Harga Karet SGX Sicom Melemah ke Rp39878 per Kilogram

Smallest Font
Largest Font

Harga karet alam kadar karet kering atau KKK 100 persen di bursa Singapura SGX Sicom melemah sebesar Rp405 per kilogram menjadi Rp39.878 per kilogram pada perdagangan Rabu, 24 Juni 2026. Penurunan ini memicu koreksi setelah komoditas perkebunan tersebut sempat bertahan di level psikologis tinggi.

Pelemahan ini tercatat setelah nilai tukar rupiah berada di posisi Rp17.779 per dolar AS. Sementara itu, harga acuan karet global di bursa SGX Sicom berada di level US Cent 224,3 per kilogram.

Kondisi pasar internasional tersebut langsung memengaruhi struktur harga di tingkat lokal, khususnya untuk berbagai variasi kadar karet kering yang dihasilkan oleh petani. Biaya produksi sebelum pemotongan menjadi faktor penentu harga bersih di lapangan.

Harga Karet SGX Sicom Rabu 24 Juni 2026 | minimalis canel

Rincian Harga Karet Berdasarkan Kadar Kering

Penurunan harga di pasar global berdampak linier terhadap nilai jual karet berdasarkan persentase kadar airnya. Petani yang menghasilkan karet dengan kualitas super atau KKK tinggi mendapatkan nilai yang berbeda secara signifikan dibanding karet basah.

Daftar Harga KKK 100 Persen hingga 40 Persen

Berdasarkan data perdagangan komoditas terbaru, rincian harga karet mentah sebelum dipotong biaya operasional pabrik atau produksi tersebar ke dalam beberapa tingkat kualitas fisik.

Berikut adalah tabel rincian harga karet dunia berdasarkan persentase Kadar Karet Kering:

Daftar Harga Karet SGX Sicom Per Kilogram
Jenis KKKHarga per Kilogram
KKK 100%Rp39.878
KKK 70%Rp27.915
KKK 60%Rp23.927
KKK 50%Rp19.939
KKK 40%Rp15.951

Dampak Fluktuasi Terhadap Sektor Perkebunan

Pergerakan nilai tukar mata uang asing dan permintaan industri manufaktur global menjadi pemicu utama koreksi tipis ini. Meskipun mengalami penurunan, harga karet di beberapa wilayah sentral seperti Sumatera Selatan dilaporkan masih sanggup bertahan di atas kisaran Rp40.000 per kilogram untuk kualitas tertentu.

Para pelaku usaha dan petani setempat terus memantau pergerakan harga harian di bursa internasional karena harga di tingkat pabrik selalu merujuk pada pergerakan SGX Sicom secara berkala.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Penurunan harga sebesar Rp405 per kilogram ini menjadi ujian baru bagi stabilitas sektor perkebunan rakyat. Pemerintah daerah di wilayah penghasil karet mengimbau petani untuk terus menjaga mutu getah karet agar nilai tawarnya tidak jatuh terlalu dalam di pasar lokal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed