Daley Blind Kembali Perkuat Ajax Amsterdam pada Bursa Transfer 2026
Klub sepak bola Ajax Amsterdam resmi memperkuat lini pertahanan mereka dengan mendatangkan bek berpengalaman Daley Blind dari klub Spanyol Girona pada Juli 2026.
Pemain berusia 36 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi satu musim untuk memulai periode ketiganya bersama Ajax, setelah sebelumnya sempat dilepas karena dinilai terlalu lambat pada tahun 2023.
Media Belanda Het Parool melaporkan bahwa Blind mencatatkan 382 umpan liniedoorbrekende bersama Girona musim lalu, serta memenangkan 64,9 persen duel darat berdasarkan data Opta, hanya kalah dari Frenkie de Jong di La Liga.
Kehadiran Blind langsung memicu komentar dari analis sepak bola Theo Janssen saat berbicara di acara NOS WK Avond terkait peran barunya yang potensial di dalam tim.
"Ik denk dat hij waarde zal kunnen hebben, maar ik denk dat het als voetballer minimaal zal zijn" kata Theo Janssen, analis sepak bola.
Janssen menilai faktor kecepatan akan kembali dibahas, namun Blind bisa menjadi jembatan komunikasi karena pelatih Míchel hanya berbicara bahasa Spanyol.
"We gaan straks allemaal weer beginnen over zijn snelheid. Misschien heeft hij straks een hele andere rol in de groep, als tolk. De trainer spreekt alleen Spaans en dat is voor veel jongens lastig.
Hij kan de ideeën overbrengen, want hij kent hem. Ik denk dat hij daar een hele grote rol in gaat spelen, dus ik snap het wel" ujar Theo Janssen, analis sepak bola.
Selain membahas Blind, Janssen juga menyayangkan kepindahan gelandang muda Sean Steur dari Ajax menuju Newcastle United yang dianggapnya terlalu cepat bagi perkembangan fisik sang pemain.
"Ik had liever gezien dat hij nog bij Ajax was gebleven" reageert Theo Janssen, trainer van De Treffers.
Menurut Janssen, berkompetisi di Inggris saat ini merupakan langkah buruk bagi Steur yang dinilai belum siap secara fisik.
"Hij was vorig seizoen een van de lichtpuntjes. Ik denk dat de stap naar de Engelse competitie te vroeg komt voor hem. Ik zou het hem niet hebben aangeraden.
Ik vind het een slechte zaak. Ik snap dat Newcastle een mooie club is, maar het gaat ook om de ontwikkeling van die jongen" stelt Theo Janssen, analis sepak bola.
Janssen menambahkan bahwa dunia sepak bola sering kali tidak berjalan sesuai rencana awal yang dijanjikan klub kepada pemain muda.
"Hij is fysiek gezien gewoon niet in staat om in het Engelse voetbal te spelen. Het is gewoon veel te vroeg" vervolg Theo Janssen, analis sepak bola.
Analis tersebut meyakini bahwa Steur seharusnya bertahan lebih lama di Ajax untuk belajar banyak hal dari sosok senior seperti Daley Blind.
"Het zou kunnen dat ze een heel mooi plan met hem hebben, maar in het voetbal werkt het vaak anders dan ze aan de voorkant zeggen" besef Theo Janssen, analis sepak bola.
Janssen menyayangkan keputusan Ajax yang tidak mendidik Steur selama satu atau dua tahun lagi sebelum menjualnya dengan harga tinggi.
"Dat zou voor Steur heel goed zijn. Ajax staat voor het ontwikkelen van talenten. Dat is waar Ajax groot mee is geworden.
Ze hadden deze jongen nog één of twee jaar verder moeten opleiden en dan voor heel veel geld moeten verkopen. Het is jammer" besluit Theo Janssen, analis sepak bola.
Sementara itu, kembalinya Blind ke Amsterdam membawa kebahagiaan tersendiri baginya, yang diungkapkan langsung melalui sesi wawancara khusus bersama sahabatnya, Davy Klaassen.
"Deze club zit in mijn hart. Ik heb dat vaker benoemd. Het is altijd mijn droom geweest om bij Ajax mijn carrière af te sluiten als voetballer." kata Daley Blind, pemain Ajax Amsterdam.
Dalam sesi latihan terbuka pertama yang dipantau oleh ESPN, pelatih Míchel langsung memasang Blind di tim utama berpasangan dengan Dies Janse di posisi bek tengah.
Situasi ini membuat bek tengah Youri Baas tergeser ke tim cadangan, memicu spekulasi bahwa direktur Jordi Cruijff akan menjual Baas pada bursa transfer musim panas ini dengan banderol di atas 20 juta euro.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow