Farul Ungguli FCSB Lanjutan Superliga di Arcul de Triumf
Gol cepat Doicaru pada menit ke-21 membawa Farul unggul 1-0 atas tuan rumah FCSB pada laga penutup pekan ke-3 Superliga di Stadion Arcul de Triumf, Senin (03/08/2026). Penyerang Farul tersebut membobol gawang Matei Popa setelah memanfaat skema serangan balik cepat hasil kerja sama dengan Radaslavescu.
Pertandingan ini digelar di Stadion Arcul de Triumf setelah FCSB memilih meninggalkan Stadion Steaua akibat buruknya kualitas rumput. Meski berpindah markas, kondisi permukaan lapangan Arcul de Triumf juga dilaporkan kurang optimal karena mengalami kerusakan dan dicat di beberapa bagian.
Laga ini turut diwarnai aksi protes kelompok suporter Peluzei Nord yang mengosongkan tribun sebagai bentuk kekecewaan atas tersingkirnya FCSB dari Conference League. Di area penonton, mereka memasang spanduk protes bertuliskan pesan kritikan untuk para pemain.
Di kubu FCSB, pelatih Marius Baciu merombak komposisi tim dengan membangkupencangkan Florin Tanase dan tidak menyertakan kiper Stefan Tarnovanu. Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Matei Popa, sementara bek anyar Dylan Batubinsika tampil sebagai starter untuk melakoni laga debutnya.
Di sisi lain, Farul bertanding tanpa diperkuat dua pemain pilar mereka, Ionut Vina dan Denis Alibec, yang harus absen akibat masalah medis.
Sebelum pertandingan dimulai, pelatih FCSB Marius Baciu menegaskan fokus timnya untuk bangkit setelah hasil buruk di kompetisi Eropa.
"Berikutnya adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami, setelah dua pekan yang sangat baik di mana kami menang. Kami ingin melanjutkan dan tetap berada di jalur yang sama, karena kami membutuhkan tiga poin ini. Memang benar, kami baru saja melewati pertandingan yang sangat sulit bagi kami dan kehilangan tiket kualifikasi.
Salah satu prioritas kami adalah memulihkan kondisi para pemain setelah pertandingan hari Kamis dan tampil baik. Ini tidak mudah bagi siapa pun di dalam tim," kata Marius Baciu, pelatih FCSB.
Sementara itu, pelatih Farul Ioan Ovidiu Sabau menyoroti pentingnya organisasi permainan saat menghadapi tim kuat seperti FCSB.
"Pertandingan sulit menanti kami, lawan yang memiliki kualitas, nilai, dan pengalaman. Sebuah tim yang setiap tahun menetapkan target untuk menjuarai liga. Kami ingin memenangkan sesuatu, dan terlepas dari hasilnya, harus terlihat bahwa kami mulai memiliki identitas, gaya permainan, dan para pemain tampil sebagai sebuah tim.
Di hadapan lawan seperti ini, Anda harus terorganisasi dengan sangat baik. Anda tidak bisa bertanding melawan FCSB hanya untuk bertahan tanpa memberi mereka masalah," kata Ioan Ovidiu Sabau, pelatih Farul.
Berdasarkan catatan rekor pertemuan, FCSB memenangkan enam dari sepuluh duel terakhir melawan Farul di kompetisi domestik utama. Farul sendiri mencatatkan dua kemenangan, sementara dua laga sisanya berakhir imbang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow