Oscar Bruzon Kritik Manajemen East Bengal Saat Odisha FC Rekrut Pemain
Mantan pelatih East Bengal FC Oscar Bruzon melontarkan kritik terbuka terhadap dinamika internal manajemen klub pada Jumat (11/9/2026) setelah munculnya kontroversi unggahan media sosial halaman penggemar. Di saat yang sama, klub peserta Liga Super India (ISL) lainnya, Odisha FC, resmi memperkuat skuad menyambut musim 2026-2027.
Bruzon, yang sukses membawa East Bengal meraih gelar juara ISL 2025-2026 sebelum mengumumkan pengunduran dirinya pada 1 Juni 2026, menanggapi unggahan akun penggemar QEBNA yang dinilainya menyudutkan. Pelatih yang kini menangani klub Indonesia Bhayangkara Presisi Lampung FC tersebut menuding ada agenda manajemen di balik konten tersebut.
"Unggahan-unggahan ini dibuat untuk memenuhi semacam kepentingan individu, bagian dari agenda manajemen dan merupakan contoh dari apa yang disebut standar ganda," kata Bruzon.
Ia juga mencurigai adanya hubungan khusus antara pengelola akun media sosial tersebut dengan pihak internal tim asal Kolkata itu.
"Saya juga percaya bahwa admin halaman bernama QEBNA ini memiliki semacam hubungan dengan klub," tambah Bruzon.
Perselisihan tersebut memuncak ketika Bruzon mengunggah pernyataan lanjutan pada Jumat sore dan menyebut sosok berjuluk 'Master' yang dinilainya memengaruhi operasional tim.
"Keberhasilan tidak pernah menjadi kepentingannya. Untuk pertama kalinya, 'Master' tidak memiliki keterlibatan yang bermakna dalam membangun skuad. Oleh karena itu, musim yang sukses akan membuktikan bahwa Klub dapat beroperasi secara efektif tanpa pengaruhnya terhadap perekrutan," ujar Bruzon.
Manajemen East Bengal FC merespons dinamika ini dengan merilis pernyataan resmi untuk membantah keterlibatan mereka dalam konten provokatif di media sosial.
"Individu tertentu mencoba menggunakan nama East Bengal untuk menciptakan kebingungan dan kontroversi di sekitar Oscar Bruzon. Kami dapat memperjelas bahwa manajemen tidak memiliki hubungan dengan jenis kegiatan provokatif seperti itu mengenai mantan pelatih dan manajemen klub," tulis manajemen East Bengal FC.
Pihak klub mengapresiasi jasa sang pelatih Spanyol namun meminta pendukung tidak memperpanjang kegaduhan.
"Kontribusi Oscar Bruzon untuk klub kami sangat besar dan kami akan berterima kasih kepadanya selamanya karena telah membimbing kami menuju kemenangan ISL yang bersejarah," lanjut pernyataan klub.
East Bengal mengimbau agar para penggemar tetap memberikan dukungan positif tanpa terpengaruh isu luar.
"Kami juga meminta para penggemar kami untuk tidak berpartisipasi dalam perselisihan media sosial yang tidak perlu dari konten provokatif dari entitas semacam itu," tambah manajemen.
Pernyataan tersebut ditutup dengan penegasan bahwa klub fokus menatap kompetisi mendatang di bawah asuhan pelatih baru Antonio Lopez Habas.
"Manajemen klub juga menyatakan tidak berminat untuk mengomentari bagaimana Oscar memilih pemain atau mengelola timnya selama masa jabatannya. Sebaliknya kami mendesak penggemar amago kami untuk terus mendukung klub dengan semangat dan martabat," pungkas manajemen East Bengal.
Di tengah polemik mantan pelatihnya, East Bengal juga terancam sanksi larangan transfer dari FIFA jika tidak menyelesaikan tunggakan gaji mantan asisten pelatih Adrian Rubio dan pelatih fisik Javier Sanchez. Sementara itu, East Bengal yang kini ditangani Antonio Lopez Habas telah menjuarai Piala Durand ke-17 dan bersiap tampil di AFC Champions League Two.
Pada dinamika transfer ISL lainnya, Odisha FC aktif merekrut amunisi baru di bawah arahan pelatih T.G. Purushottam. Odisha FC resmi mendatangkan pemain muda kelahiran Qatar keturunan India, Aashir Salim, dengan kontrak berdurasi dua tahun hingga 2028 pada Sabtu (12/9/2026).
Gelandang berusia 20 tahun yang menimba ilmu di akademi Al-Sailiya SC tersebut menyambut positif kepindahannya ke India.
"Saya sangat senang bergabung dengan Odisha FC, dan saya benar-benar menantikan babak baru dalam karier saya ini. Ini akan menjadi pengalaman pertama saya di Liga Super India, jadi ini adalah kesempatan yang sangat mendebarkan bagi saya. Saya tidak sabar untuk belajar, bekerja keras, dan memberikan yang terbaik untuk tim serta para penggemar," kata Salim.
Sebelum merekrut Salim, Odisha FC telah mengamankan tanda tangan kiper Sachin Suresh dan penyerang sayap Nihal Sudeesh dari Kerala Blasters FC dengan kontrak masing-masing berdurasi dua tahun hingga 2028.
Sachin Suresh yang mencatatkan lima kali nirbobol dari 15 laga ISL musim 2023-2024 menyampaikan antusiasmenya bergabung dengan klub berjuluk Kalinga Warriors tersebut.
"Saya sangat senang telah menandatangani kontrak untuk Odisha FC. Saya telah mendengar banyak hal hebat tentang Kalinga Warriors, dan saya sangat menantikan untuk bertemu dengan para penggemar. Saya tidak sabar untuk memulai dan memberikan yang terbaik untuk klub," ujar Sachin.
Sementara itu, Nihal Sudeesh yang sempat dipinjamkan ke Punjab FC pada musim 2024-2025 menegaskan komitmennya untuk membawa Odisha FC bersaing di papan atas.
"Saya sangat senang bergabung dengan Odisha FC, dan saya menantikan babak baru dalam karier saya ini," ungkap Sudeesh.
Pemain berusia 25 tahun itu bertekad memberikan kontribusi maksimal di setiap laga.
"Saya telah mendengar banyak tentang klub, tim, dan para penggemar, dan saya bersemangat untuk memulai. Saya akan memberikan yang terbaik setiap hari dan berharap dapat berkontribusi pada kesuksesan tim," kata Sudeesh.
Selain ketiga pemain tersebut, Odisha FC juga mendatangkan Giorgi Aburjania FC dan Nandhasekar untuk memperkuat kedalaman tim menjelang pembukaan ISL musim 2026-2027 pada 10 Oktober 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow