Ajang BYON Combat Showbiz 8 Gelar 13 Pertarungan Internasional di Senayan
Ajang olahraga tarung BYON Combat Showbiz 8 resmi digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Perhelatan ini menyajikan 13 pertarungan lintas disiplin yang melibatkan para petarung asal Indonesia, Malaysia, Iran, Turki, hingga Irlandia.
Presiden BYON Combat Yoshua Marcellos memimpin langsung proses timbang badan para atlet sehari sebelum laga dimulai. Pihak penyelenggara juga mengonfirmasi penayangan seluruh rangkaian laga melalui platform Pay-Per-View.
"Kalau misalkan orang bilang Las Vegas adalah arena besar tempat olahraga tarung di dunia, maka BYON Combat adalah pusatnya olahraga kombat di Asia," kata pria yang kerap disapa Cellos itu seusai memimpin proses weigh-in (timbang badan) BYON Combat Showbiz 8 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat.
Ia membeberkan bahwa gelaran kali ini merupakan edisi kedelapan dari total 14 ajang pertarungan yang telah diselenggarakan oleh pihak manajemen. Format baru berupa placement match juga diterapkan untuk memperebutkan jalur menuju panggung Grand Prix.
"Tujuan kami dari awal memang ingin menjadi world class platform di Indonesia, jadi Indonesia harus punya satu platform yang besar dan kelas dunia," ujar dia.
Keterlibatan para atlet asal Turki dalam persaingan kelas 61 kilogram turut menjadi salah satu langkah strategi ekspansi ajang ini. Penyelenggara mencatat performa apik pasar domestik setelah memecahkan rekor penonton berbayar sebanyak tiga kali di kawasan Asia.
"Ultimate goal kami adalah membawa perjalanan para fighters BYON dari arena menjadi combat sport Indonesia yang bisa mendunia," ujar Yoshua.
Pertarungan puncak menyajikan debut Jeka Saragih di cabang kickstriking kelas welterweight 67 kilogram melawan petarung Malaysia, Ammarul Shafiq. Laga ini memperebutkan sabuk Byon Kickstriking Asia sekaligus kelulusan langsung ke babak Grand Prix.
Jeka Saragih yang merupakan mantan petarung UFC harus menjalani penyesuaian intensif dalam persiapan laga ini. Ia berhasil menembus batas berat badan 67 kilogram setelah melewati proses pemotongan bobot tubuh lebih dari 20 kilogram.
Pada sesi timbang resmi Jumat, 28 Agustus 2026, berat badan Jeka sempat melampaui batas sebanyak 400 gram sebelum akhirnya dinyatakan sah memenuhi syarat. Petarung asal Indonesia ini menegaskan akan tetap mempertahankan gaya bertarung menyerang meski harus beradaptasi dengan penggunaan sarung tinju berukuran 10 oz.
Di sisi lain, Ammarul Shafiq berbekal tren positif usai mengantongi kemenangan atas Haris Sofyan pada laga sebelumnya di Malaysia. Ammarul datang dengan optimisme tinggi untuk merebut gelar juara di Jakarta.
Sementara itu, duel co-main event mempertemukan pemegang sabuk ICB National Title kelas featherweight, Andi Cobra, menghadapi penantangnya Wong Jhonson Wijaya. Andi Cobra sebelumnya merebut gelar juara usai menghentikan Jaden Bachtera lewat kemenangan technical knockout pada edisi kelima.
Perseteruan kedua petarung telah berlangsung panas sejak sesi konferensi pers dan adu pandang. Jhonson mengamankan posisi penantang usai mencatatkan kemenangan keputusan mutlak atas Yusuf Polat alias Turkish Boy pada ajang BYON Madness 3.
"Yang spesial itu gue. Latihan spesial itu memang harus. Lawan lu sekarang gue," kata Jhon.
Kedua petarung juga sempat menjalani pengujian kekuatan pukulan melalui alat pengukur PowerKube sebelum naik ke atas ring. Persaingan perebutan gelar nasional ini menjadi laga pertahanan gelar pertama bagi Andi Cobra setelah absen bertanding dalam beberapa edisi terakhir.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow