KAA Gent Kalahkan Club Brugge 2 1 Dalam Derby Vlaanderen

Smallest Font
Largest Font

KAA Gent memenangi duel sengit Slag om Vlaanderen atas Club Brugge dengan skor 2-1 pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kemenangan skuad tuan rumah dipastikan lewat gol pemain berusia 18 tahun, Cisse, di Planet Group Arena.

Pertandingan berbalik unggul bagi Gent setelah tim tamu bermain dengan 10 orang sejak menit ke-70. Penyerang Club Brugge, Carlos Forbs, diusir keluar lapangan oleh wasit Erik Lambrechts usai membalas dorongan keras dari bek Gent, Siebe Van der Heyden.

Keputusan tersebut memicu kontroversi di media sosial karena Van der Heyden tidak dijatuhi kartu atas tindakan pertamanya. Sebelum laga digelar, Ketua KAA Gent Sam Baro sempat menyoroti mepetnya waktu pemulihan timnya usai menang 3-2 atas Hibernian di kompetisi Eropa.

"Ini pertama kalinya kami bermain melawan Club dengan waktu persiapan yang begitu sedikit. Waktu pemulihan yang singkat ini menyulitkan," kata Sam Baro, Ketua KAA Gent.

Statistik mencatat Gent sebelumnya hanya mampu memenangi dua dari 11 pertemuan terakhir melawan Club Brugge. Meski demikian, Baro menegaskan pentingnya laga ini bagi para pendukung klubnya.

"Bagi pendukung kami, ini adalah pertandingan hidup-mati tahun ini. Jika kami memenangi pertandingan ini, tahun mereka bisa dikatakan baik. Kami akan mencoba meraih hasil maksimal dari pertandingan ini," ujar Sam Baro, Ketua KAA Gent.

Kekalahan ini memicu kekecewaan mendalam dari pelatih Club Brugge, Ivan Leko, yang mengkritik performa anak asuhnya lantaran dinilai terlalu berfokus pada penguasaan bola tanpa penyelesaian akhir.

"Sepak bola adalah olahraga emosi dan Anda harus memaksakan keberuntungan Anda," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Leko menganggap lawan tampil jauh lebih lugas dan bekerja lebih keras sepanjang pertandingan di lapangan.

"Hari ini kami bermain melawan tim yang lebih rendah hati. Mereka bekerja lebih keras," ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Ia juga menyayangkan ketajaman lini serang timnya yang gagal memanfaatkan peluang secara agresif.

"Kami ingin terlihat bagus, tetapi kami tidak menunjukkan diri sebagai pembunuh. Di Belgia Anda tidak menang dengan cara seperti ini. Anda harus lapar dan barulah Anda pantas mendapatkan keberuntungan Anda," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Pelatih asal Kroasia tersebut memperingatkan bahwa gaya permainan skuadnya bisa berakibat buruk saat tampil di level yang lebih tinggi.

"Dengan cara ini kita tidak punya peluang di Europa," ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Leko terus menekankan pentingnya intensitas fisik dibandingkan sekadar dominasi penguasaan bola.

"Jika Anda 120 persen lapar dan berlari, maka itu mungkin. Namun sekali lagi: kami ingin melakukannya terlalu indah," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Ia menyebut Gent berhasil mengeksploitasi celah permainan karena timnya bermain tanpa tempo yang dibutuhkan.

"Pertandingan sepak bola dimenangkan dengan kekuatan dan kecepatan, bukan dengan cara ini. Gent melakukan hal-hal mendasar dengan lebih baik. Mereka tahu kualitas mereka dan melakukannya dengan baik," ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Mantan pemain nasional tersebut menilai pola permainan timnya sangat memudahkan pertahanan lawan untuk mengantisipasi serangan.

"Sebagai lawan Anda bisa bertahan dengan mudah jika hanya mengoper bola ke sekeliling. Saya sendiri pun masih bisa ikut bermain," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Leko kembali menegaskan ketidakpuasannya terhadap taktik yang diterapkan para pemainnya di lapangan saat konferensi pers.

"Kami memainkan pertandingan yang salah. Ketahuilah: saya menyukai gaya ini, tetapi Anda tidak bermain seperti ini untuk menang," ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Ketiadaan agresivitas untuk mencetak gol menjadi fokus utama evaluasinya.

"Saya merindukan semangat untuk mencetak gol, untuk menjadi pemenang pertandingan. Ini hanya tentang penguasaan bola," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Ia memuji efektivitas strategi KAA Gent yang sukses mengamankan tiga poin penuh di markas sendiri.

"Lawan kami bermain sesuai kekuatan mereka dan bisa menyembunyikan kelemahan mereka. Mereka menang dengan layak," ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Ia mempertanyakan kegunaan dominasi penguasaan bola tanpa dibarengi aksi nyata di lini depan.

"Namun siapa yang peduli dengan penguasaan bola? Ini tentang tembakan, sprint, dan counterpressing. Itulah sepak bola yang menjadikan kami tim terbaik di Belgia dalam beberapa bulan terakhir," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Leko menyebut skema alur bola timnya salah arah dan mempermudah benteng pertahanan lawan.

"Ini adalah sepak bola yang salah," ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Ia mengulangi sindirannya terkait tempo permainan tim yang dinilainya terlalu lambat.

"Sebagai lawan Anda bisa bertahan dengan mudah jika hanya mengoper bola ke sekeliling. Saya sendiri pun masih bisa ikut bermain," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Kekalahan dari rival sewilayah ini diakui memberikan pukulan telak bagi ruang ganti timnya.

"Apakah kami kurang percaya diri? Tidak, terlalu percaya diri!" ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Leko menuntut para pemainnya untuk kembali ke prinsip dasar permainan dan tampil lebih menekan.

"Saya suka jika kami mendesak lawan ke dalam kotak penalti mereka, karena itu berarti Anda bermain sepak bola dengan baik. Namun bola harus mengikuti ke dalam kotak penalti, Anda harus melakukan pergerakan lari dan counterpress. Membutuhkan usaha ekstra untuk itu," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Kondisi mental para pemain Club Brugge dilaporkan langsung tertunduk lesu usai peluit panjang dibunyikan.

"Di ruang ganti kepala mereka sekarang tertunduk. Mereka pintar dan kecewa. Kekalahan terasa menyakitkan ketika Anda membuangnya," ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Leko mengakhiri keterangannya dengan meminta skuadnya membuang sikap ramah di atas lapangan.

"Tim saya tidak pernah bersikap ramah dan hari ini kami bersikap seperti itu. Berbahagialah saat menjalankan tugas dasar. Itulah yang saya rindukan," kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed