Gempa Dangkal Magnitudo 5,4 Guncang Cilacap Dirasakan Hingga Pacitan
Guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,4 menggetarkan wilayah perairan tenggara Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (4/9/2026) pukul 12.04 WIB. Gelombang seismik dangkal ini terdeteksi berada di laut pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat 8,42 Lintang Selatan dan 109,02 Bujur Timur, atau berjarak sekitar 77 kilometer dari pesisir Cilacap.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi parameter awal tersebut melalui rilis resminya tak lama setelah kejadian.
"Info Gempa Mag:5.4, 04-Sep-26 12:04:59 WIB, Lok:8.42 LS,109.02 BT (77 km Tenggara CILACAP-JATENG), Kedlmn:10 Km ::BMKG," demikian unggahan BMKG seperti dilihat detikJateng.
Rambatan energi akibat hiposentrum yang tergolong dangkal ini membuat guncangan terisolasi cukup tajam hingga melintasi batas wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Laporan warga mengindikasikan getaran terasa di Banyumas, Solo, Wonosobo, Pekalongan, hingga Kabupaten Pacitan. Di Pacitan, ayunan tektonik ini sempat mengejutkan jemaah yang sedang menunaikan ibadah salat Jumat.
Seorang jemaah di Pucangsewu, Albino Darmawan (34), mengutarakan kesaksiannya saat berada di lokasi.
"Sempat terasa sebentar waktu shalat Jumat tadi," ungkap seorang jemaah shalat Jumat di Pucangsewu, Albino Darmawan (34).
Getaran senada turut menggetarkan struktur bangunan rumah warga di wilayah tersebut saat waktu bertepatan dengan aktivitas tengah hari.
"Suara atap rumah ikut bergetar, greg greg gitu, tapi sebentar," katanya.
Meskipun mengagetkan warga di berbagai kawasan pesisir selatan Jawa, situasi di lapangan dilaporkan tetap terkendali tanpa memicu kepanikan massal. Pemerintah daerah setempat langsung menerjunkan tim untuk menyisir potensi dampak fisik pascaguncangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, mengonfirmasi kondisi terkini di wilayah pusat pemantauan.
"Pantauan sementara yang kami lakukan, hingga saat ini belum ada laporan terkait kerusakan akibat gempa," katanya.
Pihak berwenang mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang serta menyaring informasi yang beredar dari saluran resmi pemerintah.
‘Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengutamakan informasi dari sumber resmi untuk menghindari kepanikan akibat informasi yang belum terverifikasi,” kata Taryo.
Pada hari yang sama, BMKG juga mencatat kejadian gempa lain berkekuatan magnitudo 4,3 di laut utara Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur pada pukul 05.36 WIB. Catatan BMKG menunjukkan dalam sepekan terakhir telah terjadi 30 kali aktivitas gempa signifikan yang dirasakan masyarakat di pelbagai wilayah Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow