Harga Kopi Dunia Melonjak Serentak pada Perdagangan 11 Juni 2026
Harga kopi dunia mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026. Kenaikan harga melanda komoditas kopi jenis robusta maupun arabika di dua bursa utama global, yaitu London dan New York.
Melansir data terkini dari Trading Economics, kontrak berjangka untuk kedua jenis kopi tersebut mengalami peningkatan mendadak. Lonjakan ini langsung berdampak pada peta perdagangan komoditas global hari ini.
Di Bursa London, harga kontrak kopi robusta untuk pengiriman Juli 2026 mengalami peningkatan sebesar $52 per tan atau naik 1,58 persen. Berdasarkan pergerakan tersebut, nilai kontrak kini mencapai $3.345 per tan.
Kenaikan juga terjadi pada kontrak pengiriman September 2026 di bursa yang sama. Nilai kontrak robusta tersebut meningkat sebesar $67 per tan atau sekitar 2,07 persen, sehingga posisinya kini menyentuh angka $3.297 per tan.
Pergerakan Signifikan Kopi Arabika di Bursa New York
Sementara itu, pasar niaga hadapan kopi arabika di Bursa New York juga ditutup menguat. Kontrak pengiriman Juli 2026 mengalami kenaikan sebesar 4 sen AS per paun, membawa nilainya berada di posisi 248,4 sen AS per paun.
Tren positif ini diikuti oleh kontrak arabika pengiriman September 2026. Harga kontrak tersebut naik sebanyak 3,7 sen AS per paun, sehingga nilainya sekarang mencapai 244,6 sen AS per paun.
Data Perdagangan Langsung dan Kondisi Petani Lokal
Berdasarkan grafik perdagangan langsung di platform Investing Corp, harga kopi robusta dunia saat ini tercatat mapan pada angka $3.336,0000. Perubahan grafik komoditas ini dapat dipantau secara langsung melalui 8 rangka masa variasi waktu yang berbeda.
Pada saat yang sama, harga kopi arabika dunia di pasar spot bertengger di level $247,1500 per paun. Data fluktuasi ini menjadi acuan penting bagi para pelaku usaha dan eksportir kopi internasional.
Kondisi di pasar internasional ini berjalan beriringan dengan pemutakhiran data komoditas domestik. Informasi resmi mengenai harga komoditas di tingkat petani terus diperbarui untuk menjaga transparansi pasar di tingkat hulu.
Daftar Harga Komoditas Petani Indonesia
Berdasarkan pemutakhiran data pada 11 Juni 2026 pukul 21:10:00, sejumlah komoditas petani Indonesia tercatat masuk dalam daftar pemantauan aktif. Selain komoditas utama kopi, fluktuasi harga juga terjadi pada sektor perkebunan dan hortikultura lainnya.
Berikut adalah daftar komoditas di tingkat petani yang masuk dalam wilayah pemantauan per hari ini:
- Kopi Robusta dan Kopi Spesial
- Bawang Merah dan Jagung
- Gabah, Kakao, dan Karet
- Karet Bokar dan Kelapa Sawit
- Lada Putih serta Tembakau (Boyolali, Burley, dan Kasturi)
Pemantauan harga komoditas petani di atas dilakukan secara berkala di berbagai wilayah Indonesia. Wilayah pemantauan tersebut mencakup Bangka, Brebes, Cianjur, Jambi, Kendari, Kuantan Singingi, Malang, Subang, Sumatera Selatan, hingga Tasikmalaya.
Rangkuman Nilai Kontrak Kopi Global
Untuk mempermudah pemetaan dampak kenaikan harga ini, berikut adalah rincian angka volatilitas kontrak kopi di bursa dunia:
| Jenis Kopi | Bursa / Kontrak | Nominal Kenaikan | Persentase | Nilai Akhir |
|---|---|---|---|---|
| Robusta | London (Juli 2026) | $52 / tan | 1,58% | $3.345 / tan |
| Robusta | London (September 2026) | $67 / tan | 2,07% | $3.297 / tan |
| Arabika | New York (Juli 2026) | 4 sen AS / paun | – | 248,4 sen AS / paun |
| Arabika | New York (September 2026) | 3,7 sen AS / paun | – | 244,6 sen AS / paun |
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Perkembangan harga kopi di bursa berjangka London dan New York ini menjadi sinyal penting bagi rantai pasok kopi nasional. Perubahan harga di bursa internasional biasanya akan segera mengoreksi harga beli di tingkat pengepul maupun tingkat petani lokal dalam beberapa hari ke depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow