East Bengal Raih Gelar Juara Liga Super India 2026
Klub sepak bola East Bengal berhasil memastikan diri sebagai juara Liga Super India (ISL) musim 2026 setelah mengalahkan Inter Kashi pada pertandingan final di Stadion Kishore Bharati Krirangan, Kamis (21/5/2026).
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun bagi klub asal Kolkata tersebut untuk kembali merengkuh trofi liga tingkat nasional sejak terakhir kali meraihnya pada tahun 2004.
East Bengal sempat tertinggal lebih dulu melalui gol pemain Inter Kashi, Alfred Planas, pada menit ke-14 sebelum Youssef Ezzejjari menyamakan kedudukan setelah babak kedua dimulai, dan Mohammed Rashid mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-72.
Keberhasilan ini juga mengantarkan East Bengal mencetak sejarah baru sebagai tim India pertama yang berhasil tampil di kompetisi antarklub Asia baik untuk kategori pria maupun wanita dalam satu musim yang sama.
Pelatih utama East Bengal, Oscar Bruzon, menyatakan bahwa mentalitas pemenang timnya terbentuk sejak kesuksesan melewati babak playoff AFC Challenge League di Bhutan sekitar 19 bulan yang lalu.
"How I love this club," kata pelatih East Bengal, Oscar Bruzon, kepada TOI.
Meskipun berhasil membawa timnya menjadi juara, masa depan juru taktik berusia 48 tahun asal Spanyol tersebut di East Bengal masih menyisakan tanda tanya besar setelah ia sempat menyatakan akan hengkang pada akhir musim.
"Regarding my future, I will say the same thing that I’ve been saying throughout the season — I will not make any move till June," kata pelatih East Bengal, Oscar Bruzon.
Bruzon menegaskan bahwa kejelasan mengenai perencanaan jangka panjang dari pihak manajemen klub setelah bulan Juni menjadi syarat utama sebelum dirinya bersedia melakukan pembicaraan kontrak baru.
"If by June 1, the club has a proper plan, then I will be very happy to sit and talk," ujar pelatih East Bengal, Oscar Bruzon.
Ia juga menambahkan bahwa ketiadaan rencana yang jelas dari klub akan menyulitkan seluruh elemen tim, termasuk para pemain dan staf kepelatihan.
"But if the club itself does not have clarity or planning after June, then it’s not only difficult for me but for the whole group of players and coaches. Without planning, there cannot be discussions," kata pelatih East Bengal, Oscar Bruzon.
Pihak manajemen dari Emami Group, Vibhash Agarwal, menjelaskan bahwa saat ini klub masih menunggu kepastian kalender resmi kompetisi ISL sebelum bisa mengambil keputusan lebih lanjut terkait masa depan sang pelatih.
"We need the ISL calendar first. I cannot speak hypothetically right now. It’s difficult to say anything (on Bruzon’s future) at this stage," kata perwakilan Emami Group, Vibhash Agarwal.
Terlepas dari ketidakpastian tersebut, Bruzon tetap menyampaikan apresiasinya kepada pihak sponsor atas dukungan yang telah diberikan selama berjalannya proyek kompetisi musim ini.
"On behalf of the coaching staff, I want to thank Emami for their support and belief in the project," ujar pelatih East Bengal, Oscar Bruzon.
Asisten pelatih Bino George juga menyatakan bahwa atmosfer serta tekanan emosional yang dirasakan bersama para pendukung East Bengal jauh berbeda dibandingkan saat ia menjuarai kompetisi bersama Hyderabad FC.
"Nothing like this. The passion of the fans in East Bengal is on another level," kata asisten pelatih, Bino George.
Menurut George, besarnya tekanan yang ada di dalam klub tradisional seperti East Bengal menghasilkan sensasi luar biasa yang tidak akan bisa ditemukan di klub sepak bola lain di India.
"In Hyderabad FC, it was just okay. This is out of the world. The pressure of playing for a club like East Bengal is different. You will not find anything like this anywhere in India," ujar asisten pelatih, Bino George.
Penjaga gawang Prabhsukhan Singh Gill ikut mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian gelar juara yang dianggapnya sebagai sebuah perasaan yang sangat berharga.
"You cannot buy this feeling," kata penjaga gawang, Prabhsukhan Singh Gill.
Gill juga memberikan tanggapan mengenai aksi penyelamatan krusialnya saat menghalau tembakan striker Mohun Bagan Super Giant, Jamie Maclaren, pada laga krusial tanggal 17 Mei yang dinilai banyak pihak menjadi penentu langkah juara timnya.
"If you say that save helped us to win the title, then it will be unfair to all the players who gave their best throughout the season," kata penjaga gawang, Prabhsukhan Singh Gill.
Pesta perayaan kemenangan skuat East Bengal yang dimulai sejak Kamis malam di stadion kemudian berlanjut ke area tenda klub pada hari Jumat dengan dihadiri oleh jajaran pemain, ofisial, dan ribuan suporter.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow