Norwegia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Haaland Brace dan Viking Row Kembali Viral

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Norwegia dipastikan melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keberhasilan Landslaget diraih setelah mengemas dua kemenangan beruntun pada laga fase grup.

Norwegia memetik kemenangan tipis 3-2 atas Senegal dalam lanjutan laga Grup I Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion New Jersey pada Selasa (23/6/2026).

Penyerang andalan Erling Haaland mencetak dua gol atau brace dalam laga ini. Sementara itu, satu gol tambahan untuk skuad The Vikings dilesakkan oleh Marcus Pedersen.

Persaingan Klasemen Grup I

Dengan tambahan tiga poin ini, Norwegia kini mengoleksi total enam poin dari dua pertandingan. Catatan tersebut membuat posisi mereka aman untuk melaju ke fase gugur.

Anak asuh Stale Solbakken kini tinggal memperebutkan status juara grup. Skuad Norwegia dijadwalkan menantang tim nasional Prancis pada pertandingan terakhir untuk menentukan posisi puncak.

Posisi Tim Main Menang Seri Kalah Poin
1 Norwegia 2 2 0 0 6
2 Prancis 1 1 0 0 3
3 Senegal 2 0 0 2 0
4 Irak 1 0 0 1 0

Aksi Budaya Viking Row yang Viral

Pendukung timnas Norwegia menjadi sorotan dan viral berkat koreografi unik bernama 'Viking row'. Aksi mendayung massal ini tidak hanya menggema di dalam stadion sepak bola.

Para suporter juga melakukan aksi kebudayaan tersebut di berbagai pusat kota di Amerika Serikat. Selepas menundukkan Senegal, para pemain Norwegia turut merayakan kemenangan dengan cara serupa.

Para penggawa Landslaget berbaur melakukan gerakan mendayung bersama para suporter yang memadati tribune stadion.

"Itu sangat menyenangkan," kata penyerang Alexander Sorloth, seperti dikabarkan oleh Reuters, Rabu (24/6/2026).

"Jauh lebih menyenangkan daripada yang saya bayangkan. Ketika Anda mendengar gemuruh suara itu, rasanya magis," kata Alexander Sorloth menambahkan, Rabu (24/6/2026).

Sorloth kemudian sempat ditanya mengenai peluang gerakan ikonik tersebut dalam membantu langkah Norwegia di turnamen ini. Pemain lini depan itu memilih bersikap realistis.

"Kita lihat saja nanti, tetapi jika kami mampu mencapai level tertinggi kami-ini adalah sebuah turnamen dan segala hal bisa terjadi-jika kami mencapai level tertinggi kami, kami bisa melangkah jauh," kata Alexander Sorloth, Rabu (24/6/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren
Daisy Floren
Donna Hettinger Administrator

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed