Harga Kopi Arabika Sentuh Rp105.000 per Kilogram Pagi Ini
Harga kopi arabika di pasar berjangka internasional menyentuh kisaran Rp100.000 hingga Rp105.000 per kilogram pada Selasa, 16 Juni 2026. Lonjakan nilai dagang ini dipicu oleh pergerakan positif harga kopi global yang bertahan di level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data International Coffee Organization (ICO) periode Maret hingga April 2026, harga kopi arabika stabil berada di kisaran 273,70 hingga 297 US cents per pound. Penguatan komoditas ini memberikan dampak langsung terhadap nilai tawar produk kopi di pasar internasional maupun domestik.
Sementara itu, harga kopi robusta di bursa London berada di kisaran 3.400 USD per ton. Kondisi tersebut membuat harga kopi robusta dalam bentuk green bean atau biji kopi mentah kini berkisar sekitar Rp75.000 per kilogram di tingkat perdagangan komoditas.
Daftar Harga Komoditi Petani Indonesia
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) merilis daftar harga komoditi di tingkat petani per 16 Juni 2026 pukul 08:32:51 WIB. Laporan tersebut mencakup fluktuasi nilai jual berbagai komoditas perkebunan di sejumlah wilayah sentra produksi nasional.
Wilayah pemantauan Bappebti tersebar di beberapa daerah, meliputi Bangka (BGK), Brebes (BRB), Cianjur (CJR), Jambi (JBI), Kendari (KRI), Kuantan Singingi (KSG), Malang (MLG), Subang (SBG), Sumatera Selatan (GPK), dan Tasikmalaya (TSK).
Detail Jenis Komoditas yang Terdata
Dalam pencatatan resmi Bappebti, komoditas kopi terbagi menjadi beberapa kategori spesifik. Pencatatan ini bertujuan untuk memetakan harga jual secara adil berdasarkan kualitas dan jenis tanaman yang dibudidayakan oleh para petani.
- Kopi Robusta (Kode Komoditi: K0006)
- Kopi Spesial (Kode Komoditi: K0019)
Perbandingan dengan Komoditas Perkebunan Lain
Selain sektor kopi, Bappebti juga memantau pergerakan harga komoditas pangan dan perkebunan lainnya. Data ini menjadi acuan penting bagi pelaku usaha dalam melihat tren pasar agrobisnis secara menyeluruh.
Beberapa komoditi lain yang masuk dalam daftar pemantauan harian meliputi bawang merah, gabah, jagung, kakao, karet, karet bokar, kelapa sawit, lada putih, tembakau boyolali, tembakau burley, serta tembakau kasturi.
| Nama Komoditi | Kode Komoditi | Wilayah Pantauan |
|---|---|---|
| Kopi Robusta | K0006 | Malang, Cianjur, Sumatera Selatan |
| Kopi Spesial | K0019 | Malang, Cianjur, Tasikmalaya |
| Kakao | K0001 | Cianjur, Sukabumi, Kendari |
| Kelapa Sawit | K0027 | Jambi, Kuantan Singingi, Bangka |
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Dampak Pergerakan Pasar Global
Tingginya harga kopi arabika di bursa internasional yang mencapai 290 hingga 297 US cents per pound memberikan angin segar bagi ekportir. Margin keuntungan diperkirakan meningkat seiring dengan tingginya permintaan global terhadap pasokan arabika murni.
Namun, para pelaku industri lokal juga harus mengantisipasi penyesuaian harga di tingkat retail. Kenaikan harga bahan baku bika berlanjut diprediksi akan memengaruhi biaya produksi kedai kopi modern dan industri pengolahan minuman dalam negeri.
Hingga saat ini, aktivitas perdagangan di berbagai bursa komoditas lokal masih berjalan normal dengan volume transaksi yang stabil. Pemerintah melalui lembaga terkait terus melakukan pemantauan agar rantai pasok kopi dari petani tetap terjaga kelancarannya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow