Upacara Penutupan Piala Dunia 2026 Alami Kekacauan Akibat Penundaan

Smallest Font
Largest Font

Kekacauan melanda upacara penutupan Piala Dunia 2026 di Stadion New York-New Jersey pada Minggu, 19 Juli 2026, sebelum laga final antara Spanyol dan Argentina, setelah penonton dibuat bingung oleh penundaan penampilan Robbie Williams.

Penyanyi asal Inggris tersebut dijadwalkan tampil bersama Laura Pausini dan Nicole Scherzinger untuk membawakan lagu tema resmi FIFA berjudul Desire, namun peralatan panggung sempat dilaporkan dipindahkan dari lapangan sebelum acara dimulai.

Jurnalis olahraga Daniel Storey mengabarkan situasi di stadion melalui media sosial X sebelum para artis akhirnya tetap naik ke atas panggung beberapa menit kemudian.

"All the closing ceremony stuff removed from the pitch. Not quite sure if it has been cut short, but thousands of people here have paid thousands of dollars specifically to see Robbie Williams. There's going to be hell to pay." kata Daniel Storey, Jurnalis Olahraga.

Unggahan tersebut memicu gelombang protes dari para penggemar di media sosial yang merasa dirugikan setelah membeli tiket mahal.

"Right??? I had to sign up for the Fox One app. Where tf is Robbie???" tulis salah satu pengguna media sosial.

Kekecewaan penonton terus berlanjut di kolom komentar dengan tuduhan bahwa durasi acara telah dipotong secara sepihak.

"They'll cram it into the 50 min long half time show." keluh pengguna media sosial lainnya.

Sebagian netizen bahkan mendesak agar ada tindakan hukum yang diambil terhadap federasi sepak bola internasional atas ketidaknyamanan ini.

"Please sue @FIFAcom," kecam pengguna media sosial ketiga.

Komentar singkat bernada sindiran juga muncul dari penonton lain yang menyaksikan ketidakpastian prosesi tersebut.

"Very droll." sindir netizen lain.

Rangkaian hiburan final ini juga menghadirkan Jennifer Hudson yang menyanyikan lagu kebangsaan, kehadiran aktor Tom Cruise, serta pertunjukan paruh waktu yang dikurasi oleh Chris Martin dengan deretan bintang seperti Post Malone, iShowSpeed, Justin Bieber, Madonna, Shakira, Gustavo Dudamel, dan BTS.

Sebelum pertandingan dimulai, pihak manajemen federasi memberikan penjelasan mengenai konsep pertunjukan yang memadukan budaya dan olahraga ini.

"Echoing the spirit of the opening ceremonies, which welcomed the world to the greatest stage in Canada, Mexico and the United States, the closing ceremony will bring the FIFA World Cup 2026 full circle through music, culture and football, before we kick off the highly anticipated match that will crown the champions of this groundbreaking tournament." kata Chief Operating Officer FIFA.

Insiden penundaan ini mengingatkan publik pada aksi kontroversial Williams yang mengacungkan jari tengah ke kamera pada pembukaan Piala Dunia 2018 di Moskow saat menyanyikan lagu Rock DJ.

Kala itu, Williams memicu kecaman keras dari aktivis hak asasi manusia serta tokoh politik seperti Stephen Doughty dan Bill Browder karena bersedia tampil di Rusia pasca-kasus peracunan Sergei Skripal di Salisbury.

"surprising and disappointing" kata Stephen Doughty, Anggota Parlemen Inggris.

Kritik tajam dari kalangan finansial juga diarahkan langsung kepada sang musisi sebelum acara di Moskow berlangsung.

"There’s lots of ways to make money Robbie Williams, but selling your soul to a dictator shouldn’t be one of them. Shame on you," tulis Bill Browder, Kritikus Rezim Rusia.

Meskipun sempat memicu ket ketegangan diplomatik dan memaksa Fox Sports meminta maaf, hubungan Williams dengan FIFA tetap membaik hingga ia terpilih menjadi Duta Musik Resmi FIFA pada tahun 2025.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed