Legenda Bulu Tangkis Gelar Laga Amal Shuttle Open 2026

Smallest Font
Largest Font

Sederet legenda bulu tangkis Indonesia dan dunia menggelar laga amal ekshibisi bertajuk Shuttle Open 2026 di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Ajang ini menghadirkan pertandingan eksklusif sekaligus penggalangan dana bagi atlet nasional.

Acara yang disiarkan langsung melalui platform Vidio mulai pukul 16.15 WIB ini melibatkan nama-nama besar seperti Taufik Hidayat, Ricky Soebagdja, Candra Wijaya, Hendra Setiawan, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, serta legenda asal Tiongkok, Lin Dan.

Inisiatif ini diselenggarakan oleh MAKUKU bersama AceKid Indonesia dan didukung oleh myBCA. Rangkaian pertandingan ekshibisi disajikan dalam durasi masing-masing 15 menit, mencakup sektor ganda campuran, ganda putra, hingga format inovatif 3 on 3.

Di sektor ganda campuran, pasangan Ricky Soebagdja/Candra Wijaya berhadapan dengan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sementara di sektor ganda putra, Taufik Hidayat/Tontowi Ahmad bertanding melawan Hendra Setiawan/Lin Dan.

Untuk sesi 3 on 3 pertama, pertarungan mempertemukan Taufik Hidayat/Tontowi Ahmad/Candra Wijaya melawan Ricky Subagdja/Hendra Setiawan/Liliyana Natsir. Laga 3 on 3 kedua menyajikan duel Taufik Hidayat/Hendra Setiawan/Tontowi Ahmad menghadapi Ricky Subagdja/Lin Dan/Candra Wijaya.

Selain laga hiburan, event ini mengadakan lelang amal barang koleksi pribadi para legenda, seperti raket, seragam, dan foto bertanda tangan, yang hasilnya disalurkan melalui PBSI untuk atlet yang membutuhkan. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, penggalangan dana lelang berhasil menembus angka Rp2,5 miliar.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan ajang ini saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

"Ini sekaligus menjadi ajang untuk menginspirasi anak-anak sebagai generasi penerus dan calon atlet masa depan bangsa agar bisa mengenal dunia bulu tangkis lewat laga ini," kata Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga.

Taufik menambahkan bahwa ajang ini diharapkan mampu mendorong partisipasi generasi muda untuk meneruskan prestasi olahraga nasional.

"Dan bukan tidak mungkin ke depannya mereka bisa tumbuh jadi calon atlet penerus yang bisa mengharumkan nama bangsa di kancah dunia," ujar Taufik Hidayat.

Mantan pemain nasional yang pernah meraih medali emas Olimpiade Athena 2004 tersebut juga mengenang partisipasi rekan-rekan atlet pada edisi sebelumnya.

"Tahun lalu tembus Rp 2,5 miliar (lelang amal). Mudah-mudahan tahun ini lebih baik lagi. Tahun kemarin juga ada (keterlibatan) Ci Susy Susanti dan Koh Alan Budikusuma, serta ada Apriyani Rahayu tapi karena di waktu sekarang tak bisa ikut, tak mengurangi rasa kecintaan mereka," tutur Taufik Hidayat.

Dukungan senada diutarakan Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, yang menilai kegiatan ini mampu mengobati kerinduan para penggemar bulu tangkis tanah air.

"Kehadiran event seperti ini menjadi momentum yang baik untuk menghadirkan kembali euforia bulu tangkis di tengah masyarakat, sekaligus semakin mendekatkan olahraga ini kepada para penggemarnya," kata Ricky Soebagdja, Sekretaris Jenderal PP PBSI.

Peraih emas Olimpiade Atlanta 1996 itu juga menyoroti keikutsertaan pemain bintang mancanegara yang menambah daya tarik acara.

"Tadi dibilang ada Lin Dan. Sangat tak mudah sebagai pemain tapi bisa dihadirkan. Dia memiliki prestasi lengkap," ujar Ricky Soebagdja.

Pihak penyelenggara menekankan bahwa komitmen mendukung generasi muda menjadi alasan utama bergulirnya turnamen ekshibisi ini.

"Dalam rangkaian event ini, kami juga akan mengadakan lelang eksklusif yang menampilkan barang-barang kenang-kenangan bertanda tangan eksklusif pribadi serta koleksi pribadi dari beberapa legenda bulu tangkis terhebat di dunia, mulai dari raket dan seragam hingga foto-foto bertanda tangan resmi," kata Patrick Owen, Vice President Makuku Global & AceKid Indonesia.

Patrick menjelaskan bahwa pembinaan dan dukungan terhadap tumbuh kembang anak dapat diwujudkan melalui inspirasi nyata dari para figur olahraga.

"Melalui rangkaian event SHUTTLE OPEN 2026 powered by myBCA, kami kembali diingatkan bahwa warisan terbesar yang dapat kita tinggalkan bukanlah medali atau kesuksesan bisnis, melainkan kesempatan yang kita ciptakan bagi generasi berikutnya. Hal tersebut sejalan dengan upaya kami di MAKUKU, yang percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan awal kehidupan yang terbaik, dan di Acekid, kami juga percaya bahwa nutrisi yang lebih baik dimulai dari susu segar, karena setiap masa depan yang gemilang berawal dari fondasi yang lebih kuat," kata Patrick Owen.

Dukungan terhadap dunia olahraga nasional juga disampaikan oleh pihak perbankan yang berpartisipasi dalam kemitraan ajang tersebut.

"Kami berharap penyelenggaraan SHUTTLE OPEN 2026 powered by myBCA dapat memberikan dampak positif bukan hanya sebagai apresiasi terhadap atlet bulu tangkis Indonesia yang telah berprestasi di kancah dunia, namun juga bagi pembinaan bulu tangkis nasional, khususnya dalam menumbuhkan mimpi dan semangat generasi muda untuk berprestasi. Dengan begitu, diharapkan event ini dapat memotivasi anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa untuk terus mengejar mimpi mereka meraih prestasi, salah satunya melalui olahraga bulu tangkis. Semoga semakin banyak atlet muda yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional," kata I Ketut Alam Wangsawijaya, Executive Vice President PT Bank Central Asia Tbk.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed