Polisi dan Warga Klarifikasi Pemasangan Bendera di Tasikmalaya

Smallest Font
Largest Font

Pengurus RT dan aparat kepolisian mengklarifikasi rekaman video viral yang memperlihatkan bendera Merah Putih terpasang di posisi tengah tiang di Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). Peristiwa tersebut murni disebabkan oleh proses penataan dekorasi lingkungan menyambut HUT ke-81 RI yang belum selesai dikerjakan.

Perekam video memicu tanggapan publik setelah menyertakan narasi sindiran terhadap kondisi bangsa dan kasus korupsi. Namun, pihak desa memastikan tidak ada unsur kesengajaan untuk mengibarkan bendera setengah tiang.

Ketua Panitia HUT RI Desa Sukamenak sekaligus Ketua RT setempat, Tadjid Mutaqin, meluruskan bahwa tiang bambu dan besi berukuran tinggi itu sengaja disiapkan untuk dipasangi lampu hias serta penerangan jalan.

"Bendera baru terpasang di tengah tiang karena proses mempercantik kampung belum selesai," ujar Tadjid Mutaqin, Ketua RT Desa Sukamenak.

Proses pengerjaan yang belum tuntas membuat posisi bendera terlihat seolah dikibarkan setengah tiang dari jarak jauh.

"Tiang-tiang bambu atau besi yang cukup tinggi itu rencananya dipasang penerangan jalan dan hiasan lampu. Saat video direkam, proses penataan belum selesai sehingga beberapa bendera dipasang sementara di bagian tengah tiang. Dari kejauhan terlihat seolah-olah dikibarkan setengah tiang," kata Tadjid Mutaqin, Ketua RT Desa Sukamenak.

Pihak panitia bersama warga langsung membenahi seluruh fasilitas dekorasi tersebut usai video beredar luas di media sosial.

"Proses pemasangannya memang belum rampung. Karena itu, sekarang kami pasang ulang dan dibenahi semuanya. Memang sudah dijadwalkan untuk dipasang hingga ujung tiang," ujar Tadjid Mutaqin, Ketua RT Desa Sukamenak.

Warga setempat sebenarnya sedang bergotong royong memperindah lingkungan permukiman untuk menyambut peringatan kemerdekaan.

“Tidak benar ada pemasangan bendera setengah tiang. Saat video direkam, proses pemasangan dekorasi kampung memang belum selesai sehingga posisi bendera masih sementara,” kata Tadjid Mutaqin, Ketua RT Desa Sukamenak.

Penyesuaian posisi bendera langsung dilakukan oleh masyarakat bersama panitia desa.

“Rangkaian pemasangan belum selesai. Setelah viral, kami langsung menyempurnakan pemasangan sesuai rencana sehingga seluruh bendera kini sudah berada di ujung tiang,” ujar Tadjid Mutaqin, Ketua RT Desa Sukamenak.

Klarifikasi disampaikan agar tidak timbul salah paham di tengah masyarakat mengenai kegiatan penataan kampung tersebut.

“Kami berharap masyarakat tidak langsung mengambil kesimpulan. Tujuan kami justru ingin mempercantik kampung untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI,” kata Tadjid Mutaqin, Ketua RT Desa Sukamenak.

Seluruh tiang hias kini telah terpasang rapi dengan bendera berada di posisi tertinggi.

“Masyarakat bergotong royong menyelesaikan pemasangan bendera Merah Putih agar sesuai dengan yang direncanakan. Sekarang semuanya sudah dipasang dengan benar,” ujar Tadjid Mutaqin, Ketua RT Desa Sukamenak.

Jajaran kepolisian dari Polsek Sukarame juga melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi untuk memastikan situasi di lapangan.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial, melakukan konfirmasi terlebih dahulu, dan menyaring informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman," kata Indra Firmansyah, Kapolsek Sukarame IPTU.

Hasil pengecekan polisi mengonfirmasi bahwa penataan hiasan desa memang sedang berlangsung saat video diambil.

“Faktanya proses pemasangan dekorasi memang belum selesai. Tiang tersebut rencananya juga digunakan untuk lampu penerangan, sehingga posisi bendera saat itu masih sementara. Jadi bukan pengibaran bendera setengah tiang,” ujar Indra Firmansyah, Kapolsek Sukarame IPTU.

Aparat kepolisian meminta publik tidak mudah terprovokasi narasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai atau menyebarkan sebuah informasi, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” kata Indra Firmansyah, Kapolsek Sukarame IPTU.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed