Harga Karet Global SGX Sicom Turun Tipis ke Level Rp40.340 per Kilogram

Smallest Font
Largest Font

Harga karet global di bursa Singapura atau SGX-Sicom mencatatkan penurunan tipis ke level Rp40.340 per kilogram berdasarkan pembaruan data perdagangan terkini pada Jumat, 12 Juni 2026. Penurunan nilai komoditas ini merupakan kelanjutan dari tren koreksi pasar yang terjadi sejak perdagangan tengah pekan.

Pergerakan nilai tukar rupiah yang berada di posisi Rp17.881 per dolar AS ikut memengaruhi konversi harga komoditas perkebunan ini di tingkat domestik. Penurunan tipis ini menghentikan reli positif karet yang sebelumnya sempat mendekati rekor tertinggi baru di pasar internasional.

Penurunan tipis ini tercatat sebesar Rp435 per kilogram jika dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Pada transaksi yang berlangsung Rabu, 10 Juni 2026, harga karet dunia masih perkasa di level Rp40.775 per kilogram.

Secara persentase, kontrak berjangka komoditas ini jatuh menjadi 222,60 sen AS per kilogram, atau mengalami penurunan sebesar 1,46 persen dari posisi sebelumnya. Angka ini didapat setelah komoditas berjangka tersebut sempat menyentuh level 225,6 sen AS per kilogram pada kamis malam.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Meskipun sedang mengalami koreksi harian, performa jangka panjang komoditas andalan ini dinilai masih cukup solid. Jika dihitung selama sebulan terakhir, harga karet memang melemah tipis sebesar 0,31 persen, namun nilainya masih 39,13 persen lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada setahun yang lalu.

Update harga karet bursa Singapura kamis pekan ini | minimalis canel

Daftar Harga Karet Berdasarkan Kadar Kering

Penurunan harga di bursa internasional ini secara langsung memengaruhi nilai jual karet di tingkat lokal. Besaran harga komoditas di tingkat petani sangat bergantung pada persentase Kadar Karet Kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC) yang dihasilkan dari proses penyadapan.

Berikut adalah rincian referensi harga karet berdasarkan persentase Kadar Karet Kering per Juni 2026 sebelum dikurangi oleh estimasi biaya produksi dari masing-masing pabrik pengolahan:

  • Kadar Karet Kering 100 persen dihargai Rp40.340 per kilogram.
  • Kadar Karet Kering 70 persen dihargai Rp28.238 per kilogram.
  • Kadar Karet Kering 60 persen dihargai Rp24.204 per kilogram.
  • Kadar Karet Kering 50 persen dihargai Rp20.170 per kilogram.
  • Kadar Karet Kering 40 persen dihargai Rp16.136 per kilogram.
  • Kadar Karet Kering 30 persen dihargai Rp12.102 per kilogram.

Fluktuasi ini memicu penyesuaian harga beli di sejumlah wilayah sentral produksi seperti di Sumatera Selatan. Pabrik pengolahan karet di daerah biasanya langsung menerapkan pemotongan nilai beli sesuai dengan standar kualitas KKK yang disetorkan oleh pengepul maupun petani langsung.

Untuk memudahkan pemetaan nilai komoditas, data perubahan harga karet secara harian ini dapat dilihat melalui tabel perbandingan berikut ini:

Tabel Perbandingan Harga Karet SGX-Sicom Juni 2026
Kadar Karet Kering (KKK)Harga 10 Juni 2026 (Rp/Kg)Harga 11-12 Juni 2026 (Rp/Kg)
KKK 100%40.77540.340
KKK 70%28.54228.238
KKK 60%24.46524.204
KKK 50%20.38720.170
KKK 40%16.31016.136
KKK 30%12.23212.102

Konteks Historis Nilai Komoditas

Berdasarkan data komoditas internasional, harga karet pada pertengahan tahun ini sebenarnya masih bertahan di level yang cukup kompetitif bagi industri. Karet dunia sempat mencetak rekor tertinggi yang berada di atas level Rp41.000 per kilogram pada beberapa waktu sebelumnya di tahun yang sama.

Kendati demikian, posisi harga saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi historis sepanjang masa. Nilai komoditas berjangka ini tercatat pernah menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di angka 815,00 pada bulan Februari 2025 yang lalu sebelum akhirnya bergerak stabil di rentang harga saat ini.

Kondisi pasar global yang dinamis serta permintaan dari industri manufaktur ban kendaraan dunia menjadi faktor utama yang terus menggerakkan grafik nilai tukar komoditas ini. Pihak asosiasi perkebunan terus mengimbau petani lokal untuk mempertahankan kualitas kadar karet kering agar nilai jual di tingkat pabrik pengolahan tetap optimal di tengah fluktuasi harga harian.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed