Harga Bitcoin Naik 1 Persen Lebih Hari Ini Setelah Sempat Melemah Sebulan Terakhir

Smallest Font
Largest Font

Harga Bitcoin menguat 1,81 persen dalam 24 jam terakhir pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026 pagi hari WIB. Angka kenaikan ini membawa sedikit angin segar bagi para pelaku pasar kripto setelah aset digital utama tersebut terus mengalami tekanan berturut-turut dalam beberapa pekan sebelumnya.

Berdasarkan data pasar yang dilansir dari Tokocrypto, pergerakan positif dalam satu hari terakhir ini membuat kinerja mingguan Bitcoin berada di zona hijau yang sangat tipis. Tercatat, dalam periode satu minggu ke belakang, performa mata uang kripto ini hanya terapresiasi sebesar 0,10 persen.

Meskipun terjadi penguatan harian, tren jangka menengah dan panjang Bitcoin masih menunjukkan koreksi yang cukup signifikan bagi para investor. Pelemahan performa tersebut terlihat jelas dalam akumulasi data bulanan hingga catatan sepanjang tahun berjalan ini.

Makin Brutal Prediksi Harga BTC Hari Ini | Akela Trading System

Kinerja Pasar dan Data Perbandingan Periodik

Tekanan pasar terhadap Bitcoin terlihat sangat nyata jika menilik data historis dalam beberapa bulan ke belakang. Penurunan ini dipicu oleh dinamika makroekonomi global serta pergeseran likuiditas di pasar aset digital.

Merujuk pada data TradingView, perbandingan performa harga Bitcoin dalam beberapa rentang waktu menunjukkan akumulasi penurunan yang cukup masif sebagai berikut:

  • Performa 1 Hari: +1,81 persen
  • Performa 1 Minggu: +0,10 persen
  • Performa 1 Bulan: -14,40 persen
  • Performa 6 Bulan: -32,14 persen
  • Performa Year to Date (YTD): -30,24 persen
  • Performa 1 Tahun: -42,25 persen

Data di atas memperlihatkan bahwa meskipun hari ini terjadi sedikit rebound, nilai Bitcoin masih terkoreksi lebih dari 14 persen dalam sebulan terakhir, bahkan anjlok hingga 42,25 persen jika dibandingkan dengan posisi pada periode yang sama di tahun lalu.

Tabel Kinerja Historis Harga Bitcoin terhadap USD
Periode AnalisisPersentase Perubahan Harga
1 Hari terakhir+1,81%
1 Minggu terakhir+0,10%
1 Bulan terakhir-14,40%
6 Bulan terakhir-32,14%
Year to Date (YTD)-30,24%
1 Tahun terakhir-42,25%

Kilas Balik Sejarah Perjalanan Bitcoin

Volatilitas tinggi seperti yang terjadi saat ini sebenarnya bukan hal baru bagi Bitcoin sejak pertama kali diciptakan. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini memiliki sejarah panjang yang penuh dengan fluktuasi nilai sejak awal kemunculannya.

Awal Mula dan Transaksi Pertama

Gagasan mengenai mata uang digital terdesentralisasi ini pertama kali diperkenalkan melalui publikasi whitepaper Bitcoin pada 31 Oktober 2008 oleh sosok samaran bernama Satoshi Nakamoto, sebagaimana tercatat dalam data CoinMarketCap. Jaringan ini kemudian resmi berjalan ketika penambangan blok pertama atau yang dikenal sebagai Genesis Block dilakukan pada 3 Januari 2009.

Pada masa-masa awal peluncurannya, Bitcoin sama sekali tidak memiliki nilai ekonomi atau dihargai sebesar 0 dolar AS. Transaksi komersial pertama di dunia nyata yang menggunakan aset ini baru terjadi pada 22 Mei 2010, sebuah momen historis yang kini diperingati oleh komunitas global sebagai Bitcoin Pizza Day.

Saat itu, seorang programmer bernama Laszlo Hanyecz setuju untuk menukarkan 10.000 Bitcoin miliknya hanya demi mendapatkan dua loyang pizza. Sebagai gambaran pertumbuhan nilainya yang eksponensial, aset sebanyak itu sempat menyentuh nilai setara 478 juta dolar AS pada pertengahan September 2021 lalu.

Perkembangan Pasar dan Ekosistem

Aktivitas perdagangan Bitcoin secara global baru benar-benar dimulai pada Juli 2010. Berdasarkan catatan historis, pada masa awal perdagangan tersebut, harga satu koin Bitcoin masih berada di kisaran yang sangat murah, yaitu antara 0,0008 dolar AS hingga 0,08 dolar AS saja.

Kini, Bitcoin telah bertransformasi dari sekadar eksperimen digital menjadi instrumen keuangan global terkemuka. Sistem kode sumbernya pun terus dirawat secara terbuka, di mana saat ini tercatat ada lebih dari 750 kontributor yang aktif mengelola repositori GitHub miliknya.

Fluktuasi harga harian yang tipis pada hari ini menjadi bagian dari dinamika panjang tersebut, di mana para pelaku pasar saat ini cenderung bersikap responsif terhadap perubahan data ekonomi berkala sembari mempertahankan posisinya di tengah tren bearish jangka panjang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed