Pemerintah Kabupaten Aceh Terima Dividen Bank Aceh Syariah Tahun 2025

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues, Simeulue, Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya menerima dividen dan dana zakat dari Bank Aceh Syariah untuk tahun buku 2025 sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Dividen yang diterima Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mencapai Rp3,2 miliar dan dana zakat perusahaan sebesar Rp400 juta, yang akan dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik di daerah tersebut, kata Bupati Aceh Tengah Haili Yoga.

Di Kabupaten Gayo Lues, dividen tahun buku 2025 yang diserahkan oleh Bank Aceh Syariah Cabang Blangkejeren sebesar Rp2,9 miliar lebih kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Blangkejeren Maharamiko berharap pemerintah daerah dapat menambah penyertaan modal ke Bank Aceh agar dividen di masa mendatang lebih besar.

Pemerintah Kabupaten Simeulue juga menerima penyerahan dividen, zakat perusahaan, dan bantuan CSR sebagai wujud sinergi antara dunia perbankan dan pemerintah daerah untuk pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, ujar Bupati Simeulue.

Di Kabupaten Nagan Raya, dividen yang diterima sebesar Rp1,63 miliar dan dana zakat perusahaan Rp400 juta, yang diserahkan langsung oleh Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram, Indra Gunawan, kepada Bupati Dr. TR. Keumangan. Dividen tersebut akan menambah pendapatan daerah untuk mendukung pembangunan, sementara dana zakat dikelola Baitul Mal untuk disalurkan kepada mustahik.

Bupati TR. Keumangan juga menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-53 Bank Aceh Syariah dan berharap bank terus meningkatkan pelayanan dan inovasi bagi masyarakat.

Di Aceh Barat Daya, Pemkab menerima dividen sebesar Rp2 miliar lebih dan zakat perusahaan Rp400 juta dari Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, yang diserahkan oleh Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, Riko. S, kepada Bupati Safaruddin. Riko menjelaskan penurunan dividen dan zakat dibanding tahun sebelumnya karena sebagian anggaran dialokasikan untuk bantuan bencana banjir tahun lalu.

Riko berharap kondisi tahun 2026 lebih kondusif sehingga kinerja Bank Aceh membaik dan dividen kembali meningkat. Ia juga mendukung program Baitul Mal Abdya dalam pembangunan rumah dhuafa serta pemberdayaan masyarakat, termasuk sentra mualaf.

Ketua Baitul Mal Abdya, Tgk Syamsul Qamar, menyatakan apresiasi atas komitmen Bank Aceh Syariah dalam menyalurkan zakat perusahaan yang digunakan untuk program sosial dan pemberdayaan masyarakat sesuai syariat Islam.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed