanan di beberapa titik untuk mengantisipasi gangguan dan memastikan kelancaran mobilitas peserta dan tamu undangan.

"Bhabinkamtibmas melakukan monitoring dan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Tujuannya untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib dan kondusif serta memberikan rasa nyaman kepada para wisudawan maupun keluarga yang hadir," ujar Kompol Iwan Setiawan.

Prosesi wisuda meliputi pengukuhan, pemindahan tali toga, penyerahan ijazah, pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi, serta penampilan seni tari dan angklung. Salah satu lulusan Program Studi Diploma III Teknik Kimia berhasil meraih IPK sempurna 4,00, tambah Kapolsek.

Sementara itu, di Papua Barat, Komisariat Daerah Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Papua Barat dan Papua Barat Daya memberikan apresiasi atas kolaborasi PT Kesatuan Mas Abadi dengan Yonif TP 808/Mbaham Matta dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Distrik Tomage, Fakfak. Kegiatan yang berlangsung pada 2 September 2026 ini bertujuan meningkatkan kapabilitas personel TNI dan penyadartahuan masyarakat serta aparat wilayah mengenai pengendalian karhutla.

Rudi Paus, Kepala Distrik Tomage, mengatakan koordinasi antara perusahaan, TNI, pemerintah distrik, tokoh adat, dan masyarakat sangat penting agar setiap indikasi kebakaran dapat segera ditangani. "Diperlukan koordinasi antara perusahaan, TNI, pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat agar setiap indikasi kebakaran dapat segera ditangani," ujar Rudi Paus. Kepala kampung dan tetua marga memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan pencegahan sesuai karakteristik wilayah setempat, tambah Rudi.

Camp Manager PT Kesatuan Mas Abadi Hengki menyampaikan kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini melalui patroli, pemantauan sumber air, dan edukasi masyarakat.

"Semakin cepat indikasi kebakaran diketahui dan ditangani, semakin besar peluang mencegah api meluas," kata Hengki. Komandan Yonif TP 808/MM Letkol Inf Ahmad Nasudin mengapresiasi dukungan PT Kesatuan Mas Abadi dalam meningkatkan keterampilan personel TNI untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla. "Pengetahuan ini menjadi bekal penting dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla di lapangan," ujar Ahmad Nasudin.

Dia menegaskan peran TNI tidak hanya memadamkan kebakaran, tapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk pencegahan sejak dini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed