Harga Bitcoin Hari Ini Stabil di Rp1,14 Miliar Saat Volume Perdagangan Sentuh Rp256 Triliun

Smallest Font
Largest Font

Harga Bitcoin hari ini tercatat stabil di kisaran Rp1,14 Miliar atau setara dengan 64.109,58 dolar AS per BTC pada Senin, 22 Juni 2026. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini menunjukkan pemulihan tipis setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data dari Coingecko, Bitcoin mengalami kenaikan sebesar +0,39% hingga +0,45% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ini memberikan sedikit angin segar bagi para pelaku pasar setelah mengamati pergerakan aset yang cenderung fluktuatif sepanjang pekan ini.

Meskipun menunjukkan performa positif harian, pergerakan harga Bitcoin dalam periode waktu yang lebih panjang masih mencatatkan rapor merah. Investor global masih terus menganalisis penyebab harga bitcoin turun naik secara agresif sepanjang kuartal kedua tahun ini.

Data kapitalisasi pasar Bitcoin global saat ini bertahan di kisaran Rp22.878,51 Triliun atau sekitar 1,28 Triliun dolar AS. Sementara itu, volume perdagangan dalam 24 jam terakhir secara global berkisar antara Rp256,41 Triliun hingga 14,25 Miliar dolar AS.

Saat ini, suplai beredar Bitcoin di pasar telah mencapai kisaran 20 juta hingga 20.046.021 BTC. Jumlah tersebut setara dengan 96% dari total pasokan maksimal Bitcoin yang dibatasi sebesar 21 juta keping BTC di seluruh dunia.

Sebagai kilas balik historis, pada Oktober 2020 silam, sesungguhnya lebih dari 85% Bitcoin telah beredar di pasar bebas. Kelangkaan pasokan yang semakin nyata ini menjadi salah satu faktor teknis jangka panjang yang terus diperhatikan oleh para investor institusi.

Bitcoin Naik ke 64 Ribu Dolar dan Sukses Reclaim Key Area Ini | Toshi Crypto Indonesia

Konteks Performa Historis dan Perubahan Nilai

Dalam jangka pendek hingga menengah, performa Bitcoin memang sedang mengalami koreksi yang cukup dalam. Dalam 30 hari terakhir, nilai mata uang kripto ini sudah turun sebesar 11.719,67 dolar AS atau minus 15,45%.

Rincian Kinerja Berdasarkan Periode Waktu

Penurunan tersebut semakin melebar jika ditarik lebih jauh ke belakang, di mana dalam 60 hari terakhir harganya jatuh sebesar 14.713,84 dolar AS atau minus 18,66%. Sedangkan dalam periode 90 hari terakhir, harga Bitcoin mencatatkan penurunan sebesar 6.486,00 dolar AS atau sekitar minus 9,18%.

Berikut adalah tabel performa historis Bitcoin berdasarkan rangkuman data pasar dari Coingecko untuk memberikan gambaran komprehensif kepada para investor:

Tabel Kinerja Historis Harga Bitcoin per 22 Juni 2026
Periode WaktuPersentase Perubahan Harga
1 Hari-0,08%
1 Minggu-0,35%
1 Bulan-17,24%
6 Bulan-27,51%
Year to Date (YTD)-26,63%
1 Tahun-37,87%
5 Tahun+80,33%
10 Tahun+9,55 ribu%
Sepanjang Waktu+588,85 ribu%

Rekor Harga Tertinggi dan Terendah

Walaupun statistik satu tahun terakhir menunjukkan koreksi tajam, aset ini memiliki rekam jejak pertumbuhan yang masif jika dilihat dalam jangka panjang. Kisaran harga historis terendah sepanjang masa Bitcoin tercatat berada di angka Rp440 per keping BTC.

Sebaliknya, Bitcoin pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level Rp2.093.428.924. Volatilitas yang ekstrem ini sekaligus mempertegas adanya risiko investasi mata uang kripto yang wajib dipahami sebelum terjun ke pasar.

Adopsi Institusi dan Akumulasi Global

Di luar perdagangan ritel harian, tren kepemilikan Bitcoin oleh entitas skala besar terpantau tetap kokoh. Berdasarkan data perbendaharaan korporasi, total jumlah Bitcoin yang disimpan oleh perusahaan publik dan pemerintah saat ini terkumpul sebanyak 1.898.591 BTC.

Langkah akumulasi oleh sektor korporasi ini sering kali dinilai menjadi jangkar penahan harga agar tidak merosot lebih dalam di bawah level psikologisnya. Perubahan kebijakan makroekonomi global dan tingkat suku bunga di negara-negara maju juga turut memengaruhi keputusan investasi institusional tersebut.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan. Perdagangan aset kripto memiliki risiko tinggi dan fluktuasi harga yang sangat dinamis.

Hingga saat ini, perdebatan mengenai pertanyaan warga seperti "bitcoin bakal naik atau turun lagi" tetap menjadi topik hangat di berbagai forum komunitas keuangan. Pelaku pasar disarankan untuk selalu memantau sentimen global, pergerakan volume paus (whale), serta perkembangan regulasi keuangan internasional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed