Maja Chwalińska Lolos ke Final French Open

Smallest Font
Largest Font

Petenis Polandia Maja Chwalińska berhasil menembus babak final turnamen Grand Slam French Open di Paris setelah menumbangkan petenis Rusia, Diana Shnayder, melalui babak kualifikasi yang melelahkan.

Keberhasilan ini membawa Chwalińska mencatatkan sejarah sebagai wanita Polandia keempat yang mampu mencapai partai puncak nomor tunggal di turnamen Grand Slam. Langkah mengejutkan petenis yang tidak diunggulkan ini dinilai menyerupai skenario film olahraga, di mana ia harus berjuang dari fase kualifikasi sebelum akhirnya mengamankan tiket perebutan gelar juara.

Sepanjang pertandingan sengit melawan Shnayder, yang secara usia dua setengah tahun lebih muda namun memiliki peringkat dunia yang jauh lebih tinggi, Chwalińska mampu menjaga ketenangan di atas lapangan tanah liat.

"To jest jak sen. Nie wiem, co się dzieje. Nie wiem, co powiedzieć" ujar Maja Chwalińska saat diwawancarai di lapangan segera setelah pertandingan usai, seperti dilansir dari media Polandia Polskie Radio.

Chwalińska menambahkan bahwa bertanding melawan deretan petenis terbaik dunia dari hari ke hari merupakan sebuah tantangan yang sangat besar. Namun, status turnamen ini sebagai ajang Grand Slam membuatnya merasa wajib untuk mengerahkan seluruh kemampuan terbaik.

"Gra z jednymi z najlepszych zawodniczek na świecie dzień po dniu to ogromne wyzwanie. Ale to jest Wielki Szlem, więc trzeba dawać z siebie wszystko i jeszcze więcej. Ja na to ani trochę nie narzekam" tegas Maja Chwalińska.

Meskipun tampak tenang di luar untuk mengontrol performanya, ia mengakui bahwa situasi emosional di dalam dirinya sebenarnya sangat bergejolak selama mengontrol jalannya laga melawan Shnayder.

"Czasem też bywam szalona... Ale staram się panować nad sobą, bo wiem, że to dla mnie najlepszy sposób, żeby grać na moim najwyższym poziomie. Staram się być spokojna, ale we mnie, w środku, jest burza" candu Maja Chwalińska.

Sebelum fokus mempersiapkan strategi untuk laga puncak, Chwalińska menegaskan keinginannya untuk menikmati momen kemenangan ini terlebih dahulu serta memulihkan kondisi fisiknya.

"Chcę trochę pożyć, nacieszyć się tym dniem. Potem się zregenerować, żeby w finale móc dać z siebie wszystko" kata Maja Chwalińska.

Di babak final, petenis Rusia lainnya, Mirra Andreeva, sudah menunggu Chwalińska. Andreeva yang menempati peringkat 8 WTA tersebut berhasil melaju ke final setelah mengalahkan petenis Ukraina, Marta Kostyuk (peringkat 15 WTA), dengan skor meyakinkan 6-1, 6-3 di babak semifinal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed