Harga Bitcoin Hari Ini Capai Rp1,15 Miliar di Tengah Tingginya Aktivitas Transaksi Beli
Harga Bitcoin (BTC) bertahan di level Rp1,15 miliar per koin pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026. Data perdagangan pasar menunjukkan dominasi aktivitas transaksi beli sebesar 55 persen dibandingkan transaksi jual yang tercatat 45 persen.
Pergerakan harga ini ditopang oleh volume perdagangan harian yang menyentuh angka Rp461,33 triliun. Kapitalisasi pasar Bitcoin secara keseluruhan kini berada di kisaran Rp23.133,02 triliun, menjadikannya tetap kukuh sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.
Nilai tukar Bitcoin di pasar global terus menjadi acuan utama bagi para pelaku pasar kripto. Berdasarkan pemantauan platform agregator data CoinMarketCap dan CoinGecko, pergerakan transaksi harian menunjukkan likuiditas yang tinggi.
Daftar Indikator Pasar Bitcoin Per 29 Juli 2026
Berikut adalah rincian angka penting yang mencerminkan kondisi teknis perdagangan Bitcoin saat ini:
- Harga per Koin: Rp1.150.000.000
- Kapitalisasi Pasar: Rp23.133,02 triliun
- Volume Perdagangan 24 Jam: Rp461,33 triliun
- Aktivitas Pasar: 55% Beli, 45% Jual
- Rata-rata Durasi Kepemilikan Investor: 106 hari
Data durasi kepemilikan investor yang berada di angka 106 hari mengindikasikan bahwa sebagian besar pemegang aset cenderung memilih strategi penyimpanan jangka menengah hingga panjang daripada melakukan perdagangan harian secara agresif.
Suplai Beredar dan Batasan Pasokan Maksimal Bitcoin
Faktor fundamental yang senantiasa memengaruhi harga aset digital ini adalah kepastian jumlah pasokannya di seluruh dunia. Saat ini, total Bitcoin yang telah berhasil ditambang dan beredar di masyarakat mencapai 20,1 juta BTC.
| Indikator Pasokan | Jumlah Satuan (BTC) | Persentase dari Total |
|---|---|---|
| Suplai Beredar Saat Ini | 20,1 Juta BTC | 96% |
| Batas Maksimal Suplai | 21,0 Juta BTC | 100% |
| Sisa Suplai Belum Ditambang | 0,9 Juta BTC | 4% |
Dengan batas maksimal suplai yang dipatok ketat sebesar 21 juta koin, sekitar 96 persen dari keseluruhan pasokan Bitcoin di dunia telah beredar. Kelangkaan terpola ini menjadi salah satu alasan utama aset ini terus diminati.
Latar Belakang Teknologi dan Sejarah Perkembangan Bitcoin
Bagi pelaku pasar pemula yang mempertanyakan "apa itu bitcoin", instrumen ini merupakan mata uang kripto terdesentralisasi pertama di dunia. Teknologi ini pertama kali dikenalkan melalui dokumen whitepaper pada 31 Oktober 2008 oleh penemu yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto.
Jaringan secara resmi beroperasi setelah blok pertama yang dikenal sebagai "genesis block" berhasil ditambang pada 3 Januari 2009. Pengembangan perangkat lunaknya bersifat terbuka, di mana repositori kode sumber Bitcoin di platform GitHub telah didukung oleh lebih dari 750 kontributor independen dari berbagai negara.
Dalam rekam jejak historisnya, harga terendah Bitcoin sepanjang masa tercatat berada pada level Rp440 per koin, sebelum akhirnya mencapai rekor harga tertinggi sepanjang masa di angka Rp2.093.428.924.
Informasi ini bukan saran investasi. Transaksi aset kripto memiliki risiko tinggi akibat fluktuasi harga. Konsultasikan dengan penasihat keuangan resmi sebelum mengambil keputusan investasi.
Pemantauan harga secara berkala dan pemahaman terhadap risiko investasi aset kripto menjadi langkah krusial bagi publik sebelum melakukan transaksi di platform pedagang fisik aset kripto terdaftar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow