Liverpool Hadapi Krisis Bek Sayap di Awal Musim 2026
Liverpool menghadapi masalah serius di sektor bek sayap setelah kehilangan dua pemain penting, Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson, di musim 2026, dilansir dari Bola. Performa buruk dua bek sayap baru, Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez, terlihat dalam dua laga awal di bawah pelatih Andoni Iraola, dengan hasil imbang 2-2 melawan Newcastle United dan Nottingham Forest. Frimpong dan Kerkez, meski dibeli dengan nilai total sekitar 95 juta dolar AS, kerap kesulitan bertahan dan kurang memberikan kontribusi di sisi serangan, menimbulkan kekhawatiran besar bagi penggemar Liverpool.
Trent Alexander-Arnold pindah ke Real Madrid, sedangkan Andy Robertson bergabung dengan Tottenham Hotspur secara gratis, meninggalkan Liverpool tanpa bek sayap utama dalam sembilan tahun terakhir.
Penurunan kualitas di posisi bek sayap ini berdampak pada stabilitas lini pertahanan dan serangan Liverpool, yang sebelumnya banyak bergantung pada assist dan gol dari kedua pemain tersebut. Manajemen Liverpool aktif di bursa transfer dengan mendatangkan pemain baru di posisi penyerang dan bek tengah, seperti Bradley Barcola dan Ronald Araújo, tetapi tidak menambah bek kiri baru setelah Robertson pergi.
Kedalaman skuad di posisi bek kiri menjadi sangat terbatas dengan hanya tersisa Kostas Tsimikas sebagai pelapis Kerkez, yang baru kembali dari masa peminjaman di Roma. Tanpa penambahan pemain sebelum tenggat transfer 1 September, sektor bek kiri yang rapuh ini bisa menjadi ancaman serius bagi performa Liverpool di musim perdana Iraola sebagai pelatih.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow