Harga Karet SGX Sicom Akhir Pekan Ini Anjlok Jadi Rp37.632 per Kilogram

Smallest Font
Largest Font

Harga karet mentah global di bursa internasional Singapore Exchange atau SGX-Sicom mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (26/6/2026). Komoditas andalan ini terkoreksi signifikan di tengah fluktuasi pasar internasional yang dinamis.

Berdasarkan data perdagangan resmi, pergerakan harga karet sgx sicom anjlok sebesar 210,8 sen AS per kilogram. Menggunakan acuan kurs rupiah Rp17.852 per dolar AS, nilai tersebut setara dengan Rp37.632 per kilogram untuk Kadar Karet Kering atau KKK 100 persen.

Penurunan tajam ini memicu pertanyaan di kalangan petani mengenai "kenapa harga karet anjlok sekarang" setelah sempat menguat. Pasalnya, nilai ini merosot Rp2.189 per kilogram jika dibandingkan perdagangan hari Kamis (25/6/2026) yang sempat bertahan di angka Rp39.821 per kilogram.

Update Harga Getah Karet SGX Sicom Akhir Juni 2026 | minimalis canel

Rincian Harga Berdasarkan Kadar Karet Kering

Penurunan harga di bursa internasional ini berdampak langsung pada estimasi nilai jual di tingkat domestik. Angka transaksi di bursa Singapura menjadi acuan utama bagi korporasi dan pengepul besar dalam menentukan harga beli dari masyarakat.

Berikut adalah rincian harga karet mentah di SGX-Sicom per 26 Juni 2026 berdasarkan tingkatan Kadar Karet Kering yang belum dikurangi dengan biaya operasional atau produksi:

Kadar Karet Kering (KKK)Harga per Kilogram (Rupiah)
KKK 100%Rp37.632
KKK 70%Rp26.342
KKK 60%Rp22.579
KKK 50%Rp18.816
KKK 40%Rp15.053
KKK 30%Rp11.290

Meskipun mengalami koreksi yang cukup dalam pada akhir pekan ini, posisi harga karet hari ini sebenarnya masih terpantau lebih tinggi jika ditarik secara historis dalam beberapa bulan ke belakang. Pada awal April 2026 lalu, posisi harga karet global tercatat masih berada di kisaran Rp33 ribuan per kilogram.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Kondisi Sektor Pertanian dan Pangan Wilayah

Fluktuasi komoditas perkebunan di bursa internasional berjalan beriringan dengan dinamika sektor pangan domestik. Di beberapa wilayah Indonesia, terdapat pergeseran nilai jual untuk barang kebutuhan pokok lainnya pada periode akhir Juni ini.

Dinamika Komoditas di Sumatera Selatan

Menurut laporan dari Databoks Katadata, sektor update harga pangan sumatera selatan menunjukkan adanya penurunan untuk komoditas hortikultura. Berdasarkan pantaun pasar, harga cabai merah dan cabai rawit di wilayah tersebut mencatatkan penurunan harga secara bersamaan.

Perkembangan Pasar Pertanian Lainnya

Selain karet, komoditas perkebunan lain seperti lada menunjukkan tren yang berbeda. Laporan dari Vietnam.vn menyebutkan bahwa harga lada domestik justru berbalik arah dan sedikit naik di sebagian besar wilayah penghasil utama setelah sempat turun beberapa sesi, sementara pasar globalnya tetap stabil.

Koreksi harga karet di pasar global diproyeksikan akan langsung mempengaruhi pergerakan harga sisa kontrak perdagangan di tingkat pengepul daerah pada awal pekan depan. Para pelaku industri dan petani diharapkan terus memantau pergerakan harga berkala untuk menentukan momentum penjualan hasil panen yang tepat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed