Harga Kakao Dunia Merosot ke 3742 USD per Ton Terimbas Lonjakan Stok
Harga kakao internasional merosot ke level 3.742,18 USD per metrik ton (MT) pada Kamis, 11 Juni 2026 akibat lonjakan persediaan komoditas di bursa ICE. Penurunan tajam ini mencatat koreksi sebesar 2,32 persen dari hari sebelumnya, sekaligus memperpanjang tren negatif komoditas bahan baku cokelat tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan data perdagangan komoditas terbaru, penurunan harga kakao dalam periode sebulan terakhir bahkan telah mencapai 20,53 persen. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, harga komoditas perkebunan ini bahkan sudah merosot sangat tajam hingga 60,94 persen.
Kondisi pasar saat ini berbanding terbalik dengan situasi beberapa tahun lalu, di mana rekor tertinggi sepanjang masa untuk komoditas kakao sempat menyentuh angka 12.906,00 USD/MT pada bulan Desember 2024. Tekanan jual terus membayangi pergerakan harga karena pasokan global yang mulai pulih dan menumpuk di gudang-gudang bursa komoditas utama.
Menurut laporan Trading Economics, pelemahan harga ini dipicu oleh posisi persediaan kakao di bursa ICE yang meningkat signifikan hingga mencapai 2.846.957 kantong pada akhir Mei. Angka persediaan tersebut hampir menyentuh level tertinggi dalam dua tahun terakhir, sehingga menekan psikologis pasar yang sebelumnya khawatir akan kelangkaan pasokan.
Meskipun sempat ada riak kenaikan menuju 4.180 USD per ton pada pertengahan Mei yang merupakan level tertinggi dalam dua minggu, tren tersebut tidak bertahan lama. Kontrak berjangka kakao kemudian kembali tertahan dan diperdagangkan di kisaran 4.000 USD per ton sebelum akhirnya menembus ke bawah level 3.800 USD per ton pada minggu ini.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Statistik Pasar dan Perbandingan Data Historis
Data historis panjang dari periode tahun 1959 hingga 2026 mencatat bahwa harga realisasi kakao harian rata-rata berada di angka 3.702,25 USD/MT. Sebelum penurunan hari ini, harga kakao sempat bertahan di posisi 3.757,00 USD/MT, dengan rekor terendah historis yang pernah tercatat berada di angka 0,91 USD/MT.
Sebagai gambaran acuan nilai ekonomi komoditas ini, biji kakao per Mei 2025 yang lalu sempat dinilai seharga 9.865 USD atau setara dengan Rp160.800.000 per ton, dengan asumsi nilai tukar rupiah berada di angka Rp16.300 per dolar AS. Nilai tersebut setara dengan harga per kilogram sebesar Rp160.800 di tingkat internasional.
Berikut adalah rincian data pergerakan harga komoditas kakao berdasarkan catatan pasar terbaru:
| Parameter Perdagangan | Nilai Kinerja / Harga (USD/MT) |
|---|---|
| Harga Hari Ini (11 Juni 2026) | 3.742,18 |
| Harga Sesi Sebelumnya | 3.757,00 |
| Penurunan Harian (%) | 2,32% |
| Penurunan Bulanan (%) | 20,53% |
| Penurunan Tahunan (%) | 60,94% |
| Rekor Tertinggi (Desember 2024) | 12.906,00 |
| Rata-rata Historis (1959–2026) | 3.702,25 |
| Rekor Terendah Historis | 0,91 |
Peta Produksi Global dan Proyeksi ke Depan
Dinamika harga kakao global ini tidak terlepas dari kondisi panen di negara-negara produsen utama. Pasokan global sangat bergantung pada stabilitas produksi di kawasan Afrika Barat dan beberapa negara berkembang lainnya yang menjadi motor penggerak pasar.
Beberapa negara yang tercatat sebagai produsen utama komoditas kakao di tingkat global meliputi:
- Pantai Gading (Produsen terbesar dunia, menyumbang bersama Ghana lebih dari 60% produksi global)
- Ghana (Produsen utama bersama Pantai Gading)
- Indonesia
- Nigeria
- Kamerun
- Ekuador
- Brasil
Berdasarkan model makro global Trading Economics dan ekspektasi analis pasar, harga kakao diperkirakan masih akan menghadapi tekanan dalam jangka pendek maupun panjang. Komoditas ini diproyeksikan berada di angka 3.716,25 USD/MT pada akhir kuartal saat ini.
Dalam jangka panjang, harga kakao diproyeksikan akan terus merosot hingga menyentuh angka 3.121,33 USD/MT dalam waktu 12 bulan ke depan seiring dengan normalisasi rantai pasok global dan peningkatan produktivitas perkebunan di negara-negara produsen utama.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow