Gubernur Al Haris Membuka Jambore Daerah Jambi 2026 di Muaro Jambi

Smallest Font
Largest Font

Gubernur Jambi Al Haris resmi membuka kegiatan Jambore Daerah Jambi Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa, Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, pada Minggu (21/6/2026) pagi.

Acara lima tahunan bertema "Ceria, Berkarya dan Berkarakter Simpatik" ini diikuti sekitar 630 peserta Pramuka Penggalang berusia 11–15 tahun dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 20 hingga 25 Juni 2026.

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan pentingnya pendidikan kepramukaan sebagai jalur non-formal dalam membentuk karakter, disiplin, moral, dan jiwa kepemimpinan generasi muda sejak dini.

"Saya ucapkan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan jambore ini," ujar Al Haris.

Gubernur Jambi menambahkan bahwa ajang ini dirancang secara berbeda dari kegiatan lain karena berfokus pada pengalaman hidup bermasyarakat dan kerja sama tim.

"Pendidikan kepramukaan membentuk pribadi berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa," tegas Al Haris.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris juga menyoroti aspek kedisiplinan para anggota yang hadir di lapangan perkemahan.

"Jambore Daerah ini dirancang sebagai wadah bagi pramuka penggalang untuk mengasah wawasan, keterampilan, kepemimpinan, persaudaraan, dan kemandirian melalui berbagai kegiatan besar dan beragam," ucap Al Haris.

Gubernur Jambi meminta seluruh anggota Pramuka untuk terus menunjukkan sikap tertib sebagai bentuk komitmen terhadap etika kepramukaan.

"Upacara tadi telah dimulai, namun masih banyak peserta yang berjalan, disiplin harus dimulai dari sini," kata Al Haris.

Melalui penerapan disiplin yang konsisten, Al Haris berharap etika dan keterampilan para peserta dapat terpantau dengan baik selama kebersamaan di bumi perkemahan.

"Saya ingatkan pentingnya disiplin bagi para adik-adik Pramuka dalam proses belajar, meskipun upacara telah dimulai, masih terlihat sejumlah peserta yang berjalan. Tolong, disiplin dimulai dari sini, saya minta semua anggota Pramuka untuk menunjukkan sikap tertib sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan dan etika kepramukaan," tambah Al Haris.

Ia menyatakan bahwa kegiatan bersama ini menjadi ruang nyata bagi anak-anak untuk mempraktikkan hasil pelatihan kepramukaan yang didapat selama ini.

“Kita berharap apa yang mereka timba selama mengikuti kegiatan Pramuka dapat tersambung dan nyata ketika berada dalam kebersamaan seperti ini,” ujar Al Haris.

Menurutnya, pembentukan watak yang matang sejak dini akan mempermudah proses pembinaan generasi muda di masa depan.

"Melalui jambore kita dapat menilai sikap pribadi seorang Pramuka ketika berinteraksi dengan teman sebaya, termasuk etika, perilaku, dan keterampilan yang dimiliki," lanjut Al Haris.

Al Haris menilai karakter para pelajar akan tecermin dari corak pelatihan yang mereka terima saat ini.

“Corak mereka nanti akan mencerminkan apa yang mereka terima selama menjadi pelajar dan mengikuti pelatihan Pramuka," pungkas Al Haris.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo, menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan panitia daerah dalam menyelenggarakan agenda ini.

"Kwartir Nasional menegaskan komitmennya memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda Indonesia. Organisasi ini berupaya menyediakan ruang bagi anggota pramuka untuk tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berjiwa Pancasila, serta memiliki kecakapan hidup. Kwartir juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi perubahan zaman," jelas Bachtiar Utomo.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi, Sudirman, menerangkan bahwa pembentukan mentalitas generasi muda di Provinsi Jambi memerlukan sinergi dari berbagai program konkret, termasuk melalui pelaksanaan jambore.

"Karakter tidak terbentuk dalam satu cara. Salah satu upaya konkretnya adalah dengan mengikuti kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional," ucap Sudirman.

Sudirman menambahkan bahwa nilai-nilai kebangsaan dan kemandirian anggota Pramuka dapat terasah secara langsung lewat ruang interaksi yang efektif ini.

"Pembentukan karakter generasi muda di Provinsi Jambi harus dilakukan dengan berbagai cara, termasuk salah satunya melalui jambore nasional ini," sambung Sudirman.

Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, yang turut menghadiri upacara pembukaan memberikan motivasi khusus kepada para peserta perkemahan, terutama kontingen yang mewakili Kabupaten Merangin.

"Jadikan Jambore ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan, mengasah keterampilan, dan membangun jiwa kepemimpinan yang tangguh. Pramuka adalah pilar penting dalam membentuk generasi yang disiplin, mandiri, dan siap menghadapi masa depan," ujar A. Khafidh.

Sebelum melepas keberangkatan kontingen menuju Muaro Jambi pada Jumat (19/6/2026), Bupati Merangin Syukur mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga nama baik daerah serta tidak melalaikan ibadah.

“Sesibuk apa pun aktivitas di alam terbuka nanti, jangan pernah melalaikan kewajiban beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tunjukkan juga kepada kontingen lain bahwa Pramuka Merangin adalah pribadi yang santun, ramah, dan berbudi pekerti luhur,” ujarnya.

Dilansir dari laporan Polres Muaro Jambi, upacara pembukaan yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 11.10 WIB tersebut berjalan aman dan kondusif berkat pengamanan ketat dari personel Polres Muaro Jambi dan Polsek Sungai Gelam.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed