Drake Rilis Tiga Album Sekaligus dan Lumpuhkan Platform Musik Digital
Rapper asal Kanada, Drake, secara mengejutkan merilis tiga album studio sekaligus pada Jumat, 15 Mei 2026, yang memicu lonjakan lalu lintas data hingga melumpuhkan layanan platform musik digital. Peluncuran serentak karya bertajuk Iceman, Maid of Honour, dan Habibti tersebut sempat membuat jutaan penggemar tidak dapat memutar lagu pada menit-menit awal perilisannya.
Laporan dari Marca menyebutkan bahwa layanan Apple Music dan Spotify mengalami gangguan teknis tepat pada pukul 00.00 waktu setempat saat album kesembilan Drake, Iceman, resmi mengudara. Para pendengar mengeluhkan lagu pertama berjudul "Make Them Cry" yang tidak bisa diputar selama sekitar 20 menit sebelum akhirnya platform tersebut kembali normal.
Strategi perilisan ini dianggap tidak biasa karena Drake meluncurkan dua proyek tambahan di luar album Iceman yang telah diumumkan sebelumnya. Tambahan album Maid of Honour berdurasi 45 menit dan Habibti sepanjang 36 menit membuat total materi musik baru yang disuguhkan sang rapper mencapai durasi dua setengah jam.
Situs Just Jared merinci makna di balik salah satu judul album terbaru musisi berusia 39 tahun tersebut. Nama Habibti diambil dari bahasa Arab yang merupakan istilah kasih sayang untuk perempuan dengan arti "cintaku" atau "sayangku", yang setara dengan panggilan honey atau sweetheart dalam bahasa Inggris.
Rangkaian album ini merupakan koleksi solo pertama Drake dalam tiga tahun terakhir setelah merilis For All the Dogs. Sebelum peluncuran masif ini, Drake sempat merilis album kolaborasi bersama PartyNextDoor bertajuk Some Sexy Songs 4 U pada tahun 2025.
Peluncuran ini juga dibarengi dengan munculnya lagu baru berjudul "1 AM in Albany" di internet yang menarik perhatian publik. Dalam lirik lagu tersebut, Drake diduga melontarkan sindiran terhadap sejumlah figur ternama seperti LeBron James, Kendrick Lamar, hingga J Cole.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow