Mory Diaw Jaga Gawang Senegal Lawan Belgia di Piala Dunia
Penjaga gawang Le Havre AC, Mory Diaw, dipilih menjadi starter untuk mengawal gawang Timnas Senegal saat menghadapi Belgia dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat, pada Rabu, 1 Juli 2026 waktu setempat.
Keputusan menurunkan kiper berusia 33 tahun tersebut diambil setelah penjaga gawang utama, Edouard Mendy, dipastikan absen akibat cedera lutut kiri yang didapatnya saat melawan Norwégia pada 23 Juni lalu.
Pelatih Senegal, Pape Thiaw, mengonfirmasi kondisi Mendy dalam konferensi pers sebelum pertandingan, di mana mantan kiper Chelsea tersebut sempat terbang ke Jeddah untuk menjalani pemeriksaan bersama klubnya, Al-Ahli, sebelum kembali ke tim.
Senegal melaju ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik setelah mengalahkan Irak 5-0 serta kalah dari Prancis dan Norwégia, sementara Belgia memuncaki grup mereka setelah menang atas Selandia Baru dan imbang melawan Mesir serta Iran.
Strategi dan kesiapan tim luar biasa dinilai telah matang, dengan target mengulang pencapaian historis Senegal yang baru dua kali mencapai babak delapan besar sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
"Nous n'aurons pas Édouard Mendy [...] Même s'il n'est pas apte à jouer demain, il sera à nos côtés. Nous espérons gagner afin qu'il puisse nous rejoindre pour la suite de la compétition [...] Mory a réalisé un excellent match avec un clean-sheet. Nous espérons qu'il fera la même chose demain (mercredi)" kata Pape Thiaw, Pelatih Senegal.
Thiaw menegaskan bahwa fase gugur ini merupakan awal dari turnamen yang sepenuhnya baru bagi anak asuhnya.
"C'est une nouvelle compétition qui va commencer et nous sommes déterminés à remporter ce match" kata Pape Thiaw, Pelatih Senegal.
Menurutnya, status juara grup di fase sebelumnya tidak menjamin tim mana pun aman dari ancaman eliminasi instan.
"C'est une compétition différente qui commence (...) et ce n'est pas parce qu'on termine en tête de son groupe qu’on est à l'abri d'une élimination" tambah Pape Thiaw, Pelatih Senegal.
Di kubu lawan, pelatih Belgia Rudi Garcia, yang memiliki kedekatan personal karena pernah bekerja sama dengan Thiaw di Saint-Etienne, memberikan pujian sekaligus tantangan bagi koleganya tersebut.
"Pape Thiaw est un joueur formidable et c’est aussi un excellent entraîneur" kata Rudi Garcia, Pelatih Belgia.
Garcia menyatakan antusiasmenya menghadapi laga kompetitif perdana sepanjang sejarah pertemuan kedua negara ini.
"Je suis très heureux pour lui. Mais je vais le battre" kata Rudi Garcia, Pelatih Belgia.
Pemenang dari pertandingan sengit di Seattle ini dijadwalkan akan bertemu dengan pemenang dari laga antara Portugal melawan Kamerun di babak perempat final.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow