Timnas China Bersiap Hadapi Thailand di Stadion Jinhua
Tim nasional sepak bola China bersiap menghadapi tantangan sengit dari Thailand dalam laga persahabatan internasional di Jinhua Sports Centre Stadium, Zhejiang, pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertandingan ini menjadi laga kandang perdana bagi pelatih kepala China, Shao Jiayi, yang bertekad menjaga konsistensi performa skuadnya.
Shao Jiayi menjelaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah pemulihan fisik para pemain setelah melakukan perjalanan dari Singapura. Kondisi kelelahan akibat jadwal yang padat menjadi perhatian utama tim kepelatihan.
"The team only returned from Singapore yesterday. After an away match, these past few days have mainly been about recovery and adjustment," ujar Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao menambahkan bahwa ia ingin mempersembahkan pertandingan yang menarik bagi para pendukung sepak bola di Jinhua dan seluruh negeri. Target ini dipasang demi memberikan kepuasan kepada publik tuan rumah.
"We hope to adjust our condition as well as possible and present an exciting match for the fans in Jinhua and across the country," kata Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao menekankan pentingnya kematangan tim demi meraih hasil yang stabil di setiap pertandingan. Menurutnya, stabilitas performa adalah kunci utama dari kematangan sebuah tim nasional.
"I hope the team can become better and more stable. That is what I am pursuing," ucap Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao juga menilai bahwa kekuatan Thailand berada di atas Singapura sehingga pertandingan akan berjalan sangat intens. Rekor pertemuan kedua tim juga menunjukkan persaingan yang sangat ketat.
"Whether at club level or with the national team, a mature team always has stable results," tutur Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao melihat adanya perubahan gaya bermain Thailand yang kini lebih langsung dan cepat. Strategi baru dari lawan menuntut kewaspadaan tinggi dari armada China.
"Thailand's strength is definitely greater than Singapore's. For a long time, we have not had much of an advantage in our matches against them. Tomorrow will be an intense game," sebut Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Meskipun lawan menunjukkan banyak ide baru di lapangan, Shao menegaskan timnya harus tetap menganggap laga ini dengan serius. Kesiapan mental pemain menjadi prioritas utama.
"They have displayed many ideas. Their style is more direct and faster than before," kata Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Terkait rotasi pemain akibat jadwal perjalanan yang padat, Shao tetap memprioritaskan kemenangan dan susunan pemain yang kompetitif. Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan tim.
"I wouldn't say we are facing an extremely powerful opponent, but it is a match that must be taken seriously," jelas Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao menegaskan bahwa tidak ada istilah laga persahabatan yang tidak penting bagi tim nasional. Setiap kesempatan bertanding dinilai memiliki bobot yang sama besarnya.
"I don't think those two things contradict each other," tutur Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao juga memberikan pujian kepada para pemain muda yang terpilih berdasarkan performa mereka di Liga Super China. Mereka dinilai memiliki kualitas yang layak untuk bersaing.
"Everyone who can make the national team has the ability to start... For me, there are no friendlies when it comes to the national team. Every match is important," tegas Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao mengingatkan para pemain muda tersebut untuk tetap rendah hati dan menjaga ambisi dalam karier mereka. Sikap profesional sangat dibutuhkan untuk perkembangan jangka panjang.
"The young players were selected based on their performances in the Chinese Super League," kata Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Mengenai gol yang bersarang ke gawang China saat melawan Singapura, Shao bertanggung jawab penuh atas kurang detailnya instruksi tim pelatih. Evaluasi mendalam langsung dilakukan setelah laga tersebut.
"They must remain humble and maintain a sense of hunger and dissatisfaction throughout their careers if they want to continue improving," ujar Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao menjadikan kesalahan pada laga sebelumnya sebagai inspirasi untuk melakukan persiapan yang lebih matang. Hal ini menjadi bahan perbaikan taktik ke depan.
"We made a very good summary after the last game," tutur Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Tim pelatih China kini meningkatkan repetisi taktis melalui latihan lapangan dan analisis video. Langkah ini diambil guna meminimalkan kesalahan serupa di lini pertahanan.
"The goal we conceded happened because the coaching staff's requirements were not detailed enough and we had not considered some difficulties carefully enough," sebut Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao percaya bahwa dengan lebih banyak waktu, para pemain dapat menyerap ide taktis dan bermain lebih kompak sebagai satu unit. Proses adaptasi terus digenjot selama pemusatan latihan.
"The goal gave me a lot of inspiration. Preparation must be as detailed as possible." kata Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Shao berharap para pemain bisa beradaptasi secepat mungkin dengan strategi yang diinginkan. Fleksibilitas taktik menjadi fokus dalam sesi latihan terakhir.
"Our hope is that the players can absorb the ideas of the coaching staff as quickly as possible," ujar Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Penyerang China, Zhang Yuning, turut membenarkan kondisi fisik tim yang sedang dalam fase pemulihan kelelahan. Para pemain sedang berupaya mengembalikan kebugaran terbaik mereka.
"There are difficulties, but I believe that with more time and more repetition they can fully achieve that and play more as a unit." ucap Shao Jiayi, pelatih kepala China.
Zhang menyatakan kesiapannya untuk memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan selanjutnya melawan Thailand. Motivasi tinggi diusung oleh lini serang China.
"We have just arrived back and are actively recovering from fatigue," kata Zhang Yuning, penyerang China.
Di sisi lain, pelatih kepala Thailand, Anthony Hudson, mengakui timnya menghadapi tantangan besar setelah hasil undian Piala Asia AFC 2027 menempatkan mereka di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Indonesia. Grup tersebut dinilai sebagai grup yang sangat berat.
"We hope to give everything and perform well in the next match." ucap Zhang Yuning, penyerang China.
Hudson menambahkan bahwa persiapan yang tepat sejak dini dari pemusatan latihan menjadi kunci utama jika ingin tampil maksimal. Faktor non-teknis seperti kesiapan mental juga menjadi perhatiannya.
"Before the draw, everyone hoped that we [Thailand] would be drawn in an easy group so we could have a better chance to reach the later stages of the tournament. But we've got very strong opponents, especially Qatar, the team I know personally well, and many people know how strong Japan are," kata Anthony Hudson, pelatih kepala Thailand.
Sementara itu, gelandang Muang Thong United, Kakana Khamyok, mengungkapkan kegembiraannya setelah mendapat panggilan pertama dari Hudson untuk memperkuat tim nasional. Tantangan menghadapi tim kuat seperti China dinilainya sebagai kesempatan berharga.
"But I think anything can happen in the world of football. The most important thing is that if they want to perform well, they must start preparing the right way beginning from this camp," tutur Anthony Hudson, pelatih kepala Thailand.
Kakana berkomitmen untuk mempelajari taktik yang diberikan oleh pelatih dalam pemusatan latihan kali ini. Ia berharap bisa memberikan kontribusi positif bagi skuad Gajah Perang.
"I feel happy every time I get a call-up for the national team. In this camp I have a chance to meet senior players and many new faces that I admire," kata Kakana Khamyok, gelandang Thailand.
Kakana antusias menyambut pengalaman pertamanya bekerja di bawah arahan pelatih baru. Dirinya siap menyerap seluruh skema permainan yang disiapkan untuk menghadapi China.
"This is my first time working with coach Hudson and I will try to learn the tactics from the coach," ucap Kakana Khamyok, gelandang Thailand.
Pertandingan persahabatan ini sekaligus menjadi tolok ukur bagi kedua tim sebelum terjun ke turnamen resmi internasional mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow