Jordan Pickford Pecahkan Rekor Penampilan Piala Dunia Lawan Norwegia

Smallest Font
Largest Font

Kiper tim nasional Inggris, Jordan Pickford, resmi memecahkan rekor penampilan terbanyak untuk negaranya di turnamen Piala Dunia saat diturunkan menghadapi Norwegia dalam laga perempat final di Miami pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Pemain berusia 32 tahun asal klub Everton tersebut mencatatkan penampilan ke-18 di Piala Dunia, melampaui rekor sebelumnya sebanyak 17 pertandingan yang dipegang oleh mantan penjaga gawang legendaris Inggris, Peter Shilton.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengonfirmasi pencapaian sejarah ini melalui media sosial menjelang pertandingan, di mana pelatih Thomas Tuchel kembali memercayakan posisi penjaga gawang utama kepada Pickford dalam skema sebelas pemain pertama.

Sebelum memecahkan rekor ini, Pickford tampil heroik di babak 16 besar saat membawa Inggris menang 3-2 atas Meksiko di Stadion Azteca, meskipun timnya harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Jarell Quansah.

Mantan penjaga gawang Inggris, Paul Robinson, menilai kontribusi Pickford selama ini sering kali kurang dihargai oleh publik maupun media massa meskipun statistik penampilannya sangat konsisten.

"I think he has been under-appreciated for Everton and England when you look at the numbers he's posting, the games he is playing and the number of clean sheets he has." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris kepada BBC Sport.

Robinson menambahkan bahwa catatan nirbobol milik Pickford di Liga Primer Inggris selama dua musim terakhir hanya berada di bawah penjaga gawang Arsenal, David Raya, meskipun keduanya bermain untuk tim dengan level kekuatan berbeda.

"He is only second behind David Raya in the last two seasons for clean sheets and they are playing for very different teams." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Pickford yang melakoni debut internasional pada November 2017 melawan Jerman juga tercatat telah mengumpulkan 14 penampilan di kompetisi Kejuaraan Eropa dan selalu menjadi pilihan utama sejak Piala Dunia 2018.

"With England, you look at his experience, the way he has gone deep into tournaments. I always talk about competitive caps, but he has lots of tournament caps, which is so important." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Menurut analisis statistik Opta, dari total 89 pertandingan bersama Inggris sebelum laga melawan Norwegia, Pickford mencatatkan 44 kali nirbobol dan hanya melakukan dua kesalahan fatal yang berujung pada gol lawan.

"I think he's matured as a person and a professional. I think he's worked on himself. He's an excellent shot-stopper, his distribution is second to none." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Kemampuan distribusi bola jarak jauh dan pendek milik Pickford dinilai Robinson telah berkembang pesat hingga menjadi salah satu senjata andalan taktik Inggris saat mengalahkan Meksiko.

"He's worked on his distribution. You can see his long distribution is superb, which England used as a weapon in Mexico - it led to one of the goals. I also think he's worked on his short distribution as well and I think he's evolved as a goalkeeper and a person. I really like what I see." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Ketangguhan posisi Pickford di bawah mistar gawang membuat persaingan posisi kiper di tim nasional Inggris menjadi sangat minim bagi para pelapis di bawahnya selama beberapa tahun terakhir.

"I think he's the first name on the team sheet. There is nobody else." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Kondisi ini membuat Inggris selalu memasuki turnamen besar dengan satu kiper yang sangat berpengalaman, sementara penjaga gawang cadangan lainnya hanya mengantongi sedikit menit bermain internasional.

"As a nation, we have again gone into a major tournament with a keeper who has racked up the caps, while others beneath him have only got a handful." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Sebelum turnamen dimulai, Robinson mencatat bahwa lima penjaga gawang potensial yang bisa dipilih untuk mendampingi Pickford secara total hanya memiliki 11 penampilan di pertandingan kompetitif resmi.

"I checked the stats before this tournament, and out of the five goalkeepers who could have been picked alongside Jordan Pickford, they had 11 competitive games between them." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Ketenangan di sektor penjaga gawang ini disebut sebagai pencapaian terbesar Pickford karena mampu meredam spekulasi dan perdebatan publik terkait siapa yang layak menjadi kiper utama Inggris.

"There will always be an opinion, whether it was Peter Shilton, David Seaman, David James or myself when I was England's keeper." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Kritik dari media atau pengamat sepak bola dianggap sebagai hal yang lumrah bagi seorang penjaga gawang tim nasional Inggris, namun Pickford berhasil mengatasinya dengan pembuktian di lapangan.

"Somebody has always got an opinion. You are there to be shot at. If it's not you in goal, everyone's got an opinion as to who they think it should be.

I think the biggest credit you can give Jordan Pickford is that that noise isn't there. He's been that good." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Robinson menegaskan bahwa pembicaraan negatif mengenai posisi kiper utama Inggris belum pernah sepi ini sejak era David Seaman, karena posisi tersebut sudah mutlak menjadi milik Pickford.

"There's nobody saying it shouldn't be him. The noise hasn't been there for a very long time because he is that well embedded. He's made the position his own and, including keepers like myself and David James, the talk around the position hasn't been this quiet since David Seaman was there. It's taken as read that Jordan Pickford plays." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Meskipun sempat melakukan kesalahan saat melawan DR Kongo di fase grup, performa Pickford di Azteca saat menepis dua peluang emas penyerang Meksiko, Raul Jimenez, menuai pujian luar biasa.

"It was a very brave display of goalkeeping," kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Keputusan Pickford untuk aktif memotong umpan silang dan tendangan sudut di babak kedua saat Inggris digempur habis-habisan dinilai sangat membantu meringankan beban lini pertahanan mereka.

"I really admired what he did out there in that second half and his two saves in the first half kept England in the game. They could have been out of it by half-time if it wasn't for him." kata Paul Robinson, Mantan Kiper Inggris.

Mantan pemain Everton, Richard Dunne, turut menyampaikan pandangannya kepada Liverpool Echo bahwa Pickford sering kali tidak mendapatkan kredit yang layak semata-mata karena tidak bermain untuk klub besar di Liga Champions.

"Does Jordan Pickford get the credit he deserves? Definitely not." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Dunne menambahkan bahwa media nasional Inggris cenderung mencari-cari kesalahan satu orang di posisi penjaga gawang, namun fakta bahwa tidak ada kiper Inggris lain yang mampu menggesernya selama sembilan tahun adalah bukti kualitas Pickford.

"But he gets it from the managers because they keep choosing him and he keeps performing. There’s always an underlying theme among certain sections of the national media in England that they think he’s not good enough." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Menurut Dunne, kritik yang dialamatkan kepada Pickford akan selalu dibesar-besarkan, padahal tidak ada satu pun penjaga gawang di dunia yang bisa bermain sempurna tanpa kesalahan sepanjang musim.

"Maybe it's because he's not playing in the Champions League or for one of the so-called ‘big clubs.’ He’s performed every time for England and he’s performed every time for Everton." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Penampilan gemilang di Azteca diharapkan Dunne bisa mengubah sudut pandang publik dan memicu rasa hormat yang lebih besar terhadap kapasitas Pickford sebagai kiper papan atas.

"It's one of those where if he makes a mistake it gets highlighted, but everyone makes mistakes. No goalkeeper is going to go through an entire season and play perfectly." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Pujian mengalir atas kedewasaan bermain kiper kelahiran Washington tersebut, yang kini resmi mengukir sejarah baru dalam buku rekor sepak bola Inggris.

"Jordan has also improved a lot over the years. He’s matured as a player and as a person." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Pertandingan perempat final ini juga mempertemukan Pickford dengan penyerang Norwegia, Erling Haaland, yang sempat disorot oleh pengamat Rio Ferdinand melalui siniar Rio Ferdinand Presents karena memiliki catatan tujuh gol dari sepuluh tembakan terakhir melawan Pickford di level klub.

"He was outstanding against Mexico and made some great saves. Whether he gets the recognition, I’m not too sure, but he seems to enjoy it when he does which is a nice thing." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Meskipun demikian, dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 ini Inggris tetap diunggulkan untuk melaju ke babak semifinal, dengan Harry Kane yang juga menyamai catatan 17 penampilan Piala Dunia milik Peter Shilton berada di lini depan.

"He’s been outstanding for England and to become the player with the most World Cup appearances is a special record." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Di sisi lain, fakta persaingan di level Premier League menunjukkan bahwa Pickford yang membela Everton harus menghadapi ketangguhan kolektif Manchester City tempat Haaland bernaung.

"Goalkeepers are always different because there’s only ever one of them in the team rather than centre-halves where you have a partnership. The English national media have one person to pick on in goal and it’s always him." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Terlepas dari sorotan rekam jejak tersebut, performa solid Pickford bersama Timnas Inggris menjadikannya salah satu dari sedikit kiper yang mampu menciptakan peluang di Piala Dunia 2026 berkat jangkauan tendangannya yang akurat.

"The fact is though that for almost nine years now since he won his first cap, nobody has been able to challenge him or take the spot. The Premier League is the best league in the world and over that entire time, they’ve not been able to find another English goalkeeper who is better than him." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Melalui kepemimpinan kapten Harry Kane, pemenang laga antara Inggris dan Norwegia ini akan mengamankan satu tiket di babak empat besar turnamen.

"That's not that there aren't good goalkeepers but that that's the level he's at. He's outstanding and I'm sure after his display in the Azteca as England beat Mexico, there will be a bit more respect for him and people will finally realise that he is a top keeper." kata Richard Dunne, Mantan Pemain Everton.

Ferdinand memprediksi bahwa statistik pertemuan individu tersebut akan membayangi pikiran Pickford menjelang pertandingan krusial ini.

"Have you seen the stats that he’s [Haaland] got? Seven goals in the last ten shots against Pickford," kata Rio Ferdinand, Pengamat Sepak Bola.

Menurut Ferdinand, beban psikologis dari rekor pertemuan tersebut akan terbawa hingga waktu istirahat sang penjaga gawang sebelum laga dimulai.

"That will be in Pickford’s mind. Pickford’s head hits the pillow tonight and Pickford will be thinking of that stat." kata Rio Ferdinand, Pengamat Sepak Bola.

Pemenang dari pertandingan perempat final antara Inggris melawan Norwegia ini dijadwalkan akan langsung melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed